SBY: Jauh dari Akal Sehat
October 16, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai pelanggaran yang terjadi selama Pemilihan Presiden 2009 bersifat sporadis dan kecil-kecil.
“Dalam kapasitas saya sebagai capres, sulit bagi saya untuk mengerti ada tuduhan penggelembungan suara sampai jutaan apalagi puluhan juta,” kata SBY disela kunjungannya di Aceh, Rabu 5 Agustus 2009. “Jauh dari akal sehat.” Baca Selengkapnya
Tifatul: Bukan Tak Ikhlas PDIP Masuk Kabinet
September 29, 2009 by pemiluindonesia.com

Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas, memberikan sinyal ‘merapat’ ke kubu SBY-Boediono. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun kembali mengingatkan PDI Perjuangan, dan juga Golkar untuk konsisten menjadi di luar pemerintahan alias oposisi.
“Silakan saja, tapi itu terserah Pak SBY. Menurut saya, PDIP dan Golkar itu lebih baik jadi oposisi,” kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring, usai peresmian kantor baru DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin, 3 Agustus 2009.
Menurut Tifatul, sebaiknya PDI Perjuangan dan Golkar menjadi pihak oposisi. Dan diharapkan menjadi oposisi yang baik. “Jangan berselancara di atas keringat orang lain. Jadi sebaiknya oposisi agar bisa check and balances,” ujar dia.
Apakah ini artinya tidak ikhlas bila PDIP masuk kabinet? “Bukan tidak ikhlas, tapi itu tidak etis dan tidak baik. Tetapi semua terserah Pak SBY,” kata Tifatul.
Usai sidang paripurna luar biasa, Taufiq Kiemas menyatakan optimistis atas RAPBN yang disampaikan Presiden SBY tadi. Menurut suami dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ini, kalau presiden tidak yakin, apalagi rakyatnya.
Sikap optimistis itu apakah sinyal untuk masuk kabinet SBY-Boediono mendatang? “Pertanyaanya kok alot. Masih terbuka (kabinet). Memang tidak boleh?” kata Taufiq yang sempat dijenguk Boediono saat dirawat di RS MMC, Jakarta Selatan itu.
Soal kabinet, Taufiq tidak ingin gegabah. “Tidak boleh menodong presiden. Insya Allah, terbuka (masuk kabinet),” ujar Taufiq.
ismoko.widjaya@vivanews.com
Senin, 3 Agustus 2009, 12:59 WIB
Ismoko Widjaya, Aries Setiawan - VIVAnews
Tim SBY-Boediono Diperiksa soal Sumbangan BTPN
August 1, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Badan Pengawas Pemilihan Umum hari ini memeriksa tim kampanye nasional pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Anggota Badan Pengawas, Wirdyaningsih, mengatakan, pemeriksaan ini terkait sumbangan sebesar Rp 3 miliar dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional.
Baca Selengkapnya
Tim SBY-Boediono: Tidak Ada Dana Asing Masuk
August 1, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Termasuk perusahaan yang disebut-sebut berada dalam satu holding company.
Tim sukses SBY-Boediono mengklarifikasi perusahaan yang disebut-sebut sebagai perusahaan asing yang menyumbang dana kampanye. PT Northstar Pasific Capital, PT Northstar Pasific Investasi, dan PT Polykfilatex.
Baca Selengkapnya
ICW Temukan Dugaan SBY-Boediono Terima Dana Asing
July 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Indonesian corruption Watch
Indonesia Corruption Watch menduga dua perusahaan penyumbang dana kampanye pasangan calon SBY-Boediono berafiliasi dengan perusahaan asing. Dua perusahaan itu adalah PT. Northstar Pasific Investasi dan PT.Polykfilatex.
“Kami menduga ini pelanggaran UU Pilpres pasal 103 karena ada unsur kepemilikan asing,” kata Abdullah Dahlan peneliti ICW dalam konferensi pers di media centre Badan Pengawas Pemilihan Umum Jakarta, Senin (27/07).
Baca Selengkapnya
Yudhoyono Perlu Kurangi Jumlah Menteri
July 30, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Direktur Eksekutif Reform Institute, Yudi Latif, menilai Susilo Bambang Yudhoyono perlu merampingkan jumlah menteri dalam kabinet. Pengurangan menteri ini tanpa perlu mengurangi jumlah departemen yang ada.
“Satu menteri bisa membawahi sejumlah departemen,” kata Yudi saat dihubungi, Senin (27/7).
Baca Selengkapnya
Kubu SBY Bantah Partai Koalisi Dijatah 2 Kursi Menteri
July 29, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Adanya isu kabinet pemerintahan periode mendatang akan dipenuhi orang-orang Partai Demokrat, dan hanya membatasi bagi partai koalisi hingga dua menteri, dibantah kubu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Pokoknya mengenai kabinet, itu hak prerogatif presiden. Pada waktunya beliau akan menentukan. Waktu masih cukup panjang ada 3 bulan lagi,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng di kediaman capres bakal pemenang Pilpres 2009 Susilo Bambang Yudhoyono, Puri Cikeas, Bogor, Senin (27/7/2009).
Baca Selengkapnya
SBY Bahas Penyusunan Kabinet di Cikeas?
July 29, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Hiruk pikuk masa pemilihan anggota legislatif dan pemilihan presiden semakin redup. Presiden SBY yang biasanya punya seabrek kesibukan, hari ini hanya menghabiskan waktu di kediamannya di Cikeas.
Tak ada agenda kenegaraan yang harus dijalani calon presiden incumbent yang ditetapkan sebagai pemenang pemilihan presiden 8 Juli lalu.
Baca Selengkapnya
Kubu Mega Temukan 28 Juta Suara Tak Sah untuk SBY-Boediono
July 27, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Pasangan Megawati-Prabowo Subianto menemukan terjadi kecurangan di 25 provinsi dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden. Akibat kecurangan tersebut sedikitnya 28 juta suara diduga mengalir ke kubu Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Baca Selengkapnya
Wajar SBY-Boediono Tak Adukan Temuan
July 27, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Sikap kubu SBY-Boediono yang tidak meneruskan temuannya mengenai adanya selisih suara di beberapa daerah ke Mahkamah Konstitusi (MK) adalah wajar, karena posisi SBY sudah menang.
Menurut pengamat politik Hermawan Sulistyo, sikap kubu SBY dinilai tidak salah karena posisi SBY sudah menang sehingga tidak perlu memprotes mengenai selisih suara tersebut. Sebab, hasilnya pun tidak akan mempengaruhi secara signifikan.
Baca Selengkapnya
