PDIP Sementara Masih Unggul

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

Komisi Pemilihan Umum menyatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memperoleh 19,14 persen suara dalam rekapitulasi sementara perolehan suara nasional.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Komisi Pemilihan, Partai Banteng memperoleh 6,135 juta suara dari total 32,057 suara yang masuk dari 13 provinsi yang telah disahkan.

Partai Demokrat berada di posisi kedua dengan perolehan 5,469 juta suara atau 17,06 persen suara. Posisi ketiga ditempati Partai Golkar dengan 4,616 juta suara atau 14,40 persen.

Direktur Eksekutif CETRO, Hadar Nafis Gumay, mengatakan besar kemungkinan perolehan suara ini berubah. “Masih ada kemungkinan berubah karena baru 13 provinsi yang dihitung,” kata Hadar di Media Center Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (1/5).

Menurut Hadar, provinsi yang rekapitulasi suaranya disahkan juga merupakan basis massa PDI Perjuangan, misalnya Jawa Tengah dan Bali. “Bisa jadi di daerah lain PDI Perjuangan tak unggul,” katanya.

Peneliti CETRO, Fahmi Ismail, memperkirakan perolehan kursi PDI Perjuangan lebih sedikit ketimbang Demokrat. Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan provinsi yang diolah CETRO, Ismail memperkirakan PDI Perjuangan mendapat 45 kursi dari 31 pemilihan dan Demokrat memperoleh 49 kursi, sementara Golkar memperoleh 40 kursi.

Hadar Gumay mengatakan perolehan kursi Demokrat lebih banyak karena penyebaran suara partai itu merata di semua daerah pemilihan, sedangkan suara PDI Perjuangan cenderung besar di daerah tertentu saja.

Perolehan suara, Hadar melanjutkan, sebenarnya tak menjamin perolehan kursi. Ia mencontohkan, pada Pemilihan 2004 Partai Kebangkitan Bangsa merupakan partai pengumpul suara terbanyak ketiga. Tapi, dalam penghitungan kursi, PKB hanya berada di tempat kelima karena di sejumlah daerah pemilihan partai ini tak mampu memenuhi bilangan pembagi pemilih.

“Nah, Demokrat ini dapat kursi di daerah pemilihan yang harga kursinya tak semahal daerah pemilihan lain di mana PDI Perjuangan memperoleh kursi,” katanya,.

Sumber :Pramono tempointeraktif

8 Responses to PDIP Sementara Masih Unggul

  1. Simpatisan Demokrat May 2, 2009 at 12:11 pm

    mmmm, jangan senang dulu , ini masih beberapa provinsi . tunggu hasil akhirnya :P

  2. tsubowo May 2, 2009 at 12:47 pm

    Ini strategi kpu utk menenangkan banteng gile yg menggembar gemborkan adanye kecurangan srt suare bile kaleh.

  3. d2 May 2, 2009 at 8:43 pm

    ahhh…..kalo si pdip menang saya mo protes ttg kecurangan pemilu,..di tempat saya ,..saya sekluarga nga ada di dpt,.padahal dah 20 taon,.mo cotreng Demokrat nga bisa……….kalo tuh partai dpt 20% pemilu ulang,…sesuai dgn kata2 para jendral2 orba,..ini pemilu yg paling buruk….kalo pdip menang,….makan tu kata2 lu jendrallll

  4. padmo May 3, 2009 at 2:29 am

    Mari berpikir cerdas dan melek hukum. Pemilu memang kacau, mestinya penyelenggara bertanggung jawab. Adanya saksi pada pemilu digunakan untuk kontrol agar berjalan Jurdil. Untuk membuktikan itu kecurangan atau kesalahan administrasi, hanya hukum yang dapat menentukan. Hukum itu tidak memandang kalah atau menang, tetapi adanya kepastian.
    Kalau masalah keberhasilan, kita tengok kebelakang dan mengingat apa yang kita rasakan. Katanya, pemberantasan koropsi berhasil, mestinya uang negara bisa untuk manggun rakya, sehingga rakyat gampang cari uangt. Katanya pertumbuhan ekonomi lebih baik, tetapi kok hidup tambah sulit. katanya Indonesia terpuruk karena krisis Amerika, tetapi kalau Amerika maju kok kita juga tidak maju. Jaman pak Harto saja katanya penuh korupsi, tetapi cari uang kok mudah dan bernilai lagi. Katanya UUD tanah dan segala isinya untuk rakyat, tapi kenapa minyak mahal. Katanya memikirkan rakyat, tapi kenapa kaki lima digusur dengan tidak manusiawi. Hebat kan Indonesia.

  5. Anak Bangsa May 3, 2009 at 11:20 pm

    ABANG-ABANG, MPOK2….. BERSIKAPLAH YANG TENANG….KITA TUNGGU SAJA HASIL AKHIRNYA…JANGAN SALING TUDING….. PERCAYA TAKDIR DARI ALLAH…KALO PERBUATAN KEMARIN ADA YG CURANG….YUK KITA DOAKAN AGAR ALLAH MEMBUKA SEMUANYA… MENDINGAN KITA YANG DIBAYAH MIKIRIN RAKYAT KITA (SESAMA RAKYAT) PARA PEMIMPIN LAGI PUSING MIKIRIN KEKUATAN MASING2, JANGAN SAMPAI KITA YANG SAAT INI SEDANG DILUPAKAN…….IKUT TERBAWA OLEH ULAH MEREKA…TETAP AJA KITA HARUS MAKAN…..EMANG MEREKA MAU NANGGUNG MAKAN KITA……ANAK KITA….KELUARGA KITA ????????????? BARANGKALI KITA LEBIH CERDAS DARIPADA MEREKA SEMUA…AMIN…..

  6. b. adibowo May 4, 2009 at 10:14 am

    Waktu kampanye….semua caleg partai pada hambur2kan uang tuk bikin macem2 sarana kampanye, terkesan uangnya berlimpah, padahal masih banyak banget rakyat miskin yg tidak bisa makan waktu itu….begitu sadisnya engkau caleg, Bila sudah duduk di kursi dewan, apakah engkau akan ingat ama rakyat yg dulu memilih anda ?????? saya yakin bahwa anda tidak akan ingat kami yang miskin….betapa sedihnya rakyat miskin, dulu mereka itu pengangguran skr sdh duduk di kursi dewan….JADI KITA ORANG MISKIN DAN PENGANGGURAN INI DENGAN SADAR TELAH MENCARIKAN PEKERJAAN BUAT PENGANGGURAN UNTUK DUDUK DI KURSI DEWAN…..PENGANGGURAN MENCARIKAN PEKERJAAN BUAT PENGANGGURAN, kata iklan di TV ”SUARA ANDA MENENTUKAN MASA DEPAN BANGSA” gue dak setuju, yang bener adalah ”SUARA ANDA MENENTUKAN MASA DEPAN CALEG” bisa dapet gaji dan fasilitas enak….nah kita yg miskin dan pengangguran ini tetep aja miskin n blangsak yg kerjaannya tiap hari hanya ngelihatin anggota dewan yg lagi pada pulang pakai mobil dan makan di restoran….tragis….sediiiiih.
    Megawati sukarno putri yg iklan elo ”kalo elo jadi presiden SEMBAKO MURAH”…elo ama aja mo ngebunuh para petani…..mateeeklah petani gara2 program elo, elo kagak bisa ngresain spt gue yg bapak gue petani,….. gue kagak bakal milih elo,

  7. bunga_septia May 4, 2009 at 1:14 pm

    Ass. Nah kan moncong putih senyum2, gak sesuai moncongnya semalam karena dapat 14%, sekarang dapat 19% gak banyak nyolot masalah DPT.KAlo mau partai lain kan bisa nyolot karena suaranya berubah, tapi kan diam saja karena sudah menyerahkan sepenyuhnya kepada KPU , prtai tinggal ngawasi aja. Ya, namanya kebo, kalo diajarkan yang baik2 memang susah nerimanya, maunya nyeruduk aja.Beda kan sama partai2 yang memang dewasa dan mau maju, seperti demokrat, pks, pan, ppp. Kalo kebo item, jangan harap deh bisa maju, selama kacung2nya preman jalanan.

  8. andy May 11, 2009 at 12:03 pm

    Di negara kita terlalu banyak orang pintar,pintar ngomong,pintar menjelekan orang lain,pintar caci maki dan pintar yang lainnya,maka kita berpikirlah yang jernih siapa sih yang memberi anda makan,sby,jk,mega atau siapa deh sebutin kalau bisa,maka dari itu kalau kita mau berpikir yang kasih kita makan ya diri kita sendirilah emangnya kalau lu kagak kerja bisa makan lu,ngapain kita ribut2 tentang mrk biarlah mrk ribut yg penting besuk kita masih bisa makan apa tdk itu yg lebih penting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone