KPU Kediri Tak Keluarkan Hasil Penghitungan Sementara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Jawa Timur tidak mengeluarkan hasil penghitungan sementara pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat pada 12 Mei lalu.

“Kami tidak mengeluarkan hasil penghitungan sementara. Kami nanti akan mengumumkan hasil finalnya saja,” kata Ketua KPU Kabupaten Kediri, Agus Edi Winarto, di Kediri, Kamis.

Menurut dia, saat ini proses penghitungan suara di panitia pilkada tingkat kecamatan (PPK) masih berlangsung, kemudian hasil penghitungan di PPK akan disetorkan ke KPU.

“Mungkin kami bisa mengumumkan hasil final pada Senin (17/5) atau Selasa (18/5) mendatang,” kata Agus yang sudah dua periode menjabat Ketua KPU Kabupaten Kediri itu.

Sementara itu, Ketua Pokja Logistik dan Pendaftaran Pemilih KPU Kabupaten Kediri, M. Syamsuri, menambahkan meskipun pihaknya tidak mengeluarkan hasil sementara, namun masyarakat bisa mendatangi kantor KPU untuk melihat hasil rekapitulasi sementara.

“Di kantor kami ada rekapitulasi sementara yang dikeluarkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) RAPI (Radio Antar-Penduduk Indonesia). Masyarakat bisa melihatnya,” katanya.

Dalam penghitungan cepat yang dilakukan RAPI, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Haryanti-Masykuri, berhasil mengumpulkan 54,9 persen suara.

Perolehan suara pasangan istri pertama Bupati Sutrisno dan mantan camat itu mengalahkan perolehan suara pasangan Sunardi-Sulaiman Lubis yang hanya 39,9 persen.

Sementara itu istri kedua Bupati Sutrisno, Nurlaila, yang menjadi Cabup berpasangan dengan Cawabup Turmudi Abror, hanya meraup 8,4 persen suara dalam pilkada itu.

RAPI merekapitulasi perolehan suara dari setiap TPS yang berjumlah 2.600 unit yang tersebar di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri dengan memanfaatkan jaringan radio yang dimilikinya.

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil hitung cepat Pilkada Kabupaten Kediri. LSI mendudukkan pasangan Haryanti-Masykuri sebagai pemenang dengan perolehan suara 53,70 persen.

Sementara Sunardi-Sulaiman hanya 37,49 persen suara, sedangkan Nurlaila-Turmudi harus puas dengan hanya meraih 8,81 persen suara.

Dua istri Bupati Sutrisno, Haryanti dan Nurlaila, bertarung di ajang pilkada untuk memperebutkan jabatan yang akan ditinggalkan suaminya. Sutrisno sudah dua periode menjabat Bupati Kediri, yakni pada 2000-2005 dan 2005-2010.

Mereka juga harus bersaing melawan pasangan Sunardi-Sulaiman. Sunardi merupakan pengusaha di bidang agroindustri, sedangkan Sulaiman menjabat Wakil Bupati Kediri mendampingi Sutrisno selama lima tahun terakhir.

Sumber : antarajatim.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone