Batas Akhir Polisi Sidik Dana Kampanye
November 11, 2009 by pemiluindonesia.com

Dana kampanye
Anggota Badan Pengawas Pemilu, Agustiani Tio, mengatakan dugaan pelanggaran dana kampanye tiga pasangan calon presiden pada Pemilihan Presiden 2009 telah memasuki proses penyidikan oleh kepolisian.
“Data terakhir, waktu bagi penyidik untuk melakukan penyidikan atas laporan pidana Pemilu itu pada 12 Oktober 2009,” kata Agustiani Tio di Media Center Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa 6 Oktober 2009. Baca Selengkapnya
Tim SBY-Boediono Diperiksa soal Sumbangan BTPN
August 1, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Badan Pengawas Pemilihan Umum hari ini memeriksa tim kampanye nasional pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Anggota Badan Pengawas, Wirdyaningsih, mengatakan, pemeriksaan ini terkait sumbangan sebesar Rp 3 miliar dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional.
Baca Selengkapnya
Tim SBY-Boediono: Tidak Ada Dana Asing Masuk
August 1, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY - Boediono
Termasuk perusahaan yang disebut-sebut berada dalam satu holding company.
Tim sukses SBY-Boediono mengklarifikasi perusahaan yang disebut-sebut sebagai perusahaan asing yang menyumbang dana kampanye. PT Northstar Pasific Capital, PT Northstar Pasific Investasi, dan PT Polykfilatex.
Baca Selengkapnya
PPATK Curigai 23 Aliran Dana Kampanye
June 9, 2009 by pemiluindonesia.com

Money Politic
Tiga kasus dengan nilai miliaran rupiah sudah dilaporkan ke KPU.
PPATK mencurigai 23 aliran dana terkait pemilu legislatif. Tiga kasus sudah dilaporkan kepada komisi pemilihan umum (KPU) dan pihak berwajib.
“Yang kita proses tiga kasus, penyimpangan kita laporkan ke KPUD dengan besaran beberapa miliar,” kata Kepala PPATK Yunus Husein di Jakarta, Selasa 9 Juni 2009.
Baca Selengkapnya
Andi: Tak Ada Dana Asing untuk Kampanye Yudhoyono
June 5, 2009 by pemiluindonesia.com

Andi Mallarangeng
Anggota tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, Andi Mallarangeng, menyangkal ada aliran dana dari rekening di luar negeri ke konsultan politik pasangan ini. Andi mengatakan tim sukses memperoleh dana secara halal.
“Nggak ada (aliran dana asing). Itu kan dilarang dan melanggar undang-undang,” kata Andi, saat dikonfirmasi, di kantor Presiden, Rabu (3/6). Baca Selengkapnya
Prabowo Penyumbang Dana Terbesar Untuk Kampanye
June 3, 2009 by pemiluindonesia.com

Prabowo Subianto
Calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto tercatat sebagai penyumbang dana terbesar untuk kampanye pilpres 2009 bagi pasangan Megawati-Prabowo yaitu Rp 15,005 miliar.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary, di Jakarta, Selasa, mengatakan, penyumbang terbesar dana kampanye pasangan Megawati-Prabowo berasal dari pasangan capres dan cawapres yang bersangkutan.
Baca Selengkapnya
Yudhoyono Mengaku Kesulitan Kumpulkan Dana Kampanye
June 1, 2009 by pemiluindonesia.com

Susilo Bambang Yudhoyono
Calon presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui tidak mudah mendapatkan dana dan logistik untuk keperluan kampanye. Ia menegaskan kemenangan dalam pemilihan presiden tidak diukur berdasarkan besarnya dana dan logistik kampanye.
Baca Selengkapnya
Survei Nielsen Biaya Iklan PKS & PDIP Lampaui Laporan ke KPU
April 29, 2009 by pemiluindonesia.com

Iklan Pemilu
PDIP laporkan dana kampanye ke KPU hanya Rp 10 miliar, sementara survei temukan?
Survei iklan yang dilakukan Nielsen Company menemukan hanya dua partai yang perkiraan biaya iklannya di bawah laporan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum. Nielsen menemukan biaya iklan enam partai jauh di atas laporan resmi ke KPU pada 24 April 2009 lalu.
Dua partai yang sesuai survei dengan laporannya adalah Partai Demokrat dan Partai Gerakan Indonesia Raya. Nielsen menemukan, sepanjang Juli 2008-April 2009, Demokrat membelanjakan total Rp 214,439 miliar dan Gerindra Rp 151,211 miliar. Pada KPU, Demokrat melaporkan dana kampanyenya Rp 243,8 miliar dan Gerindra lebih tinggi lagi Rp 308 miliar.
Baca Selengkapnya
Rp 3,7 Miliar Untuk Audit Dana Kampanye
April 26, 2009 by pemiluindonesia.com

Komisi Pemilihan Umum
KPU menganggarkan Rp 98 juta untuk mengaudit satu partai politik.
Komisi Pemilihan Umum menganggarkan Rp 3,7 miliar untuk mengaudit dana kampanye partai politik peserta pemilu. Audit ini rencananya akan dilakukan Kantor Akuntan Publik selama 30 hari.
“Untuk audit kita anggarkan Rp 98 juta per parpol,” kata Kepala Bagian Administrasi dan Hukum KPU, Ahmad Fayumi, di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu 25 April 2009.
Baca Selengkapnya
Laporan Dana Kampanye Paling Lambat 24 April
April 21, 2009 by pemiluindonesia.com

Ingin Tetap Jadi Peserta Pemilu Harus Laporkan Dana Kampanye
“Jika tak melapor dana kampanye, calon bisa gagal mendapatkan kursi.”
Kewajiban partai politik belum usai meski pesta demokrasi pemilu legislatif 2009 telah berakhir. Menurut Kepala Bidang Adminitrasi dan Hukum Komisi Pemilihan Umum, Ahmad Fayumi partai politik diminta segera menyetorklan laporan dana kampanye yang diterima.
“Paling lambat laporan diserahkan tanggal 24 April 2009,” kata Ahmad Fayumi di gedung komisi, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa 21 April 2009.
Baca Selengkapnya
