Hanura Minta Putusan MA Dieksaminasi

Partai Hati Nurani Rakyat

Hakimnya yang memutuskan perkara perlu diperiksa oleh Komisi Yudisial.

DPP Partai Hanura mendorong agar putusan Mahkamah Agung tentang peraturan KPU mengenai tata cara pembagian kursi DPR hasil Pemilu Legislatif 2009 segera dieksaminasi oleh Ketua Muda MA Bidang Pengawasan.

“Dan hakimnya (yang memutuskan perkara) perlu diperiksa oleh Komisi Yudisial,” kata Jogi Suhandoyo, juru bicara Partai Hanura, di Jakarta.

Partai Hanura merupakan satu dari empat partai yang sepakat melawan putusan MA itu. Sebab, jika KPU sampai menjalankan putusan itu, maka perolehan kursi hasil Pemilihan Legislatif mereka di Parlemen akan berkurang.

Suhandoyo mengatakan putusan MA itu pantas diteliti majelis kode etik hakim di Komisi Yudisial karena kontroversi.

“Putusan itu menggelikan karena untuk pemohon pertama (PDIP) ditolak,” katanya. “Sedangkan pemohon kedua yang kebetulan calon legislator dari partai pemenang (Demokrat) dikabulkan,” katanya.

Suhandoyo mengatakan putusan itu merupakan preseden buruk bagi citra peradilan di Indonesia karena putusan uji materiil itu telah melampaui kewenangan Mahkamah Konstitusi.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 10/2008 adalah otoritas MK untuk menyelesaikan perselisihan hasil Pemilihan Umum.

Suhandoyo menilai jika alasan MA ikut menangani Pemilu karena yang diuji materiil adalah adalah keputusan KPU, maka itu merupakan bentuk kesewenang – wenangan hakim MA dan intervensi  terhadap kewenangan MK.

DPP Partai Hanura akan terus memperjuangkan perlawanan terhadap putusan MA agar ada kepastian hukum di Indonesia.

“Jangan nodai pesta demokrasi ini dgn cara-cara terselubung yang merampas hak politik dari partai yang mungkin dianggap duri di dalam melanggengkan kekuasaannya,”  kata Suhandoyo.

SUmber :  Siswanto, Bayu Galih • VIVAnews

One Response to Hanura Minta Putusan MA Dieksaminasi

  1. rakyat_peduli September 2, 2009 at 3:20 pm

    MA dan MK memang biang kerok, katanya diisi oleh para hakim yg hebat, tetapi kenyataannya keputusan2 nya kontroversil saling bertolak belakang, shg membingungkan KPU maupun rakyat dan membuat gesekan antar wakil rakyat terpilih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone