Perolehan Sementara Suara dan Kursi

Komisi Pemilihan Umum

Komisi Pemilihan Umum

Komisi Pemilhan Umum dilaporkan sudah menghitung sekitar 90 juta suara pemilihan umum legisllatif 9 April lalu. Data hasil penelitian Centre for Electoral Reform (CETRO) berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum Provinsi menunjukkan belum ada perubahan komposisi suara pada sembilan partai teratas.

Berikut perolehan sementara suara dan perkiraan jumlah kursi sementara yang diraih partai yang lolos Ambang Batas Parlemen (parliamentary threshold):

1. Partai Demokrat 18.257.010, 20,06 persen, 125 kursi, 25,35 persen

2. Partai Golongan Karya 13.256.953, 14,57 persen, 91 kursi, 18,46 persen

3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 13.489.602, 14,83 persen, 87 kursi, 17,65 persen

4. Partai Keadilan Sejahtera 7.086.394, 7,79 persen, 51 kursi, 10,34 persen

5. Partai Amanat Nasional 5.582.189, 6,13 persen, 42 kursi, 8,52 persen

6. Partai Persatuan Pembangunan 5.031.293, 5,53 persen, 35 kursi, 7,10 persen

7. Partai Kebangkitan Bangsa 4.759.383, 5,23 persen, 26 kursi, 5,27 persen

8. Partai Gerakan Indonesia Raya 4.126.801, 4,54 persen, 22 kursi, 4,46 persen

9. Partai Hati Nurani Rakyat 3.413.863, 3,75 persen, 14 kursi, 2,84 persen

Total suara yang sudah dihitung: 90.990.626, sedangkan jumlah kursi yang telah dihitung 493 kursi. Masih ada sisa 35 kursi yang dihitung di tingkat provinsi. Hasil ini adalah penghitungan atas 26 provinsi dan 66 daerah pemilihan.

Sumber: Penelitian Centre for Electoral Reform berdasarkan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum Provinsi

8 Responses to Perolehan Sementara Suara dan Kursi

  1. uchyl May 7, 2009 at 1:41 am

    hidup GOLKAR,,,,
    hidup JK
    JK andalan bangsa di masa skr dan masa yg akan dtng
    maju terus bapak JK

  2. uchyl May 7, 2009 at 1:55 am

    masyarakt indonesia membthkan pemimpin yg tegas, cerdas, dan cermat kiat situasi.
    JK adalah solusinya

  3. bunga_septia May 7, 2009 at 1:49 pm

    Wah siapa bilang JK solusinya?Yang benar JK maslahnya.Golkar dari 24,… % di 2004 kok hanya 14,..% ni bagaimana?Kalo memang JK solusinya, pasti rakyat memilihnya, kenyatanya apa?Tidak usah menyangkut partai lain dulu, kita lihat internal Golkar dulu.Selama Golkar dikuasai ‘genk pedagang” ya mungkin 2014 Golkar hanya meraih 10% ( turun lagi ), kenapa?Ya cara pandang pedagang sama politikus ya bedda,padahal yang digarap sekarang adalah area politik ( Golkar ). Kalo JK masih di Golkar, slmat tinggal Golkar 2014.

  4. Rasya May 7, 2009 at 8:12 pm

    Ewako JK-WIN !!!! Masyarakat Sulsel dan Indonesia masti akan mendukungmu !!! “LEBIH CEPAT LEBIH BAGUS”

  5. Rahmat May 11, 2009 at 8:17 am

    1MAJU JK-WIRANTO, DIPUNDAKMU ADA TANGGUNG JAWAB YANG LEBIH DARI SEMUANNYA.
    2. BOLEH NGAK NGOMONG BILA DIMASA DATANG PARTAI2 CUKUP YANG LOLOS .P.T. AJA, YANG LAIN LEGOWO KEMBALI BERBAUR

  6. aminudin May 11, 2009 at 12:54 pm

    rakyat jgn terlalu banyak dijanjikan sesuatu hal yg omong kosong belaka, tapi rakyat perlu bukti dan makan.

  7. tsubowo May 11, 2009 at 6:09 pm

    JK dan WiN adalah dua nakhoda dalam satu perahu, begitu juga bila Mega dgn Prabowo, perahu akan terombang ambing oleh dua tujuan yg berbeda. Hal ini pernah terjadi pd pemerintahan Gusdur dan Mega, cuman prediksi saja lho!.

  8. jajan July 8, 2009 at 9:59 am

    8 juli nyonntreng kalau binggung contreng aja semua simpelkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone