Kalla: Usulkan Adanya Pegawai Nasional

July 3, 2009 by pemiluindonesia.com 

Jusuf Kalla

Jusuf Kalla

Calon Presiden M Jusuf Kalla memunculkan gagasan adanya pegawai nasional untuk golongan tertentu untuk menghindari permasalahan akibat adanya otonomi daerah.

“Secara nasional kita harus ada pegawai nasional. Untuk pegawai golongan empat harus jadi pegawai nasional,” kata Capres Jusuf Kalla pada debat calon presiden putaran terakhir yang dipandu oleh Dekan Fisipol UGM Pratikno di Jakarta, Kamis.

Menurut Kalla, pegawai nasional tersebut bisa berpindah-pindah secara nasional. Dengan demikian, tambah Kalla, tidak ada pengotak-kotakan birokrasi.

Dalam perdebatan soal netralitas birokrasi Kalla mengakui bahwa terkadang birokrasi tidak bisa netral akibat rembesan dari demokrasi yang partisan.

Namun Kalla meminta agar para Kepala Daerah, gubernur, bupati, wali kota dan legislatif bisa menjalankan demokrasi dengan jujur dan disiplin.

“Politisasi birokrasi ini akibat rembesan-rembesan dari demokrasi yang partisan,” kata Kalla.

Untuk itu, Kalla mengharapkan semua lembaga negara bisa berfungsi dan menjalankan kewenangannya sesuai dengan alur-alurnya.

“Birokrasi jangan ikut keseret politik supaya bisa melayani masyarakat,” kata Kalla. (*)

Sumber : antara

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

One Response to “Kalla: Usulkan Adanya Pegawai Nasional”

  1. Satochid Sosrodiredjo on July 6th, 2009 5:58 am

    Nomor satu adalah mensejahterakan rakyatnya dengan meningkatkan kemampuan untuk meniadakan ketidak mampuan untuk berkembang.
    Ekonomi dan hubungan kemanusiaan serta karakter bangsa yang paling utama harus kita perharikan baru pegawai nasional bolehlah. Ingat kita butuh persatuan yang didasari kepentingan rakyat dan kemakmuran bangsa.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2009
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved
Astaga.com Lifestyle on the net