Partai Bulan Bintang


Partai Bulan Bintang

Ketua Umum : H. MS. Kaban, SE.,M.Si
Sekretaris Jendral : Sahar Hassan

Kantor DPP
Alamat : Jl. Raya Pasar Minggu KM 18 No.1
Jakarta Selatan
Telp : 021- 79180734,7992375
Fax  : 021- 79180765

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 27

Website : http://www.pbb-info.com

Visi
DENGAN berpegang teguh pada aqidah dan tuntunan agama Islam sebagai khittah, persyarikatan bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia berdasarkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, yaitu masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, sejahtera lahir dan batin, adil dan makmur yang merata serta maju, berkhidmat dan bertanggung jawab bagi kepentingan rakyat, bangsa dan negaranya dengan penuh ampunan dan ridha Allah SWT.

Nilai yang digunakan sebagai pijakan politik partai

PARTAI Bulan Bintang adalah persyarikatan yang berakidah dan berasaskan Islam (AD,Pasal 2). Ini berarti bahwa Islam menjadi dasar keyakinan baik sebagai sumber kebenaran maupun sebagai sumber nilai dan norma di dalam setiap aktivitas persyarikatan. Sumber kebenaran Islam yaitu Allah SWT. “Kebenaran (mutlak) itu adalah yang bersumber dari Rabb (Tuhan Pencipta, Penata dan Penyempurna) kamu, maka jangan kamu termasuk orang-orang yang ragu” (Al Baqarah:147).

Dan kebenaran mutlak itu terhimpun di dalam Kitab Suci-Nya, yaitu Al-Qur’anul Karim yang berfungsi sebagai pedoman dan ukuran (mizan) Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur,an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda/ukuran antara yang haq dan yang bathil (Al-Baqarah:185).

Strategi perjuangan partai

1. Pembinaan Ukhuwah Islamiyyah dengan menghormati pluralitas kehidupan berbangsa.
2. Penyetaraan kehidupan antar individu, antar kelompok dan antar agama.
3. Penyetaraan kehidupan antar individu, antar kelompok, dan antar bangsa.
4. Konsolidasi dan pemberdayaan partai.
5. Partai Bulan Bintang menjadi aset umat dan memelopori penyatuan partai-partai Islam.

17 Responses to Partai Bulan Bintang

  1. Pingback: Kaban : SBY-JK Pasangan Terbaik untuk Bangsa - Pemilu Indonesia 2009

  2. erwin rubiantara March 10, 2009 at 10:28 pm

    Fatwa Ketakutan MUI terhadap GOLPUT

    “Politik Memecah Belah”. Kalimat usang itu kita sudah kenal semenjak kita masih duduk dibangku Sekolah Dasar, pada pelajaran Sejarah Indonesia. kalimat tersebut telah membuat bangsa ini sengsara selama 350 tahun—ditindas, dijadikan budak, dibuat miskin, dibuat bodoh, dibuat pintar untuk memusuhi bangsanya sendiri, dibuat pintar untuk menipu bangsanya sendiri. Dibuat pintar menguras kekayaan negeri untuk kepentingan pribadi. Dan banyak lagi “hasil” yang kita dapatkan dari Politik Memecah Belahnya Penjajah.
    Perjalanan “Politik Memecah Belah” nya si penjajah terus dikawal dan di elus-elus oleh anak-anak bangsa yang memegang tampuk kekuasaan hingga kini, demi langgengnya politik tersebut.
    Bagi Negara ini… anak-anak bangsa harus mendapat pendidkan yang lebih dari layak, kekayaan alam yang ada di badan dan isi perut bumi ini adalah untuk kemakmuran rakyat Indonesia, bukan untuk isi pundi-pundi para pemegang kendali negeri ini.
    “Politik Memecah Belah” kini dikemas dengan pembungkus baru dengan nama “Politik Memecah Suara Pemilu”. Kalimat itu bukan mengada-ada, tapi inilah kenyataan sekarang. Ini perbuatan siapa? Tak ada yang mengakui…
    Seluruh Rakyat Indonesia bertanya-tanya. Apa maksud semua ini ? Pusing, bingung dan akhirnya gak peduli. Mau Golput dimarahin para Kiyai/Ulama –yang takut kalau suara umat Islam kalah, hingga mereka buat Fatwa MUI yang mengharamkan Golput.
    Kalau kita tanya ke para Kiyai/Ulama, kenapa mereka semua ramai-ramai buat Partai? Di Pemilu 2009 ini, suara umat Islam tidak bulat– terpecah belah oleh partai Islam itu sendiri. Ini semua karena salahnya para Kiyai/Ulama yang tidak memikirkan akibat dari semua ini. Kenapa tidak dibuat fatwa haram bila para Kiyai/Ulama berpolitik? Atau kalau mau berpolitik buatlah satu muara atau satu Partai Islam yg solid. Adakan pertemuan semua unsur di kalangan Tokoh-tokoh Islam untuk merumuskan atau menyusun strategi bagaimana membuat satu Partai Islam yang benar-benar memikirkan/meningkatkan harkat umat Islam dan tidak membuat bingung umat. Lantas bagaimana dengan partai Islam yang sudah eksis. Hal inilah yang harus dicetuskan mereka, karena mereka sendiri menyadari suara mereka justru terus menurun dengan hadirnya banyaknya partai Islam.
    Kita yakin, kalau kita bersatu, apa pun yang kita inginkan untuk kemajuan bangsa ini akan tercapai. Mari kita hilangkan politik “Memecah-Mecah Suara Umat Islam” dari bumi Indonesia.
    Para Kiyai/Ulama tahu betul bahwa bangkitnya Umat Islam di Indonesia bukan hanya melalui syiar, tapi yang lebih penting dan MENDESAK adalah BERSATUNYA Partai ISLAM dalam satu wadah Partai Islam yang Solid, Cerdas, Profesional dan Islami.
    Semoga ini dapat terwujud dan membuat suara umat Islam dalam Pemilu depan menjadi mayoritas.

  3. IYUZ March 19, 2009 at 9:41 pm

    TOLONG JIKA KADER pBB BERHASIL MENDAPAT KURSI DI PEMERINTAHAN
    KOMITMENKAN SYARIAT ISLAM
    KARENA PERCUMA SAJA BERASASKAN ISLAM TP TIDAK SYARIAT

    PEMIMPIN2 HANYA JANJI2 SAJA
    MANA PEMIMPIN ISLAM YANG IMARAH????????????????????????????????
    MANA YANG BERPEGANG PADA ALQURAN DAN HADIS??????????????????
    JGN BERPIKIR LIBERA;L
    DENGAN SYARIAT SEMUA UMAT BAIK ISLAM MAUPUN NON ISLAM AKAN SEJAHTERA

    PBB INSYA ALLAH MENDAPAT KURSI,OLEH KARENA ITU PERJUANGAKAN SYARIAT ISLAM
    JIKA TIDAK NISCAYA PENDUKUNGMU AKAN GOLPUT

  4. rayno April 3, 2009 at 4:22 pm

    ass, untuk PBB diharapkan jika berkampanye, untuk lebih mengatur tinbdak-tanduknya agar benar-benar memperoleh simpati terhadap konstituennya. Contoh saja saya lupa tepatnya dimana, ketika berkampanye mengadakan dangdutan, yang dipermasalahkan bukan dangdutnya tapi penyanyinya yang bergoyang tidak layak walaupun pakaiannya layak mengingat partai ini adalah’PBB’, ini sekedar masukan saja karena insy allah saya bersimpati terhadap partai ini. yang membuat saya simpati adalah kepluraitasan Islam terhadap perbedaan paham keislaman hal ini dapat ditunjukkan dari anggotanya yang berlatarbelakang NU, Muhammadiyah, Persis, dsb….memang mengingat bahwa PBB merupakan anak dari Masyumi, mengingat masih banyak partai yang membawa simbol keorganisasiannya walau teman-teman ini mengatakan untuk umat tapi jika dilihat dari tindakannya masih sangat chauvinisme secara parsial….sekali lagi ini demi kebaikan PBB menjaga agar konstituennya tidak “ilang feeling”. makin jaya dan semoga sukses to PBB, wass

  5. Linggo April 7, 2009 at 11:38 am

    Sy simpatik sekali dg Partai Bulan Bintang yg komit dengan syareat islam. Tp berbalik tidak simpatik karena kader partai yang amoral tidak di tindak dan msh dipelihara bahkan msh bercokol sebagai pengurus di Partai,dan jadi angg. Legislatif lg. Apa cuma slogan doang Partai islam? Bahkan pengurus Partai yg poligamy msh di akomodir di Partai. Gimana orang2 mau simpatik?

  6. Linggo April 7, 2009 at 11:46 am

    Sy simpatik sekali dg Partai Bulan Bintang yg komit dengan syareat islam. Tp berbalik tidak simpatik karena kader partai yang amoral tidak di tindak dan msh dipelihara bahkan msh bercokol sebagai pengurus di Partai,dan jadi angg. Legislatif lg. Apa cuma slogan doang Partai islam? Bahkan pengurus Partai yg poligamy msh di akomodir di Partai. Gimana orang2 mau simpatik?
    Semoga Partai bisa membersihkan kader2nxa agar lebih banyak mendapatkan simpatik masyarakat.

  7. iyuz April 11, 2009 at 2:58 pm

    pBB semoga alloh meridhoi untuk dapat memberiperwakilannya di DPR agar syariat dapat ditegakkan

    untuk selanjutnya dimohon pBB lbih proaktif mempublikasikan tentang tujuannya penegakkan syariat untuk menarik simpati umat

    terimakasih

  8. Andi Munawir Fatra April 17, 2009 at 9:21 pm

    Assalamu’alaikum, Wr. Wb.

    Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Andi Munawir Fatra, Mahasiswa Syariah STAIN Kediri. Saya secara pribadi juga mendukung apa yang menjadi visi misi dari dan asas dari partai yang berlambangkan bulan dan bintang ini. Pesan saya kepada fungsionaris partai PBB kita itu sangat perlu memeunculkan kharismatik dari sebuah partai karena secara tidak langsung itu akan memberikan suatu dampak yang positif bagi partai itu sendiri. Terlepas dari pengaruh manapun saya secara pribadi sangat suka dean mendukung dengan beliau Bpk. Yusril Ihza Mahendra. Tolong kepada pihak yang terkait samapaikan salam saya. Saya salah dari bagian rakyat yang mengnginkan perjuangan negara ini yang lebih bermartabat, saya berharap semoga legislatif kita (PBB) selalu berpegang teguh pada panji-panji syari’at islam, walaupun secara materi partai PBB kalah saing dengan partai lainnya tetapi kami rakyat bisa menilai dari kredibilitas dan perjuangan dari sebuah partai tidak dilihat dari dana saja, walaupun itu sangat penting juga. Bravo,,,PBB, Kami Aliansi Rakyat Bermartabat siap berjuang dan mendukung PBB, dengan semampu kami. terima kasih,,,hidup Yusril,,,

  9. Mansel May 21, 2009 at 8:55 am

    Ass wr wb.

    Dalam memilih koalisi parpol/capres, kita sebagai umat muslim harusnya kembali kpd alquran/hadist rasul apakah sudah sesuai dgn ajaran islam. Kitakan tidak tahu batasan hidup kita sampai kapan atau mungkin tinggal beberapa langkah kaki lagi. Untuk itu seharusnya tidaklah kita mencari dosa lagi. Demikian pula halnya dgn pilihan pasangan capres, seharusnya sebagai org awam dgn ilmu ajaran islam sedikit saja, tentunya akan bisa memilih pasangan capres dari keluarga yg benar2 terlihat Islam nya (bukannya membiarkan penampilan isterinya tanpa jilbab dimuka umum seperti SBY/Budiono & Mega Pro, bandingkan dengan JK Win) & mengutamakan misi ekonomi syariah (bukannya ekonomi orang kafir/neoliberalisme non pro rakyat pada SBY/Budiono). Bagaimana pendapat Kader/Pengurus/Pimpinan PBB agar supaya umat Islam dan pendukung partai Islam tidak lagi disesati atau dibohongi (karena mereka umat yang dizolimi bisa menuntut diakhirat nanti dengan hadist kebangkrutan). Semoga Allah akan selalu memberi pahala yang berlimpah kpd kita semua, aminnnnnnnnnnn.

    Wass wr wb.

    Dari : Hamba Allah yang selalu berusaha menjaga Islam.

  10. yana June 5, 2009 at 9:17 pm

    Assalamu’alaikum wr wb
    Saya punya komunitas yang punya tujuan menjaga dan menegakan ajaran-ajaran Mulia Islam
    Untuk Bpk H Ka’ban bila partai anda mempunyai tujuan sama, kita harus adakan pertemuan demi terwujudnya Rahmatan lil’alamin
    Saya memberanikan diri begini demi Islam dan Kaum Muslimin

  11. nurmala October 2, 2009 at 6:18 pm

    saya kecewa dgn partai bulan bintang yg tak dpt melihat jeli calon yg didukung utk balon walikota binjai,tlg perhatikan yg lbh spesifik lg dari segi ahlaknya.

  12. jamaluddin kasim.SH November 6, 2009 at 8:11 pm

    horeee PBB ga dapat kursi lagi………..thank my GOD

  13. pbbsiak January 9, 2010 at 11:34 am

    Semoga Indonesia tetap bersatu dan tetap jaya.

  14. Antawijaya April 14, 2010 at 12:47 pm

    Semua bilang akan mensejahterakan rakyat gampangkan? semua bilang akan jujur gampangkan?, semua demi rakyat, bicara memang gampang. kalau tak tahu caranya atau kendaraan apakah yang digunakan untuk mensejahterakan masyarakat menurut aku orang gimana kalau menggunakan: Koperasi, audit kekayaan daerah, KB, Ketenaga kerjaan diatur jangan liberal donk…. itu mirip dengan ekonomi RIMBa / hutan Belantara gimana anak, saudara, tetangga kalau ngak makan. Diskusikan Mas DPR presiden boleh siapa saja tujuan telah ditentukan menuju masyarakat adil….

  15. M. HUSNU ABADI May 12, 2010 at 1:18 pm

    Untuk mengikuti pilihan raya 2014, kader-kader PBB harus terus menerus menyapa konstituen, melalui pelatihan, pengajian, pendampingan dan lain-lain. Kalau tidak demikian, saya khawatir hanya menjadi bagian dari sejarah sahaja.
    MS Kaban sebagai imam baru, perlu banyak muhasabah, dan menyapa lagi jamaah di lapisan grassroot. Berlayarlah, walapun di malam hari !

  16. misdi bancin October 30, 2011 at 4:50 am

    saran……..!!! cobalah angkat para calek seorang imam, dan berikan paselitas calek tersebut. . semakin tahun terus berkurang dprk dari partai PBB.

  17. indah April 28, 2012 at 8:59 am

    saya simpati kepada PBB yang berkehendak menerapkan syariat Islam. Namun bukankah ini janji kosong karena kader inti PBB saja tidak semuanya memberi contoh pelaksanaannnya. Untuk urusan kecil dan mudah saja, yakni berhijab yang di Indonesia tidak mendapat hambatan apapun, tidak semua kader menerapkan untuk keluarganya. bagaimana dengan syariat lain yang lebih berat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone