Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

September 29, 2008 by pemiluindonesia.com 


Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)

Ketua Umum : CHOIRUL ANAM
Sekretaris Jendral : IDHAM CHOLIED

Kantor DPP
Alamat : Jl. Kramat VI No.8
Jakarta Pusat 10430
Telp     : 021-31923717
Fax      : 021-3905686

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 34

Website :

Visi
Mewujudkan cita-cita luhur Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945, untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang adil, damai, dan sejahtera sebagai perwujudan dari rasa keimanan yang berlandaskan keagamaan dan rasa Cinta Tanah Air.

Misi

1. Mengamankan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk kenegaraan Indonesia yang final.
2. Memperjuangkan keberlangsungan agama Islam yang berdasarkan aqidah Ahlus-sunnah wal-Jama’ah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demi terciptanya harmonisasi antara kepentingan agama dan negara.
3. Memperjuangkan terpenuhinya kebutuhan hidup secara lahir dan batin, materiil dan spiritual, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sejarah

PARTAI ini didirikan oleh para ulama sebagai wadah politik untuk menegakkan kebenaran dan keadilan (iqamatil haq wal ‘adl). Kelahiran partai ini harus dimaknai sebagai kebangkitan nasional “dari” (minal) ulama. Melalui PKNU, ulama menjadi motor menandai kebangkitan nasional kedua untuk melakukan perbaikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah rusak.

Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), yang didirikan pada tanggal 21 Nopember 2006 di Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban, Jawa Timur, bisa diartikan sebagai alat politik para ulama untuk memperjuangkan kebangkitan nasional sebagai perwujudan rasa cinta tanah air (hubbul wathon).

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

31 Responses to “Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)”

  1. Buyung on January 23rd, 2009 9:50 am

    Sukarwo jelas-jelas sudah menang jadi Gubernur Jatim, berarti SBY pendukung Sukarwo yang nota bene katanya terlibat PKI apakah benar demikian? mohon jawaban

  2. aan on February 21st, 2009 10:09 pm

    kl mau ngomong masalah kayak gitu kita selidiki dulu kebenaranya

  3. 'AID MUSTAQIM on February 24th, 2009 11:05 am

    PKNU harus menjadi Partai pengemban Idealisme Nasionalisme para Ulama,harus ada barometer kader yang jelas, harus ada ukuran militansi dan harus punya stile partai tersendiri.langkah-langkah yang dilakukan oleh Sekjend akhir-akhir ini di jatim maupun di sejumlah mass media cukup cerdas sebagai implementasi partai yang mengemban idealisme Ulama. Selamat Sukses. kalahkan uang, materialisme dengan Idealisme dan kecerdasan.

  4. ZAKI YAMANI on March 4th, 2009 9:13 am

    Alangkah indahnya apabila teori politik yang sesuai dengan ajaran ISlam dilakukan oleh semua politisi di negeri ini, terlebih mereka yang beragama ISlam kita tahu Islam adalah Agama Rhmatan Lil’alamin

  5. toto on March 7th, 2009 7:23 pm

    saya ingin tahu paretai mana atau siapa caleg dari daerah jakarta timur yang peduli akan kelestarian lingukungan, hutan, alam. dan berani menghukum mati koruptor. saya blm liat caleg yg mengkampewnyakan dirinya dg program2 lingkungan yg jelas. klko g da jg di jaktim yg seperti itu. lebih baik GW GOLPUT……….itu lebih baik.

  6. erwin rubiantara on March 10th, 2009 10:25 pm

    Fatwa Ketakutan MUI terhadap GOLPUT

    “Politik Memecah Belah”. Kalimat usang itu kita sudah kenal semenjak kita masih duduk dibangku Sekolah Dasar, pada pelajaran Sejarah Indonesia. kalimat tersebut telah membuat bangsa ini sengsara selama 350 tahun—ditindas, dijadikan budak, dibuat miskin, dibuat bodoh, dibuat pintar untuk memusuhi bangsanya sendiri, dibuat pintar untuk menipu bangsanya sendiri. Dibuat pintar menguras kekayaan negeri untuk kepentingan pribadi. Dan banyak lagi “hasil” yang kita dapatkan dari Politik Memecah Belahnya Penjajah.
    Perjalanan “Politik Memecah Belah” nya si penjajah terus dikawal dan di elus-elus oleh anak-anak bangsa yang memegang tampuk kekuasaan hingga kini, demi langgengnya politik tersebut.
    Bagi Negara ini… anak-anak bangsa harus mendapat pendidkan yang lebih dari layak, kekayaan alam yang ada di badan dan isi perut bumi ini adalah untuk kemakmuran rakyat Indonesia, bukan untuk isi pundi-pundi para pemegang kendali negeri ini.
    “Politik Memecah Belah” kini dikemas dengan pembungkus baru dengan nama “Politik Memecah Suara Pemilu”. Kalimat itu bukan mengada-ada, tapi inilah kenyataan sekarang. Ini perbuatan siapa? Tak ada yang mengakui…
    Seluruh Rakyat Indonesia bertanya-tanya. Apa maksud semua ini ? Pusing, bingung dan akhirnya gak peduli. Mau Golput dimarahin para Kiyai/Ulama –yang takut kalau suara umat Islam kalah, hingga mereka buat Fatwa MUI yang mengharamkan Golput.
    Kalau kita tanya ke para Kiyai/Ulama, kenapa mereka semua ramai-ramai buat Partai? Di Pemilu 2009 ini, suara umat Islam tidak bulat– terpecah belah oleh partai Islam itu sendiri. Ini semua karena salahnya para Kiyai/Ulama yang tidak memikirkan akibat dari semua ini. Kenapa tidak dibuat fatwa haram bila para Kiyai/Ulama berpolitik? Atau kalau mau berpolitik buatlah satu muara atau satu Partai Islam yg solid. Adakan pertemuan semua unsur di kalangan Tokoh-tokoh Islam untuk merumuskan atau menyusun strategi bagaimana membuat satu Partai Islam yang benar-benar memikirkan/meningkatkan harkat umat Islam dan tidak membuat bingung umat. Lantas bagaimana dengan partai Islam yang sudah eksis. Hal inilah yang harus dicetuskan mereka, karena mereka sendiri menyadari suara mereka justru terus menurun dengan hadirnya banyaknya partai Islam.
    Kita yakin, kalau kita bersatu, apa pun yang kita inginkan untuk kemajuan bangsa ini akan tercapai. Mari kita hilangkan politik “Memecah-Mecah Suara Umat Islam” dari bumi Indonesia.
    Para Kiyai/Ulama tahu betul bahwa bangkitnya Umat Islam di Indonesia bukan hanya melalui syiar, tapi yang lebih penting dan MENDESAK adalah BERSATUNYA Partai ISLAM dalam satu wadah Partai Islam yang Solid, Cerdas, Profesional dan Islami.
    Semoga ini dapat terwujud dan membuat suara umat Islam dalam Pemilu depan menjadi mayoritas.

  7. kampanye | bangibet on March 11th, 2009 6:43 pm

    [...] 17:51 WIB, sebelum adzan maghrib terdengar sebuah kampanye salah seorang Caleg busuk dari Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). Orang yang menjadi caleg di daerah pemilihan Jakarta Timur tersebut membuat sebuah iklan kampanye [...]

  8. udin on March 13th, 2009 1:54 pm

    mengapa politik diatas segalanya ….?harusnya AGAMA yang menjadikan kita bisa selamat DUNIA AKHERAT.Mohon para Ulama gunakan ilmonya untuk menjadikan masyarakat tentram.bukan dengan politik

  9. IYUZ on March 19th, 2009 9:36 pm

    TOLONG JIKA KADER pKNU BERHASIL MENDAPAT KURSI DI PEMERINTAHAN
    KOMITMENKAN SYARIAT ISLAM
    KARENA PERCUMA SAJA BERASASKAN ISLAM TP TIDAK SYARIAT

    PEMIMPIN2 HANYA JANJI2 SAJA
    MANA PEMIMPIN ISLAM YANG IMARAH????????????????????????????????
    MANA YANG BERPEGANG PADA ALQURAN DAN HADIS??????????????????
    JGN BERPIKIR LIBERA;L
    DENGAN SYARIAT SEMUA UMAT BAIK ISLAM MAUPUN NON ISLAM AKAN SEJAHTERA

    PKS PASTI MENDAPAT KURSI,OLEH KARENA ITU PERJUANGAKAN SYARIAT ISLAM
    JIKA TIDAK NISCAYA PENDUKUNGMU AKAN GOLPUT
    GOLPUT LEBIH BAIK JIKA TERUS DALAM PENDERITAAN

  10. IYUZ on March 19th, 2009 9:37 pm

    TOLONG JIKA KADER pKNU BERHASIL MENDAPAT KURSI DI PEMERINTAHAN
    KOMITMENKAN SYARIAT ISLAM
    KARENA PERCUMA SAJA BERASASKAN ISLAM TP TIDAK SYARIAT

    PEMIMPIN2 HANYA JANJI2 SAJA
    MANA PEMIMPIN ISLAM YANG IMARAH????????????????????????????????
    MANA YANG BERPEGANG PADA ALQURAN DAN HADIS??????????????????
    JGN BERPIKIR LIBERA;L
    DENGAN SYARIAT SEMUA UMAT BAIK ISLAM MAUPUN NON ISLAM AKAN SEJAHTERA

    PKNU INSYA ALLAH PASTI MENDAPAT KURSI,OLEH KARENA ITU PERJUANGAKAN SYARIAT ISLAM
    JIKA TIDAK NISCAYA PENDUKUNGMU AKAN GOLPUT
    GOLPUT LEBIH BAIK JIKA TERUS DALAM PENDERITAAN

  11. achmad on March 20th, 2009 11:13 am

    saya rasa partai partai gurem semuanya orang -orang prustasi kenapa kita pilih orang yang merasa kecewa tapi tidak punya pendirian apalagi untuk memimpin dengan pemimpinnya saja sudah ketahuan tidak punya loyalitas apalagi integritas

  12. elizzu on March 22nd, 2009 7:58 pm

    semoga PKNU bener2 bisa membawa perubahan bagi dunia Indonesia. Para ulama sebagai kiper PKNU semoga selalu diberi kekuatan dan kemudahan mengawal partainya kaum muslimin ini

  13. arif cirebon on March 23rd, 2009 10:51 pm

    mudah-mudahan dengan lahirnya PKNU membawa pencerahan bagi indonesia dan dapat membangun indonesia menjadi makmur……..jika PKNU menang pada pemilu 2009 tolong tegakan syariaat islam indonesia.agar negara ini di ridhoi allah swt ..amiien

  14. Ddh7 on March 25th, 2009 11:12 am

    saya setuju dengan siti rochmatun nikmah karena beliau memberikan bukti nyata terhadap rakyat nganjuk.

  15. hamdan_asketik on April 1st, 2009 6:43 am

    kedepanya yg mesti dibenahi adalah upaya megatasi konflik internal_dari dulu masalahnya itu-itu mulu..!!gmn mau ngurus negara yang ber sekala nasional dan internasional. . . .!!!
    apakah PKNU mampu

  16. simpatisan abdullah faqih PKNU on April 2nd, 2009 10:40 am

    TAHUN INI SAYA DUKUNG PKNU!KLW MANG BENAR2 BEDA DR PARTAI ISLAM LAIN NYA DALAM MEMPERJUANGKAN UMAT,RAKYAT DAN AGAMA????SBB YG PERNAH SAYA MASUKI PARTAI APAPUN AZASNYA SAMA JA TIDAK MEMPERJUANGKAN RAKYAT,TETAPI PRIBADI,KELUARGA,GOL,DLLNYA!TUNJUKAN BAHWA PKNU BISA!!!!!eeeeeeeeee iya yg terpentig ane msh nganggur nih,,,masukin ane krj ya!

  17. adid on April 6th, 2009 1:20 pm

    kpd birokrasi keperintahan parpol pknu jangan budayakan memperluas lahan korupsi dipartai yang komunitasnya adalah para ulama dan juga haruslah berhati hati dalam memamerkan stiker partai tersebut karna mayoritas para caleg memasang foto para kiai di indonesia kalau stiker tersebut tidak digunakan dengan baik maka jangan harap akan memperoleh barokah melainkan bala’yang akan diberi oleh sang kreator agung ya’ni allah swt.

  18. DPC PKNU BLitar on April 7th, 2009 10:41 pm

    SEmoga PKNU JAya

  19. Abdul Manan on April 12th, 2009 8:07 pm

    Sekarang PKNU sudah kalah dari keadaan yang sebenarnya, dan tak mampu melampaui Parlementary threshold (PT) 2.5 % sebagai syarat untuk melenggang ke Senayan……….

    siapa 7yang salah relakah suara NU akan disebar ke Partai yang tidak jelas ideologi aswaja dan nasionalisme demi NKRI….?

    Penyesalan memang hanya di belakang

  20. agus on April 14th, 2009 2:10 am

    kenapa pknu kalah di pemilu 2009, katanya mampu meraup suara di jatim saja suda ukup mewakili di DPR RI tapi nyatanya justru tidak kelihatan hasilnya

    saya sebagai simpatisan berat PKNU merasa kecewa

  21. benny yuliman on April 17th, 2009 6:33 pm

    Mengapa di DKI Jakarta PKNU gak ada gregetnya yah ?
    Hubungi saya via e-mail bila ada kesempatan untuk saya mensukseskan visi dan misi PKNU untuk tahun 2014 nanti khususnya di wilayah Jakarta Barat…..dalam keluarga besar PKNU
    PKNU Partainya Ulama Cerdas…….

  22. Akong jelambar on April 18th, 2009 2:32 pm

    Ente nyari temen2 yg jadi dpc pknu di jakbar

  23. bagus on April 19th, 2009 11:50 am

    masalah 1
    nie ad mslh d kab.sumenep d PAC.GAYAM.
    d PAC.GAYAM ad slh satu caleg dr PKNU n beliau sekaligus menjabat sebagai ketua PAC. beliau menugaskan saksi PKNU dalam pemilu tgl 9,
    yang jadi mslh, knp para saiksi PKNU memihak pada slh satu caleg PKNU.

    masalah 2
    d TPS 6 GAYAM, surat suara yang seharusnya SAH tp tidak di SAHkan oleh ketua TPS. trus saya langsung buat laporan surat permohonan untuk di hitung ulang sampai-sampai saya dimintai keterangan oleh polisi tapi tidak ada tindak lanjutnya.

    mohon jawabannya :

  24. juno hakam on April 21st, 2009 1:48 am

    sebenarnya kekalahan kamarin adalah karena kurang intensnya kita dalam melakukan personal approac terhadap para masyarakat sekitar kita

  25. anton on April 26th, 2009 8:51 pm

    klo mw berpolitik ya g usah bawa” agama donk!!
    pikirin jg kaum minoritas!!
    lgpula negara kita BUKAN negara muslim..
    negara kita itu Negara Kesatuan Republik Indonesia!!!
    coba lah diteliti lagi makna dari kata “Kesatuan” itu!!

  26. tsubowo on April 27th, 2009 10:53 am

    Tujuan mrk mendirikan partai abal2 adalah hanya utk mendapatkan dana peserta pemilu saja dr negara yg mencapai milyaran rupiah, ideologi ntar dulu kale kl perut udah kenyang!.

  27. amir on May 5th, 2009 10:33 pm

    dpc PKNU cirebon n indramayu ko ngawur to?????? klo mau besar, cpet lah diberesin!!!!!

  28. santriwan on May 12th, 2009 1:06 pm

    PKNU di Probolinggo hampir dipastikan menang, asal …… yang lain mau jujur berpolitik. masak kalah
    moga moga nanti perpolitikan kita akan datang lebih baik
    biar kadernya juga orang yang baik….tapi gak jujur ya….. apa artinya.

  29. Mansel on May 21st, 2009 8:59 am

    Ass wr wb.

    Dalam memilih koalisi parpol/capres, kita sebagai umat muslim harusnya kembali kpd alquran/hadist rasul apakah sudah sesuai dgn ajaran islam. Kitakan tidak tahu batasan hidup kita sampai kapan atau mungkin tinggal beberapa langkah kaki lagi. Untuk itu seharusnya tidaklah kita mencari dosa lagi. Demikian pula halnya dgn pilihan pasangan capres, seharusnya sebagai org awam dgn ilmu ajaran islam sedikit saja, tentunya akan bisa memilih pasangan capres dari keluarga yg benar2 terlihat Islam nya (bukannya membiarkan penampilan isterinya tanpa jilbab dimuka umum seperti SBY/Budiono & Mega Pro, bandingkan dengan JK Win) & mengutamakan misi ekonomi syariah (bukannya ekonomi orang kafir/neoliberalisme non pro rakyat pada SBY/Budiono). Bagaimana pendapat Kader/Pengurus/Pimpinan PKNU agar supaya umat Islam dan pendukung partai Islam tidak lagi disesati atau dibohongi (karena mereka umat yang dizolimi bisa menuntut diakhirat nanti dengan hadist kebangkrutan). Semoga Allah akan selalu memberi pahala yang berlimpah kpd kita semua, aminnnnnnnnnnn.

    Wass wr wb.

    Dari : Hamba Allah yang selalu berusaha menjaga Islam.

  30. HUSAIN on May 23rd, 2009 10:24 am

    PKNU tak masuk ke senayan, bagaimana langkah selanjutnya ? akankan PKNU kembali lahir untuk yang ke dua kali ? atau malah la salam wala kalam ?

  31. INDRA.A.M.S.E on June 27th, 2009 10:49 pm

    Hadir nya partai islam dalam kancah dunia politik, merupakan suatu hal pembaharuan dalam perubahan bangsa kedepan. namun secara kilas balik partai islam harus menegakan konsep perbaikan mentalitas sumberdaya manusia, meningkatkan proses keimanan generasi-generasi penerus bangsa dengan demikian sebuah partai islam dapat dikatakan berhasil bila membawa perubahan-perubahan pada mentalitas sumberdaya manusia menuju hal-hal yang positip dan mengarahkan pada kebaikan sikap dan tingkah laku. dengan mengubah metalitas sum berdaya manusia kearah yang positip maka sangat membentuk karakteristik bangsa yang lebih bermartabat. dengan demikian pula akan mengurangi tidakan-tidakan yang bersifat krimanilitas seperti korupsi, kolusi nepotisme, dan menjauhkan generasi pada obat-obat terlarang serta pergaulan bebas. ini sebagai ajuan partai islam dalam mengembangan perubahan bangsa. dan insaallah dengan hadirnya PKNU dapat merubah suasana indonesia lebih baik kedepan

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2009
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved
Astaga.com Lifestyle on the net