KPU Jelaskan Keterlibatan IFES
July 16, 2009 by pemiluindonesia.com

Andi Nurpati
“IFES tidak intervensi, itu (tudingan) terlalu jauh.”
Anggota KPU, Andi Nurpati, membantah dugaan ada campur tangan dari lembaga International Foundation of Electoral System (IFES) dalam proses penghitungan suara Pemilihan Presiden.
“IFES tidak intervensi, itu (tudingan) terlalu jauh karena sistem penghitungan sudah diatur KPU,” kata Andi di kantor KPU, Rabu 15 Juli 2009.
IFES ialah organisasi nirlaba asal Amerika Serikat. Lembaga ini menyokong KPU untuk tabulasi elektronik dengan memanfaatkan teknologi pesan pendek (SMS). Mekanismenya, pengiriman data hasil Pemilihan Presiden, dilakukan oleh ketua-ketua KPPS dari tiap TPS, melalui SMS.
Bawaslu meminta penjelasan dari KPU soal keterlibatan IFES setelah mendapat pengaduan dari tim sukses pasangan calon presiden dan wakil presiden, Megawati Soekarnoputri-Prabowo.
Andi membantah bahwa IFES ikut olah data yang masuk dari KPPS. Menurutnya, KPU memang menempatkan server di gedung Cyber. Alasannya di KPU sudah tidak memadai untuk menempatkan alat itu. “Tapi meski begitu, tetap sepenuhnya yang mengelola KPU.”
Andi juga membantah dugaan KPU telah menerima cash money dari lembaga penyandang dana di luar pemerintah.
Mengenai alasah hanya memilih operator Telkomsel sebagai provider tabulasi elektronik, Andi mengatakan kebijakan itu diputuskan oleh IFES sebagai penyandang dana.
“Keinginan KPU sih banyak provider, seperti Indonesat, XL, tapi kesanggupannya hanya satu itu.”
Sumber : Siswanto, Suryanta Bakti Susila • VIVAnews













Komentar
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan