Tim SBY-Boediono Dapat SMS Ketua KPU Ditekan

July 8, 2009 by pemiluindonesia.com 

Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary

Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary

Abdul Hafiz ditekan sehingga menuruti keinginan tim sukses capres mendatangkan komputer.

Sekretaris Tim Kampanye Susilo Bambang Yudhoyono, Marzuki Alie, mengaku menerima short message service dari seorang anggota Komisi Pemilihan Umum. Isi SMS itu menyampaikan perihal Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary yang ditekan Tim Kampanye calon presiden lain.

Anggota KPU itu menyatakan Hafiz menuruti begitu saja keinginan tim kampanye calon presiden lain yang ingin mendatangkan komputer untuk menelisik Daftar Pemilih Tetap. Persetujuan Hafiz itu diperoleh tanpa melalui rapat pleno.

“Dia bilang (membacakan SMS tersebut) kesalahan terbesar ketika ketua kami berhasil ditekan, tanpa pleno. Saya amat kecewa,” kata Marzuki di kantor Badan Pengawas Pemilu, Jakarta, Selasa 7 Juli 2009.

SMS itu menurut Marzuki semakin menegaskan bahwa penemuan 10 juta kesalahan dalam DPT itu tidak masuk akal. “Kesalahan 10 juta di DPT ditemukan hanya dalam 24 jam itu pembodohan. Saya lihat mereka (relawan) mengerjakannya manual,” kata Marzuki.

Semalam, Tim Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto mendatangkan 200 komputer ke kantor KPU untuk memeriksa DPT. Namun keterbatasan tempat membuat hanya 80 komputer yang bisa dinyalakan.

Sumber:  Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam • VIVAnews

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

One Response to “Tim SBY-Boediono Dapat SMS Ketua KPU Ditekan”

  1. dera on July 8th, 2009 12:30 pm

    Di negara2 orang sih udah dipecat melihat cara kerja KPU yg lamban. Selama ini byk kejanggalan2 yg aneh pd KPU, Masa bikin iklan sosialisasi, contrengnya ke no.2, lucu. Yg kedua, Knp KPU tdk mau menyerahkan data2 DPT, kan bkn Rahasia negara. Sekarang mengeluh ditekan oleh tim sukses 2 capres lain krn mslh DPT, wajar donk klo memang bener. Sehrsnyakan itu tugas KPU. Mkn gaji buta donk selama ini. Or dikebiri sm Tim2 sukses yg sedang berkuasa sekarang? Sehrsnya diganti tuh orang2 KPUnya, pemerintahan itu hrs tegas klo memang tdk mengintimidasi KPU & membyr Lembaga2 survei utk menggiring rakyat utk memilih penguasa sekarang yg pengecut, kerjanya plintat plintut & cm cr simpati. Jgn membodohi rakyat yg sebgian pengetahuannya sgt minim. Kasihan, Gentle donk.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) , Pilkada, Pemilukada Indonesia
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved