Partai Persatuan Daerah (PPD)


Partai Persatuan Daerah (PPD)


Ketua Umum : DR. OESMAN SAPTA
Sekretaris Jendral : Sys Ns

Kantor DPP
Alamat :Jl. Prof. Dr. Satrio No. 18C
Kuningan Jakarta Selatan
Telp     : 021-5273250

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 12

Website : http://www.partaipersatuandaerah.com/

Visi
Terwujudnya keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran, serta kemandiirian masyarakat di daerah menuju Indonesia Sejahtera

Misi

1. Meningkatkan pendidikan formal dan non formal secara merata.
2. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di daerah.
4. Meningkatkan pembangunan yang terencana di daerah dengan berwawasan lingkungan.
5. Meningkatkan pemerintahan yang stabil, bersih dan berwibawa.
6. Meningkatkan dan menggali peran dan potensi daerah dalam pembangunan nasional.

Jembatan untuk Temukan Solusi

RUANG kerja Ketua Umum Partai Persatuan Daerah atau PPD Oesman Sapta, yang luas di lantai delapan Menara Radjawali, Jakarta, tampak sederhana. Selain rapi, tidak banyak pernak-pernik yang menghiasi ruangan itu.

Sebuah lukisan diri Oesman saat muda terpampang di salah satu dinding ruangan itu. Dalam suasana malam, perbincangan tentang satu-satunya partai yang menggunakan kata daerah itu mengalir.

Kehadiran PPD, yang mengawali perbincangan malam itu, akhir Agustus lalu, tidak bisa dilepaskan dari perubahan sistem pemerintahan di Indonesia. Pilihan menggunakan sistem dua kamar, bikameral, ternyata menempatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tidak sederajat dengan DPR.

Oesman menyebutnya dengan bikameral ”banci”. Berikut wawancara dengan mantan Wakil Ketua MPR itu.

Mengapa Anda membentuk partai dengan nama daerah?

Di Indonesia sistem bikameral belum penuh, masih banci, karena DPR memiliki kewenangan penuh, sedangkan DPD tidak. Karena itu, kita memerlukan jembatan untuk bisa menghubungkan DPR dengan DPD.

Dulu, saat di MPR, saya tidak bertanya tentang kewenangan sebab dengan terbentuknya DPD sudah ada kewenangan. DPD bisa saja mengundang presiden, wakil presiden, serta menteri atau saya datang. Proaktif. Namun, kemudian terjelaskan, meski keberadaan DPD dibutuhkan, ternyata lembaga itu tak memiliki wewenang cukup. Meskipun demikian, DPD tidak perlu selalu menuntut itu karena dengan keberadaannya, DPD sebenarnya telah memiliki wewenang. Dari kondisi itulah kemudian PPD lahir. PPD adalah jembatan antara DPR dan DPD. PPD membawa aspirasi daerah ke DPR. Filosofi PPD adalah pembangunan daerah.

Anda membentuk PPD untuk ikut Pemilu 2004. Tetapi, PPD tak dapat kursi di DPR….

Memang, target PPD kala itu adalah DPRD tingkat II. Alasannya, ada undang-undang tentang otonomi daerah. Kami menargetkan 50 kader PPD menjadi anggota DPRD tingkat II. Ternyata, kami malah mendapatkan 100 kursi lebih. Bahkan, juga di DPRD tingkat I.

Partai itu tidak dapat tiba-tiba meledak, melainkan membutuhkan waktu. PPD adalah partai yang baru tumbuh, yang membutuhkan kerja sama dengan semua pihak. Apalagi tujuan semua partai sama, yaitu memakmurkan rakyat. Untuk itu, perlu ada kekuatan sosial ekonomi, yang membawa dampak peningkatan ekonomi di daerah. Itu memerlukan kerja sama dari utusan daerah, partai daerah, dan anggota parlemen.

Jika pada Pemilu 2004 adalah masa PPD mengembrio, pada Pemilu 2009 tentu tidak lagi….

Dulu memang targetnya 50 kursi di DPRD tingkat II (kabupaten/kota), tentu sekarang tidak begitu. Targetnya adalah 33 anggota DPR untuk setiap provinsi. Tidak muluk-muluk, sesuaikan dengan kemampuan.

Saya mengharapkan satu provinsi bisa mendapatkan satu kursi. Daerah yang berkumpul itu sebenarnya jaminan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. RI tidak ada tanpa daerah. Indonesia makmur kalau daerah makmur.

Artinya, semangat PPD adalah membangun daerah untuk kemakmuran Indonesia?

Benar.

Banyak partai mencalonkan artis atau artis terlibat dalam partai. Bagaimana dengan PPD?

Kami tidak mempunyai artis, tetapi kami mampu mengundang artis. Artis itu milik bangsa, bukan milik kelompok.

Namun, saat ini kami konsisten dengan kader di daerah. Tidak perlu cantik atau terkenal, yang penting pintar, mempunyai integritas yang baik, dan tak hanya mengandalkan popularitas. Cantik atau tampan, tetapi kalau tidak mampu berbuat apa-apa, tentu tidak banyak gunanya. Yang penting adalah memperlihatkan kredibilitasnya.

Dari Pemilu 2004, dari sekitar 100 kader PPD yang duduk di DPRD II, ada yang jadi ketua DPRD atau bupati. Salah satunya adalah Heldi Hamid dari Kalimantan Barat yang kemudian menjadi Bupati Kayung Utara.

Hanya orang yang memiliki kredibilitas yang dapat memberikan harapan. Itu tidak gampang. Ia akan jadi rebutan semua partai. Itulah demokrasi, meski ada pula yang menggunakan trik-trik.

Saat ini kepercayaan publik pada partai sangat rendah, partisipasi politik warga menurun, dan kondisi di daerah terpuruk. Bagaimana PPD menyikapi itu?

PPD betul-betul ingin merebut kesejahteraan rakyat di daerah dengan nurani. Ini, antara lain, dengan tawaran program pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Perhatian utamanya adalah peningkatan ekonomi, antara lain melalui infrastruktur.

Bukankah semua partai juga menawarkan hal yang sama?

Konsepnya mungkin saja sama, tetapi satu-satunya partai yang menggunakan kata daerah hanya PPD. Ujung tombak dan perhatian PPD adalah di daerah.

Selama ini bagaimana kontribusi kader PPD yang terpilih bagi daerah?

Kalau hanya satu memang belum cukup memengaruhi. Tetapi kami punya sikap, mungkin saja semua setuju, tetapi kader kami bisa tidak setuju. Buktinya, sampai detik ini kami tidak mendengar persoalan terkait kader PPD. Artinya, semua masih terkontrol. Kini semua itu diasah maju. PPD mempunyai masa depan.

Bagaimana dengan Jakarta?

Jakarta itu bisa berarti dua. Dia sebagai ibu kota negara dan Jakarta sebagai ibu kota Provinsi DKI Jakarta. Kami tetap memberikan perhatian di provinsi.

Fokus daerah PPD….

Papua, Kalimantan, dan Sulawesi. Di wilayah itu saya meminta agar PPD membuka pintu selebar-lebarnya. Wilayah seluas itu perlu banyak orang. Ada material, ada orang, maka akan tumbuh kreativitas. Saya berpesan agar kader memahami budaya, agar antardaerah saling menghormati.

Dari hasil Pemilu 2004, kader PPD yang terpilih umumnya dari daerah yang tertinggal….

Persis, mereka mencari wajah baru. Jawa dulu tidak terlalu diperhatikan, tetapi sekarang Jawa juga meminta agar diperhatikan PPD. Program bisa sama, tetapi apa solusi yang ditawarkan. PPD membangun sistem solusi. Harus ada solusi untuk persoalan daerah.

11 Responses to Partai Persatuan Daerah (PPD)

  1. I Wayan Nuada March 8, 2009 at 8:10 am

    Setelah tahu bahwa Gus Dur ikut sebagai Pembina PPD, saya menjadi ingin mendapatkan AD/ART PPD serta E-mail PPD. Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan AD/ART PPD serta E-mail PPD. Saya tinggal di Lebo Agung II/47-49 Surabaya. Terus terang saya punya ikatan emosional dengan ide-ide nyentrik/berani dari Gus Dur, khususnya ide yang berkaitan dengan paradigma kebangsaannya. Ikatan emosional itu telah terbangun sejak saya melanjutkan studi di Pasca UI.
    Kalau tidak memberatkan PPD, tolonglah kirimi saya AD/ART dan E-mail PPD melalui alamat E-mail ini.
    Atas perhatiannya, saya sampaikan terima kasih.
    Hidup dan majulah PPD.

  2. Alimudin March 14, 2009 at 12:52 pm

    Pak Usman Sapta, memang tidak perlu cantik atau artis saja untuk jadi kader PPD, namun saya mengusulkan agar PPD bagus di 2009. Saya mengusulkan agar Bapak Usman Sapta mendeklarasikan diri menjadi calon Presiden dari sekarang dengan wakilnya Bung H. Rhoma Irama. Masyarakat Daerah membutuhka gebrakan yang seperti itu, walau dengan segal keterbatasan. Mudah-mudahan semua terbantu dan visi PPD sebagai Partai Peduli Daerah dapat terwujud dan menjadi besar. Aamiin….

    Alimudin
    Caleg DPRD Garut dari Partai Persatuan Daerah
    No 1 DP 2

  3. Yhan Dwi putranto March 20, 2009 at 11:13 am

    Saya adalah Kader PPD untuk Area PAC KARANG PILANG SURABAYA, kurang puas atas kepengurusan KETUA DPC SURABAYA yang kurang tegas dan hanya mengobral janji janji belaka, saya juga ingin menanyakan dana PAC KARANG PILANG SURABAYA sampai saat ini belum turun ke PAC KAMI.

    Mohon tindakan lanjut dari PUSAT untuk KETUA DPC SURABAYA, kita di arus bawah merupakan ujung tombak partai dan performance partai.

  4. M.Hasbi Assiddiqie March 26, 2009 at 2:39 am

    Sy Sekretaris DPC Kab.Lombok Tengah NTB didukung PAC – PAC se Lombok Tengah.
    Bercermin di tahun 2004,PPD di NTB hanya memperoleh 1 (satu)kursi dewan di Kab.Lombok Barat, padahal Ketua Umum sudah memberikan dana yang sangat lumayan besar waktu itu, tapi kenyataan dibawah sama sekali tidak pernah tersentuh dalam pendistribusiannya. Tahun 2007 kami telah mendapatkan SK kepengurusan sampai perubahan untuk persiapan ke Partai Peduli Daerah, sehingga kembali ke Persatuan Daerah. Eksistensi saya didalam Organisasi sy buktikan dengan kerja keras sehingga masyarakat kembali mengenal PPD yang dulu. Tatkala saya sudah berusaha semaksimal juga tidak ada perhatian dilapisan Kepengurusan diatas dari DPD NTB maupun DPP untuk turun kebawah sejauh mana kekuatan PPD sekarang ini meskipun dengan sangat kekurangan distribusi dari pusat,bahkan NTB tidak ditargetkan untuk mendapatkan kursi. Kenapa???????????????????????????
    1. Apakah pertarungan tahuin 2004 akan kembali terjadi karena seorang Pemimpin yang tidak AMANAH?????????????????????????
    2. Seperti apakah pendapat DPP pemimpin yang AMANAH?????????????????
    3. Sesuaikah dan pantaskah dengan AD/RT dan Visi Misi PPD, bila loyalitas pemimpin terhadap partai hanya untuk BERUSAHA diatasorganisasi?????????
    4. Cukupkah segala informasi selama ini disampaikan ke DPP hanya dari seorang pimpinan saja?????????????????????????????????????????
    YANG HARUS MENJADI CATATAN DPP DALAM HAL INI ADALAH
    “KEBERHASILAN KAMI NANTI ITU BUKAN KARENA PEMIMPIN AKAN TETAPI ” KARENA RIDHO ALLAH S.W.T DENGAN USAHA KAMI MASING – MASING AKN TETAPI APABILA KETIDAK BERHASILAN KAMI DALAM PENILAIN DPP MERUPAKAN BUKTI NYATA KETIDAK PROFESIONALNYA KEPENGURUSAN DPD DAN KEPERCAYAAN DPP DALAM MEMBERIKAN PEMIMPIN YANG AMANAH

    salam payung
    Sekretaris DPC Lombok Tengah NTB
    dan PAC – PAC se Lombok Tengah

  5. sumartono dedi saputra April 4, 2009 at 9:32 pm

    pak saya caleg dari dapil 3 kabupaten muara enim propinsi sumsel
    yang ingin saya tanyakan ?mengapa dana saksi untuk partai kita belum di kirim ke tempat saya sedang kan pemilu tidak akan lama lagi,,,jadi tolong di urus dana saksi untuk dapil saya .agar partai ppd dapat menjadi partai yang di cintai semua lapisan masyarakat.
    terima kasih

    caleg dapil 3 m enim (sum-sel)

    sumartono dedi saputra

  6. sumartono dedi saputra April 4, 2009 at 9:34 pm

    menurut saya ppd adalah partai yang sangat berguna bagi semua lapisan masyarakat.karna mengangkat semua harkat dan martabat masyarakat daerah,,,,,,

  7. H.BASTIAR April 12, 2009 at 9:45 pm

    KEPENGURUSAN TINGKAT DPC DI DKI PERLU DIKAJI DAN PERLU DIBERI PEMBEKALAN BAIK DIBIDANG ADMINISTRASI, STRUKTURAL ORGANISASI SEJAK DINI AGAR 2014 PPD LEBIH SOLID

  8. Sandang Paruhum April 24, 2009 at 4:02 pm

    Kepada Pengurus Pusat PPD

    Saya adalah simpatisan PPD, walau sampai saat ini saya tidak ada kartu anggota dari partai manapun. saya mau informasikan bahwa PPD di Mentawai adalah pemenang pemilu 2004 di Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat, dengan memperoleh 4 kursi dan bahkan kader PPD menjadi Ketua DPRD Mentawai sampai saat ini.

    Dari hasil penghitungan suara di PPK pada Pemilu 2009, PPD di Mentawai telah jelas mendapat 3 kursi dari 20 kursi di DPRD Kabupaten Mentawai. Tapi sayang KPUD Mentawai membatalkan PPD sebagai Peserta Pemilu 2009 pada saat rekapitulasi suara di kabupaten pada tanggal 20 April lalu. dan suara untuk PPD dianggap hangus.

    PPD mentawai telah mengadu ke Panwas, dan kejalur hukum lainnya. Apakah tidak ada bantuan pemikiran dari DPP- PPD di Jakarta..?

    Salam Payung

    Sandang Paruhum.

  9. maria September 16, 2009 at 10:48 pm

    untuk pemilihan 2009-2014 PPD memenangkan 3 kursi di kabupaten kepulauan mentawai. tapi ketiga-tiganya batal karena alasan keterlambatan rekening awal. segala usaha menempuh jalur hukum sudah dilakukan. yang jadi pertanyaan apakah ada kepastian hukum untuk mempidanakan mereka sebagai biang politiknya?

  10. syamsudin October 7, 2009 at 12:25 am

    di rumah saya ada lonceng dari gunung maninjau dan panasaran dari desa riam kijam …. kubungjus dengan bendera PARTAI PERSATUAAN DAERAH … ta cukupkan tuk saya masuk ke partai persatuan daerah?

  11. Hana Imbab January 30, 2011 at 5:57 pm

    PPD.DPP Jakarta.benahi……..bkn berarti menyalonkan kembali mereka-mereka yang terdahulu.karena hidupnya partai tu dari orang-orang yang kreatif jujur ,punya kepribadian kepemimpinan yg ulet gigih dan berwibawa bkn ciptakan pimpinan yang koruptor. coba tengok ke Papua kami dari kabupaten supiori PPD prihatin sekali setelah tahu Struktur komposisinya PPD Papua Yang Tumpang tindih mempersoalkan Ketua DPP PPD kira kira yang benar yang mana karena sampai saat ini tdk pernah ada koordinasi antara DPD DPC bagaimana DPC mau Koordinasi DPRan…..nya………….??????pemilu kemarin kami jalani bagai ayam kehilangan induk tanpa dana tanpa pengurus/kader-kader PPD padahal PPD di Kab Kami Sangat Berpengaruh dn disamp\but baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone