Partai Keadilan Sejahtera

Partai Keadilan Sejahtera


Partai Keadilan Sejahtera


Ketua Umum : Tifatul Sembiring
Sekretaris Jendral : Muhammad Anis Matta

Kantor DPP
Alamat : Jl. Mampang Prapatan Raya No.98 D, E, F
Jakarta 12720
Telp     : 021-7995425
Fax      : 021-7995433

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 8

Website : http://www.pk-sejahtera.org

Visi
Sebagai partai dakwah penegak keadilan dan kesejahteraan dalam bingkai persatuan umat dan bangsa.
Logika Dakwah dari PKS

PARTAI yang berdiri pada era awal reformasi ini sejak awal mendeklarasikan diri sebagai partai dakwah. Sebagai partai dakwah, apa pun yang dilakukan selalu mendasarkan diri pada logika dakwah, yang selalu mengajak untuk kebaikan.

Tidak mudah untuk mempertahankan diri tetap di jalurnya. Namun, juga bukan hal yang tidak mungkin dilakukan.

Pada pemilu mendatang, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mengusung slogan ”Bersih, Peduli, dan Profesional”. Tema ”Bersih dan Peduli” pada Pemilu 2004 telah membangkitkan semangat kader pada masyarakat untuk memberikan dukungan. PKS di Jakarta kemudian bisa menjadi partai unggulan.

Tentang tema sentral kampanye PKS, Presiden PKS Tifatul Sembiring mengingatkan semua calon anggota legislatifnya untuk tetap berpegang pada tema sentral yang sudah menjadi keputusan bersama.

Untuk itu, PKS sudah menerbitkan buku putih yang menjadi panduan tentang elaborasi dari tema sentral itu.

Meskipun PKS sadar akan pencitraan, Tifatul dengan penuh kerendahan mengakui kekurangannya sebagai manusia.

Menurut dia, PKS bukanlah ”partai malaikat”, tetap saja ada kekurangannya, meskipun sudah dibuat berbagai mekanisme internal untuk mengatasi kekurangan itu.

Berikut pembicaraan bersama Tifatul Sembiring yang ditemui di kantor DPP PKS di Jakarta pada awal Ramadhan 1429 H.

Bagaimana mempertahankan konsistensi perjuangan PKS?

Mempertahankan konsistensi memang tidak mudah, kita perlu memberikan arahan terus-menerus kepada kader. Jadi, kita berbagi tugas. Di PKS ada majelis syuro yang beranggotakan 99 orang, jadi keputusan majelis syuro ini penting karena mereka mewakili 33 provinsi. Mereka berkewajiban mengawasi.

Ada lembaga yudikatif, dewan syariah pusat dan turunannya berada di semua tingkatan wilayah dan kabupaten kota. Ada lagi urusan terkait pidana. Bidang syariah dan badan penegak disiplin organisasi. Ketiga lembaga eksekutif, pengawasan dan peringatan kalau terjadi sesuatu. Inilah organisasi kepartaian yang akan kita bangun.

Namun, berbeda dengan medan dakwah keagamaan, kita juga diingatkan perlunya citra publik. Kita berbuat baik tidak bisa lagi sembunyi-sembunyi karena orang tidak tahu bahwa kita sudah berbuat baik. Inilah kenyataan politik yang harus PKS ambil.

Pasalnya, kalau kita tidak pernah menunjukkan perbuatan baik kita, bisa jadi kita disingkirkan oleh orang yang tidak baik namun pencitraannya baik. Biar bagaimanapun, kita bukan partai malaikat, maka ada saja langkah yang salah.

Namun, jika ada kader yang berlaku salah, kita harus betul-betul mengadilinya, menegakkan aturan.

Konstituen pasti melihat karakter PKS, apakah konsisten atau tidak. Dan penilaian itu bisa dilihat dari berbagai opini yang beredar. Kita selalu mendatangi mereka, kita bertemu dengan mereka, selalu mengajak mereka bicara. Dan apa yang kita lakukan sejauh ini bisa dimengerti.

Saat ini hampir 800.000 kader PKS aktif berdialog dengan masyarakat. Dari kader PKS yang aktif berdialog dengan masyarakat inilah PKS menyerap informasi pada kita yang ada di pusat, tentang apa yang sebetulnya masyarakat inginkan.

Walaupun penyebaran kader belum sampai ke daerah-daerah yang jauh dan berpenduduk sedikit, tetapi untuk daerah perkotaan hampir semuanya sudah bisa dijangkau kader PKS.

Apakah cara itu bisa mempertahankan konstituen dan suara yang pernah diraih PKS?

Untuk mempertahankan konstituen memang tidak mudah. Konstituen sekarang kritis dan memilih yang paling kredibel. Apalagi, masyarakat sekarang sedang kesal dengan berbagai harga yang selalu naik. Harga BBM naik, sembako naik, dan yang lebih parah lagi barang- barang yang dibutuhkan rakyat itu hilang pula. Kredibilitas inilah yang ingin dibangun. Kita tidak ingin ada anggota dewan PKS yang kredibilitasnya jatuh.

Bagaimana dengan kecenderungan golput?

Soal golput, memang terjadi, namun penyebabnya tidak semua sama. Misalnya di Pilkada Tangerang, partisipasi juga rendah. Namun, penyebabnya bisa juga karena sosialisasi KPUD yang rendah. Bisa juga tokoh yang dicalonkan tidak kredibel di mata masyarakat, tidak sesuai aspirasi masyarakat. Selain itu, parpolnya juga menunggu di ujung jalan saja. Jadi orang malas ikut pemilu.

Untuk menekan angka golput, memang seluruhnya harus berperan, masyarakat, parpol, maupun KPU. Namun, kalau pemilu legislatif tampaknya angka partisipasi jauh lebih tinggi dari pilkada.

Soal presiden, apakah PKS akan mengajukan kadernya?

Yang jelas, keputusan yang saat ini ada adalah jika PKS berhasil mendapat dukungan 20 persen suara di parlemen, maka akan mengajukan kadernya sebagai presiden atau wakil presiden.

Namun, tentang siapa nama yang akan diajukan PKS, saya kira semua kader PKS harus siap. Keputusannya akan ditentukan oleh dewan syuro.

75 Responses to Partai Keadilan Sejahtera

  1. Tiara April 9, 2009 at 12:06 am

    Partai yang paling BERSIH yang PKS ..!!!
    lihat dan dengar sendiri jargonnya …Partai Dakwah yang mengusung “Amar Ma’ruf Nahi Munkar”

    JANGAN pernah coba-coba lihat misi dan caleg2nya …
    sekali saja kamu langgar, maka kamu akan melihat fenomena luar biasa…
    Ternyata semuanya hanya KEMASAN …

    Tak ada partai lain yang mampu membuat KEMASAN sebaik PKS …!

    kenali dengan baik partaimu

  2. Calon Golput April 9, 2009 at 12:11 am

    kemasan apanya yang baik jelas sekali kok banyak juga yang bobrok calegnya di daerah. yang pasti pks partai paling munafik yang ada sekarang ini.
    jangan ketipu deh ama nih partai sama aja sama partai lain

  3. tomtom April 9, 2009 at 10:38 am

    syariat islam makhluk apaan tuh….???, Ya Alloh ampunilah kami yang bangga mempertentangkan aturan Mu, tanpa melihat dan memakai aturan serta Undang undangmu dalam kehidupan kami seutuhnya

  4. al chaidar April 9, 2009 at 8:56 pm

    maju terus PKS, NII akan mendukungmu, Allahu Akbar

  5. bambang April 10, 2009 at 7:54 pm

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Dari hasil quick count, sy mencermati adanya indikasi kemenangan partai ‘islam’ yg diwakili oleh PKS, PKB, dan PAN. Potensi yg sedemikian signifikan ini seharusnya menjadi semangat untuk berkoalisi dg visi adil dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia. Ayo saudaraku..bangkitkan semangat ukhuwah dan rahmatanlilalamin. Jadikan jihad, jujur, dan amal sholeh sebagai bahan bakar koalisi. Kendalikan emosi, buang sombong dan kebanggaan diri yg sesungguhnya sifat syaitan.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  6. aldsi April 11, 2009 at 12:46 am

    Yang namanya perjuangan butuh proses dan waktu…mungkin saja saat ini PKS harus koalisi dengan partai yang nasionalis, selama hal tersebut bisa menjadi arena dakwah knapa tidak. mgkn bagi sudara2 di HT menganggap penerapan islam harus segera…tp kita lihat dulu kondisi saat ini bagaimana.ibarat minum air dingin setelah berolahraga, masyarakat pasti akan kaget dgn situasi diterapkannya syariat islam dgn mendadak seperi itu. saya sangat setuju dgn syariat islam..tp kita bisa memulainya dari hal hal kecil, dari diri sendiri dan dari sekarang…..saya yakin harapan itu masih ada….smoga Allah selalu berada bersama kita..yang paling penting adalah Ukhuwah Islamiyah tetap terjaga…umat islam boleh banyak pilihan…tp yg namanya persatuan dan persaudaraan islam adalah harga mati yg tak bisa ditawar…

  7. bambang April 11, 2009 at 4:23 am

    Koalisi PKS-PAN-PKB-PPP merupakan representasi dari mayoritas umat di Indonesia. Galang terus ukhuwah, tetapkan pengentasan kekafiran di bumi Indonesia sebagai program awal pembangunan. Insya Allah, adil dan sejahtera menyelimuti seluruh lapisan masyarakat.

  8. ALY April 11, 2009 at 10:23 am

    PKS……….. PEDULI, BERSIH, PROFESIONAL..
    CUMA SLOGAN….
    BANYAK KADER PKS YANG JADI CALEG…………….. KATANYA SICH MONEY PILITIK TU HARAM, TAPI BELI SUARA JUGA……. TUK DONGKRAK SUARA.
    AYO BERJUANG MENATA MASA DEPAN BANGSA DAN NEGARA YANG TERPURUK INI. ALLAHU AKBAR

  9. Dadan DJ April 16, 2009 at 7:59 pm

    Saya kagum dengan PKS. Tapi negara ini sangat majemuk sementara PKS terlalu ekslusif. Kadang sering menyakitkan suatu kelompok. Seperti “Jaipongan” di Jawa Barat disebut haram. Tahlilan disebut Bid’ah. Belum lagi merokok.
    Jadi agak susah mendongkrak raihan suara.

  10. bambang April 18, 2009 at 8:25 pm

    Cermati usul cawapres dari profesional, apalagi jebolan ‘western’. Mulailah berani ‘berdikari’, jangan lagi jadi negara pinggiran dg slogan pertumbuhan ekonomi sebagai ukuran keberhasilannya. Tumbuh buat siapa?. Simak APBN kita sejak orba, komponen hutang bukan hanya pelengkap tapi sudah menjadi ketergantungan dengan pihak asing. Sudah saatnya kembali ke konstitusi (adil dan sejahtera bagi seluruh bangsa Indonesia).

  11. luqmanul hakim jiwayana gusti April 18, 2009 at 9:58 pm

    okay…………….saya dukung sepenuhnya asal saya bisa jadi tim sukses……………?????

  12. bambang May 13, 2009 at 9:17 am

    Beberapa saat setelah hasil quick count, masukan untuk berkoalisi sesama partai islam sudah cukup mengingatkan petinggi2 partai untuk mencermati konspirasi kekuatan eksternal yang justru diperhitungkan oleh SBY. Sekarang sudah mendesak untuk merapatkan barisan mendukung Amin Rais dan HNW untuk maju sebagai capres dan cawapres atau pemimpin2 muslim lainnya yang profesional.

  13. bambang sidik May 13, 2009 at 9:29 am

    Beberapa saat setelah hasil quick count, masukan untuk berkoalisi sesama partai islam sudah cukup mengingatkan petinggi2 partai untuk mencermati konspirasi kekuatan eksternal yang justru diperhitungkan oleh SBY (Budiono?). Sekarang sudah mendesak untuk merapatkan barisan mendukung Amin Rais dan HNW untuk maju sebagai capres dan cawapres atau pemimpin2 muslim lainnya yang profesional.

  14. Mansel May 21, 2009 at 8:45 am

    Ass wr wb.

    Dalam memilih koalisi parpol/capres, kita sebagai umat muslim harusnya kembali kpd alquran/hadist rasul apakah sudah sesuai dgn ajaran islam. Kitakan tidak tahu batasan hidup kita sampai kapan atau mungkin tinggal beberapa langkah kaki lagi. Untuk itu seharusnya tidaklah kita mencari dosa lagi. Demikian pula halnya dgn pilihan pasangan capres, seharusnya sebagai org awam dgn ilmu ajaran islam sedikit saja, tentunya akan bisa memilih pasangan capres dari keluarga yg benar2 terlihat Islam nya (bukannya membiarkan penampilan isterinya tanpa jilbab dimuka umum seperti SBY/Budiono & Mega Pro, bandingkan dengan JK Win) & mengutamakan misi ekonomi syariah (bukannya ekonomi orang kafir/neoliberalisme non pro rakyat pada SBY/Budiono). Bagaimana pendapat Kader/Pengurus/Pimpinan PKS agar supaya umat Islam dan pendukung partai Islam tidak lagi disesati atau dibohongi (karena mereka umat yang dizolimi bisa menuntut diakhirat nanti dengan hadist kebangkrutan). Semoga Allah akan selalu memberi pahala yang berlimpah kpd kita semua, aminnnnnnnnnnn.

    Wass wr wb.

    Dari : Hamba Allah yang selalu berusaha menjaga Islam.

  15. Budi May 29, 2009 at 11:54 pm

    Assalamualaikum.

    Ada pertanyaan yg sampe saat ini sangat mengganggu saya ttg elite2 PKS ini. Hingga saat ini apanya yg diharapkan dari seorang Budiono. Sebelumnya berteriak lantang. E…..sama SBY di bandung ketemu bentar, slese urusannya. Berbalik dukung abis2an, sampe hak angket DPT pun dianggap gak penting dan dicap hanya persoalan politis saja.

    Memang, pada pileg kemarin saya golput. Tapi, awalnya saya simpatik terhadap PKS. Tapi lagi syukurlah. gak jadi milih kader PKS. Kata orang jawa. Tuh, elite2nya pada mencla-mencle. Saya sempet senang ketika ada waktunya PKS merapat ke JK-Win. Yang secara personal cukup egaliter dan apa adanya. Tidak sekedar kaku untuk menjaga citra.

    Pemimpin harus dekat dg rakyatnya dan jangan pura2 dekat. SKSD sok kenal sok dekat ketika ada maunya.

    Sebenarnya pada awalnya saya tertarik dg Prabowo. Tapi, lama kelamaan kok gak keluar konkretnya ttg konsep ekonominya.

    Jujur kalo pemilu dilaksanakan hari ini saya akan pilih JK_Win. Gak tau besok atau nanti akan berubah. Kita lihat saja nanti.

    Untuk PKS, kalau ingin menang jadilah partai yang konsisten dg konsepnya, bukan pilihan koalisinya. Jangan terjebak untuk dituntut konsisten terhadap pilihan koalisi. Kita semua tahu, kalu kader PKS slalu ada ketika ada diantara kita yg dilanda bencana. Tapi, kita sebagai simpatisan berharap lebih dari itu. Hasilkanlah karya2 besar yang berguna bagi bangsa. Hingga saat ini kita belum mendengar itu.

    Wassalam.

  16. Lucky June 5, 2009 at 9:41 pm

    Hohoho…………….PKS:Pojok Kanan ataS MAJU TERUS PANTANG MUNDUR n’ MAJU KE DEPAN MUNDURNYA???Ya ke belakang! I L0V3 Y0U.PeacE SalutE Oce,dech!

  17. vino June 16, 2009 at 7:20 am

    PKS dengan slogan BERSIH, PEDULI, dan PROFESIONAL menurut saya hanya slogan saja buktinya pada pemilu 2009 di Kab.Bondowoso khususnya Dapil II terdapat Caleg jadi PKS (Jayus Sumiharjo) yang terindikasi terlibat money politic dan ini sudah dimuat dalam koran Radar jember (Jawa Pos Group) dan media – media yang lain bukti – bukti sudah ada termasuk uang, dan foto caleg tersebut bahkan Tim Suksesnya juga ditangkap Polisi tapi kasus ini tidak dilanjutkan. Walaupun demikian kami selaku orang PKS merasa bertanya – tanya apa benar partai PKS BERSIH kalau kadernya saja sudah terlibat money politic walaupun kasusnya tidak diteruskan alasannya kurang bukti, apakah bukti foto caleg, uang dan Tim Suksesnya yang ditangkap Polisi belum cukup ?. Kalau menurut saya caleg tersebut tidak BERSIH tapi PEDULI dengan menyebarkan uang kepada masyarakat agar memilih dia, dan juga belum PROFESIONAL ini terbukti dengan diungkapnya kasus tersebut. Jadi tolong untuk pangurus PKS Pusat ini ditindak lanjuti agar untuk kedepannya pemilih PKS khususnya di Kab. Bondowoso bertambah meningkat dan masyarakat tidak ragu lagi dengan slogan dari PKS yang betul – betul BERSIH, PEDULI, dan PROFESIONAL bukan BERSIH, PEDULI, dan PROFESIONAL seperti yang saya utarakan diatas.

  18. Herman B. July 2, 2009 at 2:30 pm

    Performance (prestasi) Megawati dimasanya, ya juga sama performance SBY/JK (yang pada waktu itu jadi menterinya). Performance presiden SBY, ya juga sama performance JK (wapres). Program visi misi (ekonomi/politik/hukum/sosial budaya/pertahanan keamanan) ketiga capres ya juga sama semuanya normatif dan masih rencana/janji. Semuanya juga sama Islam. Yang beda hanya satu yaitu KEMAMPUAN seorg suami MEMIMPIN/MEMERINTAH isterinya (yg merupakan dasar utk MEMIMPIN/MEMERINTAH negara) utk melaksanakan perintah Al Quran (antara lain : pakai JILBAB).
    Disamping itu, setiap pilihan contreng kita nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya (kita kan tdk selamanya hidup didunia), jangan sampai nanti ada timbul pertanyaan kenapa kamu tidak bergabung dengan kelompok yang beriman.
    Oleh karena itu bergabunglah dan pilihlah JK-Wiranto ! Contreng No 3 .

  19. SHITA April 26, 2010 at 1:37 pm

    Aku bangga menjadi kader PKS…

    pks hanya lah kumpulan manusia,bukan makhluk sempurna sepert maliakat. PKS hanya sekumpulan orang yang menginginkan perubahan untuk bangsa, meski sedikit tapi ttp berkontribusi unutk negeri ini..

    Bicara terkadang terlalu gampang dari pada bertindak, jika anda yang hari ini ingin mersakan bgaiman perjuangan saudara2 dianggota dewan, atwpu sebaginya jangan hanya mencela,,,liatlah lebih dekat maka anda akan temukan jawabnya,,,

    majulah PKS,,,sudah sunnatullah yang namnya kebaikan disisi manusia, diterima atw ditolak….yang penting majulah PKS Q..@_@

    SALAM PERDAMAIAN DALAM MENGUSUNG PERBAIKAN NEGERI INI

  20. abdul munib May 24, 2010 at 9:16 pm

    semoga pks jaya dn menang ddlm pemilu nanti dan jg lp ddg janjinya

  21. vina October 23, 2010 at 10:06 pm

    saya males komentar ttg pks. kader2 cuma mementingkan nafsunya sendiri-sendiri. afw lo pak, memang tdk smua, tp kbanyakan begitu

  22. abdul munib November 2, 2010 at 3:08 pm

    kalau sejauh ini aku lom tau jika kader2nya mementingkn dirinya sendiri tp kita sebagai manusia hidup itu pilihan sama dgn memilih partai,kalau aku lihat perkembangan pks msih konsisten pd jalurnya,kalau mengikuti hawa nafsu kita gk bakalan puas mendingan buat partai sendiri tp persepsi orang berbeda tp kalau msi ada yang yang terbaik buat apa kita golput berarti kita gk partisipasi buat memajukan negara.BUAT AKU PKS TETAP PILIHANKU MAJU TERUS PKS JANGAN takut SEMOGA TETAP JAYA

  23. Dani Md December 23, 2010 at 8:59 am

    Klo kader2 PKS di eksekutif bisa lebih consern membantu rakyat, akan lebih bermanfaat ketimbang hanya memperkuat posisi partai. Untuk lebih dicintai rakyat tolonglah berbuat lebih banyak untuk peningkatan kesejahteraan rakyat, terutama dibidang pertanian dimana posisi Mentan saat ini dipegang oleh kader PKS.

    Dengan membangun bidang pertanian, konsep untuk peraihan suara dipemilu yang akan datang akan lebih bisa fokus, jangan lupa masyarakat petani adalah mayoritas penduduk negeri ini.

    Hal yang sederhana jika DPP punya kebijakan untuk membantu pengembangan budidaya koro pedang, yang dapat menggantikan Kedelai, Bungkil Kedelai dan Gandum impor yang setiap tahun kita impor, nilai devisa yang terkuras dari impor ketiga komoditas ini Rp 32,1 T (64,2 % dari total nilai impor bahan pangan Indonesia/tahun)
    Ini tantangan untuk kita bersama, agar keadilan dan kemakmuran bagi rakyat bukan hanya sebatas retorika politik belaka. Jangan biarkan rakyat bertambah lapar karena sebagai wakil rakyat, pertanggung jawabannya dituntut di yaumil akhir nanti.

  24. fithan Harahap October 15, 2011 at 7:26 pm

    assalamu alaikum

    afwan, boleh saya minta alamat DPD PKS kota Medan.. dan juga nomor telponnya?

    jazakallah bi khair, afwan

    wassalamu alaikum

  25. arif February 12, 2012 at 7:40 am

    PKS insya allah paling oke diantara partai2 yang ada saat ini, saatnya piliuh PKS.
    Harapan itu masih ada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone