KPU Pangkas Anggaran Pelantikan DPR/DPD

November 11, 2009 by pemiluindonesia.com 

Komisi Pemilihan Umum akan memangkas anggaran untuk pelantikan anggota DPR dan DPD terpilih yang jatuh pada 1 Oktober mendatang.

“Tentunya nanti pengadaan jas untuk para anggota DPR dan DPD terpilih tidak ada,” ungkap anggota KPR Andi Nurpati di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2009).

Item yang akan dilakukan penghematan selain jas antara lain, transportasi. Awalnya anggaran transportasi ini masih menggunakan tiket, sedangkan sebagian besar anggota terpilih berdomisili di Jakarta, sehingga transportasi lokal.

Selain itu, anggaran untuk penginapan pun akan diperketat dengan cara membuka tender bagi sejumlah hotel.

“Hotel itu yang bisa dihemat, biayanya besar. Penginapan ini untuk 560 anggota DPR ditambah 132 DPD. Kalau per hari saja misalnya hotel ini kurang lebih satu juta, jadi dikalikan sekian. Itu memang harus dilakukan tender, tidak bisa penunjukkan,” imbuhnya.

Melalui proses tender ini, lanjutnya, akan ada efisiensi anggaran. Tercatat, sudah ada lima perusahaan yang melakukan tender. Menurut Andi, tentunya harga termurah yang akan dipilih.

Agenda saat di penginapan nanti, kata dia, pemberian pembekalan dalam rangka pelatihan. Salah satunya penjelasan dari KPK.

Dia juga menekankan bahwa KPU hanya membiayai satu orang anggota dewan, tidak dengan keluarganya. “Ini dari biaya APBN,” tuturnya.

Andi berjanji, semaksimal mungkin KPU melaksanakan penghematan anggaran. Oleh karena itu KPU membatasi acara mulai 28 September hingga 2 Oktober.

“Setelah itu menjadi tanggung jawab DPD dan DPR. Bagaimana menempatkan anggota ini ke perumahan dengan segera, bukan menjadi ranah KPU tapi DPR dan DPD,” tandas dia.

Sumber : Okezone
Kamis, 10 September 2009 - 14:05 wib
Taufik Hidayat

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2009
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved