JK Maju Jadi Capres karena Golkar Dihina
May 3, 2009 by pemiluindonesia.com
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar M Jusuf Kalla mengakui sebenarnya tidak ingin berpisah dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun keadaan dan harga diri partai membuatnya terpaksa harus berpisah.
“Saya sering ditanya kenapa SBY-JK berpisah. Saya sendiri sebenarnya tak punya keinginan berpisah, tetapi keadaan yang membuat terpaksa kami berpisah,” kata Jusuf Kalla ketika silaturahmi dengan DPD II se-Sulsel di kediaman JL Haji Bau Makasar, Sabtu malam.
Jusuf Kalla : Setiap Ditanya Jawaban SBY Cuma Iya-iya Saja
May 3, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - JK
Selama ini setiap saya bertanya kepada SBY selalu dijawab iya, iya saja.
Calon Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Partai Golkar sebenarnya tidak ingin berpisah dengan Demokrat. Tetapi demi harga diri terpaksa harus berpisah, apalagi sikap Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak pernah ada kejelasan.
“Selama ini setiap saya bertanya kepada SBY selalu dijawab iya, iya saja, tetapi tidak ada kejelasan dan kepastian,” kata Jusuf Kalla saat bersilaturahmi dengan DPD II se-Sulsel di kediamannnya di Makasar, Sabtu malam, 2 Mei 2009.
Baca Selengkapnya
Kalla Didesak Minta Maaf pada Yudhoyono
April 29, 2009 by pemiluindonesia.com

Muladi
Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla didorong untuk menyelesaikan persoalan komunikasi dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Kubu fungsionaris Golkar pendukung Yudhoyono-Kalla menilai Partai Demokrat masih membuka pintu koalisi untuk Golkar.
“Harus ada penyelesaian budaya dan adat. Pak JK mungkin bisa meniru Pak SBY yang meminta maaf dan mengklarifikasi soal pernyataan Mubarok (Ketua DPP Partai Demokrat),” kata Ketua DPP Golkar bidang Hukum, Muladi, di kantor Lemhanas, Senin (27/4).
Baca Selengkapnya
Tak Dapat Partner, Golkar Siap Rujuk ke SBY
April 29, 2009 by pemiluindonesia.com

Partai Golongan Karya
Gelisah dan ketar-ketir, kini menghinggapi sejumlah elit Partai Golkar. Partai berlambang beringin ini, sulit mencari partner dalam menyiapkan Pilpres 2009. Akibatnya, Golkar mulai berpikir untuk kembali ke pelukan Demokrat.
“Opsi JK jadi capres boleh saja di jalankan. Tapi yang terpenting opsi kedua, Golkar masih membuka komunikasi dengan partai lain termasuk Demokrat. Sinyal dari Demorkat masih menyala hijau,” ujar Ketua DPP Partai Golkar Muladi di kantor Lemhanas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (27/4/2009).
Baca Selengkapnya
Golkar Tidak Kecewa Pisah dengan Demokrat
April 25, 2009 by pemiluindonesia.com

Jeffrie Geovanie
Tertutupnya komunikasi antara Partai Golkar dan Partai Demokrat dalam format koalisi disebabkan tidak adanya respek dan saling menghormati, yang merupakan prinsip-prinsip yang paling mendasar dalam sebuah politik.
Hal tersebut dikemukakan Wakil Direktur Eksekutif Lembaga Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Jeffrie Geovani di Jakarta, Jumat (24/4).
”Untuk berkoalisi, yang diperlukan penting adalah prinsip-prinsip yang paling mendasar dalam sebuah politik, yaitu adanya respek, saling menghormati antara dua pihak yang akan berkoalisi” kata Jeffrie.
Baca Selengkapnya
“Bersama Kita Bisa” yang Tinggal Kenangan
April 24, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - JK
Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Rapimnassus) Partai Golkar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, menetapkan Ketua Umumn Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2009, Kamis (23/4). Keputusan tersebut diambil secara mufakat meski melalui proses perdebatan yang sangat alot.
Selain itu, Rapimnassus juga memberikan mandat kepada Kalla untuk melakukan komunikasi politik dengan partai lain. Kalla diberikan hak preogratif untuk membentuk tim khusus yang akan membantunya dalam menjalin koalisi. Selanjutnya, dalam satu pekan kedepan Kalla beserta tim yang dibentuknya akan melaporkan pada forum yang sama terkait cara menjalin komunikasi politik.
Baca Selengkapnya
Fadel : Lanjutkan Koalisi Golkar dan Demokrat
April 24, 2009 by pemiluindonesia.com

Fadel Muhammad
Dewan Pimpinan Daerah Golkar Gorontalo mendukung koalisi Golkar dengan Partai Demokrat. Menurut Ketua DPD Golkar Gorintalo, Fadel Muhammad, sesuai amanah rapat konsultasi seharusnya Golkar berkolisi dulu dengan Demokrat.
“Prosedur terburu-buru ini tidak bagus, lanjutkan dulu dengan Demokrat kalau benar-benar mandek baru (putus),” ujar Fadel Muhammad, sebelum Rampimnasus Golkar, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (23/4).
Baca Selengkapnya
Golkar Menolak Rujuk
April 24, 2009 by pemiluindonesia.com

Partai Golongan Karya
Tertutup sudah pintu rujuk antara partai Golkar dan Partai Demokrat. Hasil rapat pimpinan nasional khusus menegaskan pencalonan Ketua Umum Partai Golkar sebagai kandidat presiden dari partai berlambang beringin itu. Kalla yang awalnya digadang-gadang menjadi pendamping capres Susilo Bambang Yudhoyono, kini keduanya harus berseberangan.
Baca Selengkapnya
Demokrat Kecewa Golkar Keluarkan Pernyataan Sepihak
April 22, 2009 by pemiluindonesia.com

Partai Demokrat
Partai Demokrat menyatakan kekecewaannya karena pernyataan yang disampaikan oleh Partai Golkar sepihak dan tidak sesuai dengan kesepakatan dalam tim negosiasi.
“Memang benar bahwa ada niat dan kehendak dari Partai Demokrat dan Partai Golkar untuk membangun kebersamaan dan kerjasama dalam pemerintahan dan parlemen untuk lima tahun kedepan,” kata Ketua Dewan Pengurus Partai Demokrat bidang Politik Anas Urbaningrumnya dalam jumpa pers di Cikeas, Rabu (24/4) malam.
Baca Selengkapnya
SBY Harusnya Terima Kasih kepada JK
April 22, 2009 by pemiluindonesia.com

Panda Nababan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seharusnya berterima kasih kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Yudhoyono tidak sepatutnya mengabaikan Kalla karena banyak berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Panda Nababan menyampaikan hal itu menanggapi keputusan Partai Golkar yang sudah memutuskan untuk tidak berkoalisi dengan Partai Demokrat karena tidak lagi berniat melanjutkan duet SBY-JK.
Baca Selengkapnya

