SBY-Boediono Paling Banyak Serang Mega-Prabowo

June 30, 2009 by pemiluindonesia.com 

SBY - Mega - JK

SBY - Mega - JK

Meski paling banyak mendapatkan serangan kampanye negatif (Negative Campaign), pasangan SBY-Boediono ternyata penyumbang terbesar serangan terhadap kubu Mega-Prabowo melalui media massa.

Strategy Public Relation melansir 85,1 persen berita yang bermuatan kampanye negatif terhadap Mega-Prabowo disumbang oleh kubu SBY-Boediono. Sementara kubu JK-Wiranto hanya menyumbang 3 persen bagi kampanye negatif Mega-Prabowo.

Sebaliknya, berita yang bermuatan kampanye negatif terhadap SBY-Boediono ternyata sumber terbesarnya dari JK-Wiranto yaitu 52,1 persen. Sumber dari kubu Mega-Prabowo sebesar 45,4 persen,” papar Direktur Strategy PR, Ali Nurdin saat memberikan keterangan pers di Restoran Omah Sendok, Jalan Empu Sendok, Kebayoran Baru Jakarta, Senin (29/6/2009).

Sementara itu, berita-berita yang berisi kampanye negatif terhadap JK-Wiranto bersumber dari kubu SBY-Boediono dengan prosentase 79,8 persen. Adapun kubu Mega-Prabowo hanya menyumbang 4,5 persen.

Dengan demikian Mega-Pro dan JK-Wiranto hampir tidak pernah saling serang,” tambah Ali.

Untuk kategori diserang dan menyerang, kubu Mega-Prabowo lebih banyak melontarkan kampanye negatif ketimbang menerima, yaitu 78 berita menyerang dan 67 berita diserang. Kubu SBY-Boediono lebih banyak menerima kampanye negatif meski banyak juga melontarkan kampanye negatif, yaitu 128 berita menyerang dan 163 berita diserang.

“Sedangkan JK-Wiranto memiliki porsi seimbang antara diserang dan menyerang. 89 berita menyerang dan diserang,” tukas Ali.

Strategy PR melakukan riset terhadap pemberitaan sejumlah media cetak dan online untuk mengetahui isu-isu, sumber dan para pihak yang terkena kampanye negatif. Dari delapan koran terbitan Jakarta dan tiga media online, sebanyak 1.689 berita yang terbit antara 1 Juni hingga 22 Juni 2009 dianalisa. (hri)

Sumber : Amirul Hasan - Okezone

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Lainnya

Komentar

8 Responses to “SBY-Boediono Paling Banyak Serang Mega-Prabowo”

  1. Sato on June 30th, 2009 7:21 am

    Yah yang namanya Incumbence pasti jadi sasaran terus, lanjutkan kemenangan satu putaran

  2. grt on June 30th, 2009 10:51 am

    SBY-Boediono Paling Banyak Serang Mega-Prabowo SBY-Boediono Paling Banyak Serang Mega-Prabowo

    Apa kagak salah tulisan diatas?? ( masyarakat menilai sebaliknya?)

  3. Aria_Putra on June 30th, 2009 12:53 pm

    Iya tuh.Iseng banget berita nya.Menurut masyarakat justru kubu JK DAN MEGA yg paling banyak menyerang Kubu SBY yang santun.Biar lah,hanya Tuhan yang Maha Tahu.Mudah2an mereka Insyaf Dan mau berubah.Amin Ya Robbal Alamin.LANJUTKAN!!!

  4. ebeth on June 30th, 2009 1:58 pm

    sudah menunjukkan adanya indikasi pilpres akan berlangsung 2 putaran

  5. rakyat aja on June 30th, 2009 2:52 pm

    Ya iyalah Mega-Pro & JK-Win ga saling serang … orang mereka koalisi kok. Yg ada koalisi mereka yg sepakat menyerang SBY-Boedino.
    Dari sana kita udah bisa liat dan menentukan pilihan, capres-cawapres mana yg paling bermartabat & berbudaya Indonesia serta negarawan sejati. Pastinya No. 2, kami dukung sepenuhnya … Lanjutkan!

  6. Barong landung on June 30th, 2009 9:37 pm

    - No.1 halus lenggat lenggut, tidak punya program yang jelas, sementara wakilnya sangat berambisi, penuh gairah dan bersemangat, program-programnya nyata.
    - No.2 maupun wakilnya sama-sama klemak klemek hanya mengandalkan pesona dan kharismanya.
    - No.3 gesit dan cepat dengan program2 entah benar atau salah, wakilnya agak lembek mirip dengan No.1.
    - Jadi alangkah baiknya kalau <>

  7. tama on July 1st, 2009 3:16 am

    Presiden jgn selalu diganti-ganti dech. Capek dech.
    No. urut 1 Dua-duanya terlalu obsesi jadi RI 1. Kampanyenya terlalu muluk & terkesan lagi mimpi. Bangun oeeeiiiiiii.
    No.urut 2 Saya rasa selama beliau memimpin Indonesia mengalami perubahan yg signifikan. Walaupun ada segala gejolak/rintangan dapat diredam sehingga tidak berdampak drastis, krisis global tahun 2008 apakah dampaknya terasa kali?
    No. urut 3, Capresnya mengkritik kinerja pemerintah skrg, apakah beliau tidak mempunyai andil dalam hal ini? (Ingat : ybs adalah Wapresnya) Wapresnya terlalu gemulai. (Cocoknya jadi biduan aja).

  8. Satochid on July 1st, 2009 7:45 am

    Pilihan partai boleh berbeda, tapi presiden tetap SBY yang Super BoY
    Diserang malahan menjadikan kita kenal pribadi lawan yang belum matang berpolitik. Lanjutkan satu putaran

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) , Pilkada, Pemilukada Indonesia
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved