Bawaslu Laporkan 3 Capres ke Mabes Polri
November 11, 2009 by pemiluindonesia.com
Bawaslu
Badan Pengawas Pemilu melaporkan dugaan pelanggaran dana kampanye Pemilu 2009 oleh tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
Anggota Bawaslu yang datang Wirdyaningsih dan Agustiani Tio serta sejumlah stafnya. Baca Selengkapnya
Bawaslu: Ada yang Ditutupi KPU
November 11, 2009 by pemiluindonesia.com
Bawaslu
Badan Pengawas Pemilu menilai ada sesuatu yang ditutupi KPU terkait calon terpilih bermasalah. “Kami melihat ada sesuatu yang ditutup-tutupi, dari pemberkasan yang lambat sampai tidak mau diklarifikasi,” ujar anggota Badan Pengawas Pemilu, Wirdyaningsih, melalui sambungan telepon seluler, Sabtu, 12 September 2009. Baca Selengkapnya
Bawaslu: Kembalikan Kursi PDIP di Papua
November 10, 2009 by pemiluindonesia.com

Nur Hidayat Sardini
Badan Pengawas Pemilu merekomendasikan satu kursi Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Papua dikembalikan ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jika KPU tidak melaksanakan rekomendasi itu, ada ancaman pidana siap menanti. Baca Selengkapnya
Bawaslu: 3 Caleg Terpilih Tidak Penuhi Syarat
November 10, 2009 by pemiluindonesia.com
Logo Bawaslu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyatakan 3 dari 14 calon legislator terpilih bermasalah tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota DPR.
Ketiganya adalah Eri Purnomo Hadi, calon terpilih dari PAN pada Dapil Jawa Barat XI; Suwardjono HW dari Gerindra pada Dapil Jawa Tengah VIII; dan H. Achmad Dg Se’re dari PPP pada Dapil Sulawesi Selatan I. Baca Selengkapnya
Lolos ke DPR, Bawaslu Periksa Anggota BPH Migas
November 7, 2009 by pemiluindonesia.com
Bawaslu
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada hari ini melakukan pemeriksaan terhadap anggota BPH Migas Eri Purnomo Hadi. Pemeriksaan ini terkait keikutsertaan Eri dalam Pemilu Legislatif lalu yang dinilai bermasalah.
Seperti diketahui pejabat negara dilarang untuk ikut serta dalam Pemilihan Legislatif. Sementara oleh Bawaslu, Eri sebagai caleg DPR RI dari PAN diduga menutup-nutupi statusnya sebagai pejabat negara. Baca Selengkapnya
Bawaslu Tak Punya Bukti, 4 Caleg Siap Dilantik
October 28, 2009 by pemiluindonesia.com

Komisi Pemilihan Umum masih menunggu bukti administratif terkait empat calon legislator yang dinilai bermasalah oleh Badan Pengawas Pemilu.
“Kami meminta kepada Bawaslu untuk menunjukkan bukti. Atau yang bersangkutan terbukti pengurus BUMN, ya buktinya dari mana? Itu yang belum bisa ditunjukkan Bawaslu,” kata anggota KPU, Andi Nurpati di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2009). Baca Selengkapnya
Bawaslu Dukung KPU Tunda Pengumuman
October 24, 2009 by pemiluindonesia.com
Logo Bawaslu
Anggota Badan Pengawas Pemilu, Bambang Eka Cahya, mendukung KPU melakukan penundaan pengumuman penetapan perhitungan kursi DPR tahap ketiga dan calon legislator terpilih.
Bambang, Rabu 26 Agustus 2009, menambahkan pada prinsipnya KPU harus sudah mengumumkan penetapan perhitungan kursi dan calon legislator terpilih sebelum 1 Oktober. Baca Selengkapnya
Keberadaan Bawaslu Harus Dievaluasi
October 22, 2009 by pemiluindonesia.com
Logo Bawaslu
Indonesia Corruption Watch menilai keberadaan Badan Pengawas Pemilu harus dievaluasi. Selama ini keberadaan badan pengawas ini dinilai tidak efektif. Baca Selengkapnya
ICW: Bawaslu Tak Perlu Dipertahankan
October 22, 2009 by pemiluindonesia.com
Logo Bawaslu
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya selama pemilu. Karena itu Indonesia Corruption Watch (ICW) menganggap tidak perlu mempertahankan Bawaslu sebagai lembaga independen pengawas penyelenggaraan tahapan pemilu.
“Bawaslu tidak perlu dipertahankan karena tidak punya sense yang cukup kuat dan kinerja yang objektif terhadap pelanggaran pemilu, khususnya untuk dana kampanye,” ujar Wakil Koordinator ICW Adnan Topan Husodo dalam sebuah diskusi di kantor ICW, Kalibata Timur, Jakarta, Kamis (20/8/2009). Baca Selengkapnya
Bawaslu Dituding Mandul dan Tidak Profesional
October 22, 2009 by pemiluindonesia.com
Logo Bawaslu
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Terutama menindaklanjuti pelanggaran pemilu, khususnya menyangkut dana kampanye.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan dalam diskusi bertajuk Evaluasi Kinerja Bawaslu Terhadap Pengawasan Pelanggaran Dana Kampanye, di kantor ICW, Kalibata Timur, Jakarta, Kamis (20/8/2009). Baca Selengkapnya

