Pengamat: Timkamnas Mega-Prabowo Tak Siap Kalah
October 18, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Rencana tim kampanye Megawati-Prabowo untuk membawa persoalan dugaan kecurangan pemilihan presiden ke Mahkamah Internasional dinilai sebagai cermin tidak siapnya pasangan ini menerima kekalahan.
“Itu mudah dibaca bahwa tidak siap menerima kekalahan. Kalau keberatan kalah sudah ada upaya hukum lewat MK,” kata pengamat hukum dan tata negara Fadjroel Falakh kepada wartawan di Gedung DPD, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (11/8/2009). Baca Selengkapnya
Saksi Mega-Pro Ungkap Dugaan Kecurangan di Sumut
October 16, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Saksi-saksi dari tim kuasa hukum Mega-Prabowo membeberkan bukti-bukti penggelembungan suara yang terjadi di daerah Sumatera Utara. Hal tiu disampaikan pada sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (5/8/2009) malam.
Dalam keterangan salah satu dari tiga saksi yang dihadirkan oleh tim kuasa hukum Mega-Prabowo, terjadi penggelembungan suara untuk pasangan nomor dua di daerah Sumatera Utara. Saksi juga menyebutkan ada penggelembungan sekira 2.715.392 suara untuk pasangan nomor dua. Baca Selengkapnya
Perkara Pilpres, Kubu Mega Minta MK Independent
August 1, 2009 by pemiluindonesia.com

Mahendradatta
Anggota Tim Kuasa Hukum Megawati-Prabowo, Mahendradatta, meminta Hakim Konstitusi yang akan mengadili sengketa perselisihan hasil pemilihan presiden dapat bersikap independent dan netral.
“Kami mohon dengan sangat ke-sembilan Hakim Konstitusisama sekali tidak terpengruh, tidak terintimidasi, dan terintervensi oleh pidato maupun mungkin terjadi pendekatan-pendekatan tertentu memakai cara-cara yang tidak diketahui oleh umum,” katanya dalam konferensi pers, Senin (27/7/2009) malam.
Baca Selengkapnya
Mega-Prabowo Minta Pemilu Dua Putaran
July 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Pasangan Megawati-Prabowo meminta Mahkamah Konstitusi membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang menetapkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sebagai pemenang pemilihan umum.
Arteria Dahlan, salah satu kuasa hukum Mega-Prabowo, mengatakan terjadi penggelembungan suara untuk pasangan nomor urut dua, Yudhoyono-Boediono, sebesar 28.658.634 suara.
Baca Selengkapnya
Ajukan Gugatan, Kubu Mega Bantah Tak Siap Kalah
July 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Megawati-Prabowo membantah tidak siap kalah dalam pemilu. Hal ini disampaikan pasangan tersebut melalui Anggota Tim Kuasa Hukum mereka, Arteria Dahlan.
Dahlan menekankan isu ini secara khusus berkaitan dengan permohonan sengketa hasil Pemilihan Presiden 8 Juli yang akan diajukan Megawati-Prabowo ke Mahkamah Konstitusi Selasa pagi.
Baca Selengkapnya
Kubu Mega Temukan 28 Juta Suara Tak Sah untuk SBY-Boediono
July 27, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Pasangan Megawati-Prabowo Subianto menemukan terjadi kecurangan di 25 provinsi dalam proses pemilihan presiden dan wakil presiden. Akibat kecurangan tersebut sedikitnya 28 juta suara diduga mengalir ke kubu Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Baca Selengkapnya
Mega-Prabowo Tolak Rekap Tanda Demokrasi Masih Muda
July 27, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Sikap kubu Mega-Prabowo yang menolak keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2009 mendapat kritikan dari kubu SBY-Boediono.
Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum menilai langkah penolakan dari Mega-Prabowo merupakan tanda elemen demokrasi masih muda.
Baca Selengkapnya
Pramono: Kami Ingin Prosesnya Elok
July 27, 2009 by pemiluindonesia.com

Pramono Anung
Apapun keputusan MK, Pram menegaskan, pihaknya akan menerima.
Pasangan calon presiden Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto tidak hadir dalam pengumuman dan penetapan hasil rekapitulasi Pemilihan Umum Presiden 2009 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kubu Mega-Prabowo ingin semua masalah di Pilres diselesaikan dulu.
Baca Selengkapnya
Anas: Mega-Prabowo Tidak Hadir, Kurang Manis
July 26, 2009 by pemiluindonesia.com

Anas Urbaningrum
Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum memaklumi ketidakhadiran calon presiden dan calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto saat penetapan hasil Pemilu Presiden 2009, Sabtu (25/7). Namun, menurutnya, ketidakhadiran pasangan calon nomor 1 ini membuat acara penetapan kurang manis.
Baca Selengkapnya
Tim Mega-Pro Tolak Draf, KPU Biasa Saja
July 26, 2009 by pemiluindonesia.com

Megawati - Prabowo
Menanggapi penolakan tim advokasi pasangan capres dan cawapres Megawati dan Prabowo, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary merasa biasa saja.
“Itu kan hak mereka tapi kita tetap berharap mereka menerima. Nanti, kita kirimkan saja. Yang jelas, KPU sudah keluarkan hasil keputusan. Saya percayalah mereka menerima. Insya Allah,” ujar Hafiz seusai acara penetapan dan pengumuman hasil penghitungan perolehan suara di Kantor KPU, Sabtu (25/7).
Baca Selengkapnya

