Mega-Prabowo Minta Pemilu Dua Putaran

July 30, 2009 by pemiluindonesia.com 

Megawati - Prabowo

Megawati - Prabowo

Pasangan Megawati-Prabowo meminta Mahkamah Konstitusi membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang menetapkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sebagai pemenang pemilihan umum.

Arteria Dahlan, salah satu kuasa hukum Mega-Prabowo, mengatakan terjadi penggelembungan suara untuk pasangan nomor urut dua, Yudhoyono-Boediono, sebesar 28.658.634 suara.

“Kami pikir suara itu didapat tidak dengan sah atau setidak-tidaknya tidak patut dijadikan komponen penghitungan suara pasangan nomor dua,” kata Arteria, usai mendaftarkan gugatan sengketa pemilihan umum presiden dan wakil presiden di Mahkamah Konstitusi, Selasa (28/7).

Menurut Arteria, suara yang benar untuk pasangan nomor urut dua adalah 45.215.927 suara atau hanya memperoleh 48,7 persen. Yudhoyono-Boediono oleh Komisi Pemilihan ditetapkan mendapat 73.874.562 suara.

“Kami tidak meminta ada penambahan suara pasangan Mega-Prabowo,” kata dia. Dengan asumsi itu, lanjut Arteria, pemilu presiden harus dilaksanakan dua putaran.

Dalam permohonannya, tim hukum Mega-Prabowo juga meminta Komisi Pemilihan menggelar pemilihan ulang di seluruh Indonesia atau setidak-tidanya di 25 provinsi.

Sumber : SUTARTO  tempointeraktif

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

6 Responses to “Mega-Prabowo Minta Pemilu Dua Putaran”

  1. anto on July 30th, 2009 3:47 pm

    rakyat udah capek
    Apalagi wong cilik
    Nantti lbur lg
    Otomtis ga da pnghslan
    Besok mau mkn apa ya?

  2. Agung on July 31st, 2009 2:13 am

    HANYA memperoleh 48,7 persen. Ini jumlah suara yang benar untuk pasangan nomor urut 2 ( SBY-Boediono), menurut kuasa hukum Mega-prabowo. Ini artinya, pasangan nomor urut 2 ya tetap saja unggul dalam hal perolehan suara.
    Sebenarnya, Mbak Mega yang hatinya baik dan penuh kasih sayang, juga mengakui dalam hati bahwa Rakyat lebih memilih SBY untuk menjadi Presiden ketimbang dirinya. Lha tapi kenapa kok tetep wae menggugat? Yo embuh ! Padahal… ” wani ngalah luhur wekasane..”

  3. rakyat_peduli on August 1st, 2009 5:41 pm

    Pasangan Mega hanya menang di bali; pasangan JK menang di sulsel sultra dan gorontalo, selebihnya dimenangkan oleh pasangan SBY.
    Fakta di lapangan juga menunjukkan hampir di setiap TPS semua tingkat RT dan kelurahan dimenangkan oleh SBY, ini berarti pilihan rakyat yg demokratis telah melakukan pilihannya untuk pasangan SBY. Bila pasangan Mega tdk menerima hasil pilpres yg demokratis ini, berarti beliau memang calon pemimpin yg berjiwa arogan (red diktator) yg kontra demokratis.

  4. Simbolon on August 1st, 2009 8:00 pm

    Mohon Ibu Mega & Bpk Prabowo berjiwa besar menerima kenyataan bahwa bagaimanapun juga SBY-Boediono lebih unggul, ini fakta.
    Ibu Mega & Bpk Prabowo masih ada kesempatan pada Pilpres 2014 , kembangkan budaya menerima kekalahan dengan memberi ucapan selamat kepada yang pihak menang.

  5. si gundul on August 4th, 2009 3:44 am

    Saya juga mau 2 putaran..

  6. Imanuel gilbertus. on August 10th, 2009 10:13 pm

    Saya membenarkan pasangan n0mer urut 1 meminta kpu mengadakan pilpres putaran ke 2.,di daerah kami pasangan no urut 2 tidak di gubris masyarakat karna di dalam era pemerantahannya SBY telah mengecewakan kaum bawah.,kami dari cilacap siap mendukung mba MEGAWATI SOEKARNO PUETRI.dalam pilpres putaran ke 2.,dan saya mau ngomong masalah IR SOEKARNO,tanpa adanya IR SOEKARNO,indonesia mau jadi negri orang.,HIDUP MEGA PRABOWO.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) , Pilkada, Pemilukada Indonesia
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved