Pilkada Cilegon Memanas

pilkada

pilkada

Menjelang pilkada Kota Cilegon Provinsi Baten yang akan digelar 9 Mei suhu politik di kota itu kian memanas. Sejumlah pihak yang tidak bertanggung jawab mencoba memperkeruh situasi. Mereka menyebarkan kupon sembako palsu.

Ratusan warga dari beberapa wilayah kecamatan Cilegon, Sabtu 3 April 2010 dengan menggunakan sepeda motor dan mobil mendatangi kantor pasangan calon wali kota dan wakil walikota Cilegon, Helldy Agustian dan Djuher Arief alias HADE.

Kedatangan warga tersebut untuk menukarkan kupon pembagian sembako dan uang tunai sebesar Rp 100 ribu. Namun warga terpaksa harus gigit jari ternyata kupon yang mereka peroleh itu palsu.

Untuk mencegah tindakan anarkis warga yang mengetahui kupon pembagian sembako itu ternyata palsu, pihak HADE memberi penjelasan kepada ratusan warga yang terlanjur mendatangi tempat kerja Helldy Agustian.

Dudung warga Merak mengaku mendapat kupon tersebut Jumat malam dari seseorang. “Saya dikasih kupon saat di pangkalan ojek, ya saya nggak tau kalau kupon ini palsu,” kata dia dengan nada kecewa.

Warga yang berkumpul di kantor Helldy akhirnya membubarkan diri dengan tertib meskipun mereka merasa kecewa sebab mereka datang dari berbagai wilayah Cilegon dengan iuran untuk membeli bensin kendaraan yang disewanya.

Sementara Helldy Agustian mengatakan tindakan yang dilakukan oleh orang tang tidak bertanggung jawab itu merupakan fitnah terhadap dirinya. “Perbuatan itu merupakan black champaign serta fitnah terhadap saya,” kata Helldy.

Menanggapi adanya kejadian tersebut Panwalsu Kota Cilegon yang berada dil okasi lalu melakukan pengumpulan data dan barang bukti berupa kupon.

Ahrom anggota Panwaslu Kota Cilegon menegaskan pihaknya akan melakukan pengusutan terkait adanya kupon pembagian sembako palsu yang mengatasnamakan pasangan  HADE.

Dia menegaskan dalam kasus ini pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisan. Mengenai data, Panwaslu telah mengantongi nama penyebar kupon tersebut..

Terkait penyebaran kupon palsu tersebut, pihak Polres Cilegon berhasil menangkap Faturohman warga Kaligandu Kecamatan Purwakarta Kota Cilegon. Dari tangan lelaki pengangguran itu petugas menemukan ratusan lembar kupon pembagian sembako palsu yang berstempel pasangan Helldy Agustian dan Djuheri Arief. Faturoman nyaris dihakimi massa saat membagikan kupon tersebut di daerah Cikuasa Merak.

Menurut pengakuan Faturohman dirinya disuruh membagikan kupon tersebut di wilayah Ciwandan dan Merak oleh orang bernama Iw dengan imbalan uang sebesar Rp 100 ribu dan sebuah telepon genggam. Hingga saat ini Faturohman masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Cilegon.

sumber: Saputra | Cilegon• VIVAnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone