Era Megawati Sudah Habis
Kesediaan Taufiq Kiemas diusulkan menjadi Ketua MPR dinilai menjelaskan bahwa PDI Perjuangan telah membuka lembaran politik baru setelah kesempatan Megawati Soekarnoputri merebut kursi presiden habis. “Era Megawati sudah habis. PDI Perjuangan tentu membuka lembaran politik baru, tidak ngotot-ngototan oposisi seperti kemarin,” kata Achmad Mubarok, Wakil Ketua DPP Partai Demokrat, Kamis 13 Agustus 2009.
Kubu Mega-Prabowo Berharap MK Berlaku Adil
Kubu pasangan capres-cawapres Mega-Prabowo mengharapkan Mahkamah Konstitusi (MK) dapat berlaku adil dalam memutuskan perkara sengketa Pilpres 2009. Setelah melalui beberapa kali persidangan, siang nanti MK bakal memberikan putusan atas perselisihan hasil Pemilihan Presiden yang diajukan oleh pasangan capres JK-Wiranto dan pasangan capres Mega-Prabowo.
Sulawesi Barat Tunggu Sikap Megawati
DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat belum menentukan sikap apakah mendukung koalisi dengan Partai Demokrat di pemerintahan atau sebaliknya, tetap konsisten menjadi oposisi. “Nanti kami lihat dulu. Kami akan menentukan sikap setelah rapat dengan para pemimpin DPP,” kata Abdullah Rasyid, Senin 10 Agustus 2009.
Megawati Undang Wartawan Sore Ini
Calon presiden Megawati Soekarnoputri mengundang pers untuk memberi penjelasan terkait rencana keputusan Mahkamah Konstitusi atas gugatan pelaksanaan dan hasil Pemilihan Presiden, Senin 10 Agustus 2009, pukul 13.30.
Kubu Megawati Marah Besar di MK
Anggota tim hukum pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto, Nicholay Aprilindo, marah besar pada jam istirahat pelaksanaan sidang sengketa Pemilihan Presiden di Mahkamah Konstitusi, Kamis 6 Agustus 2009. Yang memicu kemarahan Nicholay ialah perlakuan petugas persidangan terhadap saksi yang akan dihadirkan tim hukum Megawati-Prabowo. Nicholay tidak dapat menerima begitu saja saksinya dilarang petugas masuk ke ruang persidangan.
Mega Syukuri Perolehan Suaranya di Pilpres
Meski Pemilu Presiden 2009 masih menyimpan tanda tanya besar apakah berlangsung demokratis atau tidak, Calon Presiden Megawati Soekarnoputri bersyukur atas suara yang diperolehnya. “Dengan suara yang kita dapatkan saya mengucapkan terima kasih banyak,” ujar Mega dalam pidatonya di Rakernas VI PDIP, di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (15/7/2009).
Mega: Tunggu Adegan Berikutnya
Ketua Umum sekaligus capres PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tampaknya ingin membuat penasaran atas sikap partainya menyikapi hasil pemilu presiden. Selama ini, tim Mega-Prabowo aktif mengungkap indikasi kecurangan pemilu yang akan mengurangi legitimasi pemenang pemilu. “Tunggu saja adegan berikutnya,” kata Mega santai sambil tersenyum menjawab pertanyaan apakah pihaknya akan menolak hasil pemilu, Rabu (15/7) malam di […]
Pilpres Usai, Mega Kebanjiran Ucapan Selamat
Megawati pun mendapatkan banyak ucapan selamat. Hasil penghitungan cepat beberapa lembaga survei menunjukkan pasangan capres-cawapres Megawati-Prabowo berada di urutan kedua. Megawati pun mendapatkan banyak ucapan selamat. “Mereka memberi selamat bukan karena masalah pemilunya. Tetapi Karena perjuangan dari PDI Perjuangan,” kata Megawati Soekarnoputri dalam sambutan di Rakernas PDIP, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Juli 2009.
Megawati: Koalisi Besar Rontok Satu per Satu
Mega bersukur Gerindra tidak melupakan koalisi besar. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengucapkan terima kasih kepada Gerindra yang telah menetapkan akan terus berjuang bersama PDIP. Mega bersyukur Gerindra tidak melupakan kesepakatan koalisi besar bersama Golkar dan Hanura.
Kisruh DPT : Apa Jadinya Bila Mega dan JK Tak Datangi KPU
Mega-Pro mengkritisi kembali soal kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tim capres-cawapres Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto akan mengambil sikap atas pelaksanaan Pemilu Presiden 8 Juli kemarin. Kubu capres-cawapres nomor urut 1 ini mengkritisi kembali soal kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT).