Partai Amanat Nasional


Partai Amanat Nasional


Ketua Umum : Soetrisno Bachir
Sekretaris Jendral : Zulkifli Hasan

Kantor DPP
Alamat : Rumah PAN Jl. Warung Buncit Raya No.17
Jakarta Selatan
Telp     : 021-7975588
Fax      : 021-7975632

Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2009 : 9

Website : http://www.pan.or.id/

Visi
Dalam hal pembangunan masyarakat, Partai Amanat Nasional mencita-citakan suatu masyarakat Indonesia yang demokratis, berkeadilan sosial, mandiri, dan cerdas. Dalam hal pemerintahan, Partai Amanat Nasional menentang segala bentuk kediktatoran, totalitarisme, dan otoriterisme, karena berlawanan dengan harkat dan martabat manusia, memasung kebebasan, dan menghancurkan hukum.

MENULARKAN INSPIRASI KEMANDIRIAN

KEMANDIRIAN merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus dikerjakan bangsa ini. Jika tidak, bangsa ini akan terpuruk lebih dalam lagi. Partai Amanat Nasional mencoba menularkan inspirasi yang bisa mendorong rakyat negeri ini untuk mandiri.

Bayangkan saja, sumber daya manusia Indonesia yang andal dan kekayaan alam yang melimpah yang dimiliki bangsa ini, kok, belum bisa menjadi sinergi untuk memakmurkan rakyat. Inilah problem kemandirian kita,” ujar Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir ketika ditemui di rumahnya di Pondok Indah, Jakarta, pekan lalu, di tengah suasana penyusunan daftar calon anggota legislatif sementara.

Anda berbicara soal kemandirian, sampai di mana kemandirian diterapkan di PAN?

Sebagai partai, PAN yang lahir pada era reformasi ingin memberikan bukti bahwa kemandirian itu bisa dilakukan. Banyak hal yang sudah kita lakukan, mulai membangun jaringan usaha antarkader sampai menyempurnakan mekanisme demokrasi di PAN. Itu sebabnya PAN memelopori suara terbanyak, sebagai bukti bahwa PAN memberikan kesempatan yang sama kepada semua kader partai untuk bersaing.

Secara politik, kita memberikan banyak kewenangan kepada daerah. Misalnya pemilihan bupati/wali kota cukup sampai tingkat provinsi, tidak perlu sampai ke pusat, kecuali ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan sehingga perlu konsultasi ke pusat. Harapannya, mereka bisa mengambil keputusan strategis sehingga ketika kader partai memimpin daerahnya sudah biasa mengambil keputusan yang sangat penting dan tidak perlu harus sering meminta petunjuk ke pusat.

Kemandirian dalam konteks bernegara?

PAN ingin menularkan kemandirian yang sudah dilakukan. Apalagi, jika PAN diberi kepercayaan untuk menempatkan wakilnya di DPR dan eksekutif, maka akan membuat kebijakan yang tidak didikte oleh asing, kebijakan yang mendorong keberanian untuk bersaing dengan negara lain. Sekarang, bagaimana kita bisa mendorong kemandirian bangsa ini jika masih ada di kepala pemimpin kita yang lebih senang dengan mengimpor barang, karena alasan harga lebih murah. Pandangan semacam ini sangat melemahkan kemandirian masyarakat.

Langkah yang diambil untuk membangun kemandirian?

Posisi legislatif bisa menjadi kekuatan penyeimbang kekuasaan eksekutif, sedangkan mandat untuk memimpin negeri ini akan mempermudah gerak membangun kemandirian untuk mewujudkan cita-cita negara yang menyejahterakan rakyat.

Misalnya, PAN akan bisa memberikan aturan yang jelas bagi perusahaan asing dengan keberpihakan kepada rakyat. Di tengah globalisasi dan arus pasar yang hebat, harus ada aturan yang melindungi kepentingan rakyat dalam jangka panjang.

Contoh lain, kita tidak bisa membiarkan begitu saja mal dan supermarket menggusur pedagang kecil menengah, tetapi negara harus melindungi mereka yang lemah. Karena kita tidak mungkin mengadu pedagang besar dan kelompok usaha kecil dan menengah. Bagaimana kita mengadu petinju kelas ringan melawan petinju kelas berat? Inilah tugas negara. Itulah artinya kita bernegara, mereka yang lemah mendapat perlindungan, yang kuat tidak perlu dimusuhi.

Soal kritik PAN sering menggunakan kekuatan uang?

Saya tidak mau masuk dalam kelompok munafik karena orang munafik itu dilaknat Allah. Kalau kita memiliki kelebihan uang dan akan menggunakan untuk pembiayaan partai, dan membantu rakyat, tentu tidak salah. Namun, yang harus jelas, asal uang itu uang halal, kemudian niatnya untuk membesarkan partai, mengangkat figur pemimpin di partai.

Kita harus meluruskan niat. Misalnya, kita berniat membesarkan partai. Lalu dalam hati kita berniat, kalau partai kita besar dan kita punya rezeki yang bisa dipergunakan untuk membiayai, dan menyisihkan untuk membantu partai, diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih baik.

Kalau dengan uang rezeki halal tadi, ditambah dengan niat baik, mudah-mudahan masyarakat yang menerima juga akan ada barokah-nya.

42 Responses to Partai Amanat Nasional

  1. dedy November 24, 2008 at 11:55 am

    Pak saya seorang agent travel,pada tanggal 10 aug 2008 saya berangkatkan sebanyak 22 orang kader PAN ke jakarta dari medan,saya berangkat kan mereka dari medan dengan menggunakan pesawat garuda dgn no penerbangan GA 181 (10 orang),GA 183 (4 orang) dan GA 185 (8 orang),mereka berangkat karena saya percaya mereka tidak akan berbohong atau berdusta.Ada pun nama-nama yg berangkat : 1.Hapipuddin,2.zulkarnain,3.m alfadil,4.syahnan purba,5.hadi ismanto,6.agil agus,7.mulyantono,8.rahmad hidayat,9.purnomo,10.kasno,11.t.yan fauzie,12.m.joni,13.wisnu sumbawa,14.irwansyah,15.edi ratama,16.nur hidayah,17.misgiat,18.eka zulwahyudi,19.solikin ginting,20.pardamean sitepu,21.hadi syahputra,22.azhari lubis.pada saat mau berangkat dgn menggunakan atribut PAN Deli Serdang mereka janji akan membayar pada hari senin tgl 11 aug 2008 jam 2 siang krn sesuatu hal mereka mengatakan hari kamis tgl 14 aug 2008, saya maklum tapi hingga hari yg di tentukan mereka tdk tepati,saya tdk tau lagi harus mau berkata apa,ada pun no yg saya hubungi anggota PAN DS adalah 081362003567 dan 081396625826 (nur hidayah),saya mohon petunjuk kepada Bapak/Ibu mohon saya orang lemah ini,karena saya tau PAN adalah Abdi Rakyat dan berpihat kepada Rakyat kecil dan saya sangat-sangat bermohon bantuan Bapak/Ibu YTH krn saya telah berjanji kepada tempat saya memesan tiket hari kamis tgl 14 aug 2008 pembayarannya…tapi sampai sekarang belum terselesaikan….mohon bantuannya….karena HIDUP ADALAH PERBUATAN

  2. dedy November 25, 2008 at 8:12 am

    Pak saya seorang agent travel,pada tanggal 10 aug 2008 saya berangkatkan sebanyak 22 orang kader PAN ke jakarta dari medan,saya berangkat kan mereka dari medan dengan menggunakan pesawat garuda dgn no penerbangan GA 181 (10 orang),GA 183 (4 orang) dan GA 185 (8 orang),mereka berangkat karena saya percaya mereka tidak akan berbohong atau berdusta.Ada pun nama-nama yg berangkat : 1.Hapipuddin,2.zulkarnain,3.m alfadil,4.syahnan purba,5.hadi ismanto,6.agil agus,7.mulyantono,8.rahmad hidayat,9.purnomo,10.kasno,11.t.yan fauzie,12.m.joni,13.wisnu sumbawa,14.irwansyah,15.edi ratama,16.nur hidayah,17.misgiat,18.eka zulwahyudi,19.solikin ginting,20.pardamean sitepu,21.hadi syahputra,22.azhari lubis.pada saat mau berangkat dgn menggunakan atribut PAN Deli Serdang mereka janji akan membayar pada hari senin tgl 11 aug 2008 jam 2 siang krn sesuatu hal mereka mengatakan hari kamis tgl 14 aug 2008, saya maklum tapi hingga hari yg di tentukan mereka tdk tepati,saya tdk tau lagi harus mau berkata apa,ada pun no yg saya hubungi anggota PAN DS adalah 081362003567 dan 081396625826 (nur hidayah),saya mohon petunjuk kepada Bapak/Ibu mohon saya orang lemah ini,karena saya tau PAN adalah Abdi Rakyat dan berpihat kepada Rakyat kecil dan saya sangat-sangat bermohon bantuan Bapak/Ibu YTH krn saya telah berjanji kepada tempat saya memesan tiket hari kamis tgl 14 aug 2008 pembayarannya…tapi sampai sekarang belum terselesaikan….mohon bantuannya….karena HIDUP ADALAH PERBUATAN

    My Best regards

    dedy

    08126031387

  3. andi February 3, 2009 at 1:11 pm

    Coba aja kalau amien rais & sultan “jadi”
    pemerintah bukan anggota itu2 aja

  4. R.Ilham santosa February 24, 2009 at 7:49 pm

    Pak saya caleg pan propinsi jawa barat no.Urut 8. perwakilan masyarakat adat banten kidul pelabuhan ratu. Kenapa suara masyarakat adat se nusantara tidak diraih secara khusus. Seperti yg tlh dilakukan sdrku almikayandika musya dan iman adinugraha didaerah. Kenapa pusat tidak turun tangan? Untuk suara nasional. PAN menang terima kasih

  5. Rochim February 26, 2009 at 7:56 pm

    Saya mau kasih saran untuk PAN :
    1. Mengapa sekarang PAN tidak sekuat jaman dipegang Amin Rais dulu?
    2. Mengapa PAN calegnya kebanayakan artis shg. dikenal dgn Partai Artis Nasional?
    3. Mengapa basis PAN adalah Islam tapi pada dasarnya sama dengan partai sekuler?
    4. Mengapa kader-kader PAN digerakan ketika Pemilu saja setelah itu tdk ada pembinaan lagi?

    Semoga sbg bahan renungan…

  6. Maydin RH Sitanggang March 1, 2009 at 12:17 am

    PAN sejak berdirinya dimulai & diprakarsai oleh sdm2 berkualitas dan lahir dari area pendidikan berkualitas, …sangat2 kami harapkan agar terus konsisten menjungjung amanat nasional yang telah dikumandangkan oleh para pendiri Bangsa Indonesia terdahulu. Kita tahu bahwa PAN lahir berbasis Islam dan bergerak politis secara Nasional ( mendukung mayoritas & minoritas ) / Partai sekuler…kenapa tidak ! Bravo PAN.
    Dearest, Mr.Zulkifli Hasan,SE.MM selaku sekjend PAN saya tahu potensi pribadi perjuangan beliau sejak mulai masa sekolah di SMAN 53 Cipinang Jak-tim, selamat berjuang di Pemilu 2009, salam Tembang Songo & salam dari Ikatan Keluarga Besar Alumni SMAN 53 ( IKBA 53 ), Good Luck Friend & Good Luck PAN yang bernomor SEMBILAN.

    Medio Feb Bdg
    My Best Regards
    Maydin RH Sitanggang.
    .

  7. Pingback: Sistem Suara Terbanyak Picu Korupsi - Pemilu Indonesia 2009

  8. erwin rubiantara March 8, 2009 at 7:31 pm

    PAN yang reformis, saya mengamati perjalanan Anda dengan begitu melelahkan.
    Sejak pertama dibentuk, saya jatuh hati dengan partai ini yang dibentuk Amien Rais ini. Dan atas dasar itu saya masuk kelompok PARISnya AMIEN-SISWONO. Tapi saya hanya tertarik pada Amien Rais, bukan Siswononya. Saya kagum dengan pemikiran “Sang Reformis” tentang Indonesia, hanya itu, selebihnya saya berharap apa yang ada dalam benaknya untuk Indonesia bisa ia terjemahkan dalam pemerintahan yang ia Pimpin…
    Itu pemikiran saya lima tahun lalu, tapi sekarang saya begitu sedih–karena saya tidak melihat lagi tokoh yang ada di Indonesia ini sekaliber dia–yang mempunyai kharisma intelektual. Kini, Sang Reformis yang di “Matikan Karir Politik”nya itu begitu terasing dan sudah capek dan kata beliau beberapa waktu lalu, saya sudah Enjoy dengan keadaannya sekarang.
    Bagaimana PAN tanpa Amien Rais ? Adem ayem, melempem–tidak ada magnet yang bisa menyedot khalayak untuk merapat ke PAN. Apakah masyarakat sudah jenuh melihat Partai? atau karena frustasi dengan kelakuan para Wakilnya di Legislaif. itu bisa saja terjadi, dan hal ini berimbas ke PAN.
    Sekarang yang ada dibenak masyarakat adalah bagaimana mengambil uang atau kalau perlu memeras para Caleg saat mereka kampanye (karena yang mereka tahu bahwa saat mereka menjabat lupa pada orang-orang yang mendukungnya dan tidak Amanah).
    Sekarang PAN dikelilingi banyak partai, dan sekarang tidak ada suara mutlak. Semua suara terpecah-pecah dan merupakan warisan bangsa ini bahwa bangsa kita memang suka banget dengan adu domba / memecah-memecah suara rakyat agar tidak solid, agar tidak kompak, agar mudah kendalikan, agar bodoh terus…
    Apakah sikap itu terus kita pelihara dan kita amalkan? Dosakah kita?
    Untuk itu kepada para Petinggi di PAN yang mempunyai kapasitas untuk membuat usulan dan berembug ke Petinggi-petinggi Partai lain untuk membuat KEPUTUSAN BERSAMA dalam pembentukan 2 (dua) parta saja!.
    Keuntungan terbentuknya 2 (dua) partai :
    1. Hasil Pemilu dapat dihitung cepat dan akurat
    2. Posisi penghitungan suara “menang atau kalah”
    3. Tanpa adanya Koalisi/jual suara yang akan memakan dana besar,
    4. Seleksi calegnya pasti teruji dan yang briliant berhak menjadi calon legislatif
    5. Biaya kampanye para caleg didanai Partai bersangkutan
    6. Biaya cetak kertas tanda gambar lebih kecil dan praktis dan pasti murah.
    7. Orang-orang yang duduk di legislatifnya mengetahui tugasnya dengan benar/brilian.
    8. Menjalankan “Amanah” saat memangku jabatan, karena tidak memikirkan kembalinya biaya saat mereka kampanye.
    9. Pengangkatan Gubernur dan Bupat bisa melalui keputusan partai yang menang di daerah masing-masing.
    10. Tidak menguras uang negara/tidak ada korupsi.

    Mari buka pintu kemerdekaan yang sesungguhnya…

  9. toto suwandono March 14, 2009 at 3:24 pm

    Saya pernah jadi pengurus PAN di DIY, wakil sek di Kab Wonosobo, sekarang PNS di kab tersebut. FIGUR Amin Rais tiba tiba menghilang dari PAN. Tantangan yang begitu berat, ternyata figur pelopor reformasi ini sangat diperlukan demi besarnya PAN. Apa yang terjadi jika PAN tanpa AMIEN RAIS,

  10. Noor Imansyah March 17, 2009 at 3:23 pm

    Assalamu’alaikum wr. wb

    Semoga CALEG dari kader PAN CERDAS DAN BERKUALITAS, sehingga kami para pemilih tidak seperti MEMBELI KUCING DALAM KARUNG, sebab yang sudah-sudah Caleg Parpol Manis Jika Berhadapan, Balik Belakang Lain Bicara, seperti Blangkon, depan rata balik belakang mengepal.

    Semoga PAN selalu sukses dan selalu dalam lindungan serta bimbinganNYA, amin.

    Simpatisan

  11. Dody K March 30, 2009 at 3:02 pm

    sampai saat ini saya masih optimis dengan movement PAN, meskipun tersendat jalan-nya…yang payah juga masyarakat sendiri masih terlalu banyak yang bodoh..akbiat terlalu lama di bodohin…oke..PAN sabar aja…yang penting Istiqomah…ojo loyo…bukankah tauladan kita Nabi Muhammad SAW…sudah menunjukkan secara nyata…yang penting Action terus, ojo ming ngomong thok…perjuangan masih panjang…sing ela elu…masih jauh lebih banyak. Yang saya tau grass root yang nggak dongan tadi yang secara alon2 perlu kita luruskan, kita bina….InsyaAllah saya bantu,,,tidak perlu saya masuk dalam struktural…malah yang nggak dongan tadi jadi mental lagi menjauh…btul gak PAN…ACtion kita aja laaah. Lama-lama juga tau ooooo..ternyata org2 PAN kiii mapan yaaa

  12. K. M Dhani " Japit " March 30, 2009 at 3:11 pm

    “Hidup adalah Perbuatan” Sebuah slogan yang perlu Dipertanyakan Riilnya. Bukan sebatas Slogan yang tidak berdampak, Mari Kawan dan seperjuangan mampukah kita mengawali perubahan diri kita dengan perbuatan Amar Ma’ruf Nahi munkar?

  13. M. Saptori ridho March 30, 2009 at 6:58 pm

    To. Pimpinan PAN
    di
    Tempat

    Saya sekarang prihatin dengan keadaan sekarang ini, PAN seolah2 ga adalagi didaerahku, yang ada hanya PKS dan GELINDRA, aku minta spanduk dan umbul2 entah kemana lagi aku minta, sudah tidak tahu siapa caleg wilayah saya..

    Jujur, daerah saya ada beberapa yg panatik dengan PAN, mereka tak kuasa lagi menahan gejolak yang ada dilapangan, sekarang PKS merajarela, yang kami khawatirkan daerah kami sudah tidak ada lagi yang milih PAN.

    Alamat kami,

    Jl. Kalibaru timur gg 2 rt 003/006 no. 10 Jakarta Pusat…….0214258692

    Salam,

    M. Saptori ridho

  14. haidin abdussalam April 1, 2009 at 4:01 pm

    Saya seorang pejabat BUMN shg nggak boleh jadi pengurus, namun sejak awal berdirinya cukup aktif memperjuangkan berdirinya PAN di daerah kami, kota tambang batubara di Sumsel.
    Sekarang saya sangat prihatin dengan kondisi PAN tanpa Pak Amien, apalagi akhir-akhir ini partai kita ini hampir nggak pernah disebut-sebut oleh partai lain untuk diajak koalisi dsb. Terus terang masih banyak juga pengurus di daerah yang namanya tidak harum seperti di pusat, sehingga rakyat makin jauh dari PAN.
    Saran saya, coba mas Tris dan para petinggi PAN membuka peluang bagi kader selain pengurus untuk mmeberikan sumbangan pemikiran yang siapa tahu brilian untuk memecahkan kebuntuan PAN saat ini.
    Untuk Pilpres nanti, sebaiknya PAN koalisi dengan Gerindra, mengusung Prabowo-Sutrisno bachir, dengan guru bangsanya Amien Rais. semoga…..
    Kami tunggu respons dari para petinggi PAN di Jakarta.
    wassalam.
    Haidin Abdussalam

  15. ASEP SAMSUDIN April 2, 2009 at 12:49 am

    KADER ……….SIAP, PAN …………. MENANG ! Saya tahun 2004 dari Partai lain, tapi sesudah saya mempelajari dari beberapa Partai yang menawarkan kepada saya untuk menjadi Kader dari masing – masing Partai itu karena saya tidak mau memperjuangkan Partai yang lebih mementingkan segelincir orang atau Pribadi Masing-masing dan mengorbankan Rakyat di Negara yang kita cinta ini, setelah banyak pertimbangan saya lebih memilih PAN ( Partai Amanat Nasional ). Alasan saya karena Figur dari Sosok Bpk. Amien Rais dan dari para kader ataupun CALEGnya saya yakin bahwa mereka mengemban Amanat untuk membawa INDONESIA yaitu Negara yang kita cintai ini bisa lebih Maju, dan saya yakin bahwa Bpk. AMIEN RAIS adalah Sosok yang AMANAH.

    DPC BOJONG SOANG KAB. BANDUNG :

    POLITIK UANG AKAN MELAHIRKAN SRIGALA BUAS. Jadi Gunakanlah HAK PILIH Anda sebaik mungkin karena 1 suara menentukan sekali Nasib Bangsa.Trims

  16. andre witjaksono April 2, 2009 at 2:46 am

    Masyarakat Indonesia memang menderita amnesia kolektif, ketika krismon terjadi pada tahun 1998, soharto dihujat habis-habisan dan dipaksa turun. Amien Rais ketika itu menjadi motor gerakan reformasi dan banyak para tokoh mendukung dibelakangnya baik diam-diam maupun terang-terangan,tapi setelah suharto turun banyak tokoh (kutu kupret?) yang merasa berjasa dan mengaku seolah-olah tokoh reformis padahal mereka adalah feodal sejati, monopolitis kekuasaan dimana rakyat harus melayani & mengabdi pada mereka. Akibatnya masyarakat Indonesia (termasuk kaum intelek) tidak tahu bedanya pemerintahan otoriter dengan pemerintahn demokratis, sehingga banyak para tokoh (kutu kupret?) ingin kembali ke masa represif dengan mengharapkan RATU ADIL.
    Demokrasi adalah pilihan terbaik untuk Indonesia yang pluralis, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.tapikita harus terus mengembangkan budaya demokratis, karena budaya demokratis adalah asli milik bangsa Indonesia dari sabang sampai merauke.

  17. aziz mulia nugroho, s.t. April 4, 2009 at 1:30 am

    saya simpatisan PAN sejak tahun 1999, saya berharap PAN tetap maju, buatlah iklan yang familier, mudah dicerna, mudah diingat masyarakat. Tertibkan caleg PAN yang mbalelo, tidak mau mengjenguk konstituen pasca pemilu, korupsi, dan kejahatan lainya. Buatlah surat teguran bila tidak berubah, langsung dipecat tanpa pandang bulu. PAN akan maju bila dikelola dengan benar, bila dikelola dengan benar maka kepercayaan rakyat akan meningkat secara otomatis, sehingga Indonesia akan maju, jadi kita harus bersama-sama “SELAMATKAN INDONESIA”

  18. Zuchry Harahap April 4, 2009 at 10:22 am

    Pak Amien Mati suri

    Kesalahan Pak Amien yg paling besar adalah mengendorse Sutrini Bahir yg pedagang menjadi ketum PAN , semenjak dipegang SB cahaya PAN kian redup, bahkan hampir padam, karena SB adalah sudagar yg pongah dan sombong dia pikir berdagang sama dengan mengurus partai…?

    Cara pendekatan yg dia lakukan dengan mengexpose dirinya orang yg banyak uang……kampungan…kaya orang gunung yg baru pegang uang …di berjalan keliling kampungnya……sambil membagikan uang recehnya …supaya orang bilang dia banyak uang……….itu kan goblok…!!!!!!!

    Buat semua kawan dan simpatisan PAN apa kah kebodohan SB dan kesalahan Pak Amien ini akan kita biarkan…? saya sendiri sudah jengkel banget dan muak ngelihat tampang dan gaya SB….apalagi setelah dia (SB) banyak melakuna kesalahan dan bahkan meningalkan kebisaan yg dilakukan orang MUHAMMADIYAH, dia itu ngak ngerti sama sekali kultur dan kebiasaan MUHAMMADIYAH mangkanya banyak orang MUHAMMADIYAH dan simpatisannya yg meningalkan PAN dan SB.

    Saya kira ini juga pelajaran berharga buat Pak Amien…..saya juga sadar sebagai manusia Pak Amien juga tidak luput dari salah ..tapi seharusnya ada yg mengingatkan minimal orang di sekitar Pak Amien.

    Bagi saya sosok Amien Rais …tidak usa diraguankan lagi, oleh karenanya buat semua teman2 dan semua simpatisan dan segenap warga MUHAMMADIYAH marilah kita bersatu bahu membahu untuk mendukung AMIEN RAIS for president, marilah kita semua bekerja all out dengan cara , gaya dan kemampuan masing agar terwudnya INDONESIA RAYA YG berwibawa di bawah kepemimpinan AMIE RAIS dan tak lupa marilah sama2 kita ber DO’A semoga rakyat INDONESIA tercinta ini di bukakan pintu hatinya untuk memilih AMIEN RAIS for president

  19. zainal m April 6, 2009 at 7:03 pm

    PAN=Partai Artis Nasional,kayanya akronim yang pas buat PAN saat ini,ini faktor kalutnya PAN menghadapi pertempuran murni sesama Politisi,PAN menjual terlalu murah Rumah yang sudah dibuat pendirinya dengan mengganti isinya dengan orang orang yang pandai berperan dan bersandiwara,tunggulah jika sesuatu amanat dipegang oleh yang bukan ahlinya,maka fan tadziris syaa,ah

  20. elhakim April 9, 2009 at 12:32 am

    PAN bukan partai terbaik … bukan pula diantara puluhan partai lainnya pada pemilu kali ini…

    Tapi PAN memiliki kinerja yang luar biasa di DPR, silahkan dibaca ulang hasil pantauan wartawan di gedung DPR/MPR

    Banyak hal strategis yang diusulkan PAN disertai solusinya yang lebih baik, sebagian bergulir menjadi aturan dan kebijakan pemerintah dan sebagian besar lainnya ditolak floor …. karena mayoritas anggota parlemen belum sepenuhnya pro rakyat …

    Sampai akhirnya anggota DPR PAN sekaliber DRAJAT WIBOWO memutuskan mundur dari pencalegan 2009 karena di berfikir berjuang di DPR hanya menghabiskan energinya … sebagian besar anggota DPR tidak serius membuat perubahan atas negeri ini…

    kasihan saya terhadap orang yang berpikir picik dengan memandang rendah seorang artis. politisi adalah pemain sandiwara …

    anda buta, tidak pernah baca koran atau tidak mengerti panggung politik ?

    Rupanya yang berselancar di internet bukan hanya orang pintar dan terpelajar …

  21. ramadhan April 9, 2009 at 9:14 am

    Tanpa Amien rais PAN adalah partainya reformis. jika kita mau membangun partai, stop pikiran negatif kita. kalo kita cinta sama PAN stop pikiran jelek kita tentang PAN. hal yang dapat membangun PAN adalah terus bergerak, berikan wawasan yang baik dan bergabung dengan PAN secara hati bukan pikiran. PAN tanpa dukungan kita akan menjadi partai yang gurem yang berarti pula memberi kesempatan partai dan organisasi lain yang mau menghancurkan bangsa ini. untuk perubahan yang lebih baik kita dukung terus dan kita ciptakan bentuk negara yang reformis. untuk itu PAN sangat cocok untuk perubahan tersebut. Pilih PAN berapa pun nomernya atau calegnya. kita bangun PAN bersama, kita cegah mereka yang mau menghancurkan bangsa, kita dirikan PAN menjadi partai yang besar dan kita dukung terus PAN selama-lamanya. Hidup PAN..
    Ramadhan, simpatisan PAN Bekasi sejak 1998

  22. Arifuddin Latif April 11, 2009 at 12:20 pm

    Harapan saya pada Partai Amanat Nasional membawa pembaharuan pemikiran radikal kearah revormasi total itu tahun 2004 lalu, makanya saya pilih Pak Amien Rais jadi Presiden, harapan saya pupus ditengah jalan setelah orang-orang takut pilih Pak Amien Rais, wakil PAN nampak mandul dalam mewakili harapan rakya di DPR, sekarang karena Caleg PAN belum teruji kematangan Politiknya, dalam kondidsi ini saya masih tetap berharap PAN sebagai Partai Revormis sejati, yang konsen terhadap pembaharuan politik pemerintahan sampai terus belajar bagaimana mamanaj negara untuk kesejahteraan Rakyat secara menyeluruh, iya Wakil PAN harus mampu mensejahterakan Rakyat, kita harus lapar lebih dulu sebelum rakyat yang mati kelaparan, atau raktay harus kenyang dulu sbelum kita kenyang, kalau itu anda tidak lakukan mustahil anda akan berhasil memperjuangkan kesejahteraan.
    Apalagi anda harus memikirkan bayar utang karena beban kampanye terlalu berat dan banyak membuang biaya, kapan anda harus berpikir tentang kesejahteraan. Tolong dipikirkan itu okey…coooy

  23. Muhammad Salahuddin April 14, 2009 at 6:32 pm

    Saya Adalah Kader PAN semenjak Reformasi 1998, sayangnya saya dan istri pada pemilu Legislatif ini tidak terdaftar.Harapan saya semoga Pak Amien di calonkan lagi untuk Presiden 2009-2014, dan saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk Amien Rais for President, Saya berharap untuk kali ini PAN bisa eksis walau pun tidak besar tetapi dapat menjadi Partai Penentu pada Pemilu Ini.

    ” Gedung 89 di Kuningan, gimana kalo PKS dan PAN di sandingkan “

  24. bambang April 18, 2009 at 8:03 pm

    Saya cuocok sm usul mas salahuddin. Bersanding dg PKS, sekalian gaet PPP. Bangsa kita butuh pemimpin jujur. Kalau disuruh pilih, jujur lebih utama daripada sok pinter. Konstitusi mengharuskan negara adil sejahtera bukan sekedar target pertumbuhan ekonomi yang puluhan tahun dijadikan kitab sucinya penguasa dl APBN..Amin Rais for President…….Why not?

  25. Dimas April 19, 2009 at 1:27 pm

    Amien Rais or SB for President —-> Berat
    Jgnlah PAN panas akan berebut kursi presiden,lebih baik bagaimana cara kita untuk membesarkan Partai ini agar tetap berdiri tegak dalam susunan partai-partai terbaik di negeri ini dan yang paling penting dpat lolos dari electoral threshold.
    Hidup PAN,,,,,,,,,!!!

  26. ryan April 21, 2009 at 3:36 am

    ASSALAMU’ALAIKUM Wr Wb

    Bapak Soetrisno Bachir
    Bapak Amin Rais
    yang saya hormati, serta pengurus dan kader PAN yang cerdas…………………….
    sebelumnya saya memperkenal kan diri seyogya nta bapak dapat membaca isi dari pesan ini.
    Nama saya Moh.Andrianursyah anak dari Drs H Adrian Ali ( Caleg PAN Dapil Inhu-Kuansing ). bapak-bapak yang saya hormati, saya juga sebagai rakyat Indonesia punya hak untuk memilih.
    sewaktu ayah saya berkampanye di Cerenti ( tempat lahir ayah saya ) simpatik masyarakat memang beralih ke partai PAN, pada saat pemilu 09 april 2009 untuk kecamatan Cerenti ayah saya mendapati kurang-lebih 2350 suara, dan saya sendiri yang memantau di 33 TPS tersebut. sebenarnya di daerah itu ada 9960 hak pilih ( DPT ), kurang lebih 1000 suara hangus, dan kurang lebih 2300 suara GOLput. jadi saya berfikir minat masyarakat untuk memilih sudah berkurang, memang saya tidak mempunyai hak untuk bertanya kepada masyarakat apa permasalahan mereka, namun yang saya tinjau dari 20 orang, 5 orang mengatakan : ” buat apa memilih bila kampung ini begitu-begitu saja”
    5 orang mengatakan : ” buat apa memilih bila membinggungkan masyarakat dengan terlalu banyaknya partai untuk memilih”
    2 orang mengatakan : ” tidak tau”
    8 orang mengatakan : ” kami ingin perubahan yang segnifikan, dan kami setuju”

    jadi sekarang bisa saya katakan 50% lebih mereka tidak mau memilih, wajar di televisi kita lihat bersama hampir 40% masyarakat seluruh indonesia tidak ikut memilih.

    disini saya ingin sekali memberi tau bahwa pendekatan itu jangan hanya di lakukan pada saat pesta demokrasi saja, untuk para caleg di seluruh indonesia ( Khusus buat CALEG PAN ) yang membaca baik yang duduk ataupun gagal, tirulah seperti ayah saya. pendekatan kepada masyarakat beliau lakukan 2thn sebelum pemilu, fakta yang sudah ada, alhamdulillah untuk KUANSING saja ayah saya sudah bisa menyaingi GOLKAR ( yang saya tau, bahwa khusus untuk daerah RIAU, Golkar lebih dari 21% suaran..[ H.Rusli Zainal ] Gubernur RIAU dari GOLKAR ).
    harus nya masyarakat sadar bahwa PAN adalah penggerak REFORMASI, karena PAN sekarang Orang berani berpendapat.

    good luck buat semua kader PAN yang berkwalitas, saya yakin PAN akan selalu ada di hati masyarakat.

    “”"”untuk celotehan”"”"”

    saya ingin menyampaikan bahwa untuk masyarakat luar pulau jawa, kompak lah…bersatu lah,,,,, ketahui lah bahwa penduduk terbanyak adalah di pulau jawa… buat apa kita berpecah karena terlalu banyak partai…

    Untuk Pilpres,,, saya ingin sekali PAN ( Bapak Soetrisno Backhir ) bersanding saja ke SBY ( menjadi WAKIL PRESIDEN RI ), saya yakin untuk PEMILU 2014 PAN naik menjadi 10%- 15% suara di seluruh Nusantara…

    “PARTAI AMANAT NASIONAL”

  27. saeful May 13, 2009 at 10:23 am

    Saat ini jangan bicara kegagalan dan mencari kesalahan siapapun !
    PAN walaupun bagaimana punya kelebihan dan kekurangan itu wajar, pilpres saat ini jauh lebih penting maka solusi terbaik manfaatkan momen ! kalau pun harus mengusung capres atau cawapres itu sah sah saja dan menolak bergabung dgn SBY pun bukan barang haram , insya Allah kita masih memiliki kader yang layak kita usung ! Mas Amin apapun Mas Sutrisno bagian yang tak bisa di pisahkan dgn perjuangan PAN . Begitupun mas Sutrisno sebaiknya segera konsolidasikan ambil kebijakan waktu berputar sgt cepat.
    Bejuang Tawakal Istiqomah .

  28. anto sanusi May 16, 2009 at 10:23 am

    Sekarang ini alangkah baiknya PAN jadi partai oposisi! Jika langkah itu diambil, saya yakin pemilu mendatang PAN akan melejit perolehan suaranya!

  29. Mansel May 21, 2009 at 8:52 am

    Ass wr wb.

    Dalam memilih koalisi parpol/capres, kita sebagai umat muslim harusnya kembali kpd alquran/hadist rasul apakah sudah sesuai dgn ajaran islam. Kitakan tidak tahu batasan hidup kita sampai kapan atau mungkin tinggal beberapa langkah kaki lagi. Untuk itu seharusnya tidaklah kita mencari dosa lagi. Demikian pula halnya dgn pilihan pasangan capres, seharusnya sebagai org awam dgn ilmu ajaran islam sedikit saja, tentunya akan bisa memilih pasangan capres dari keluarga yg benar2 terlihat Islam nya (bukannya membiarkan penampilan isterinya tanpa jilbab dimuka umum seperti SBY/Budiono & Mega Pro, bandingkan dengan JK Win) & mengutamakan misi ekonomi syariah (bukannya ekonomi orang kafir/neoliberalisme non pro rakyat pada SBY/Budiono). Bagaimana pendapat Kader/Pengurus/Pimpinan PAN agar supaya umat Islam dan pendukung partai Islam tidak lagi disesati atau dibohongi (karena mereka umat yang dizolimi bisa menuntut diakhirat nanti dengan hadist kebangkrutan). Semoga Allah akan selalu memberi pahala yang berlimpah kpd kita semua, aminnnnnnnnnnn.

    Wass wr wb.

    Dari : Hamba Allah yang selalu berusaha menjaga Islam.

  30. firman May 28, 2009 at 9:37 pm

    saya pendukung panatik pan sejak berdirinya organisasi ini.. tapi sekarang saya sudah bingung karena undang2 politik interen pan sangat buruk karena tidak ada solitnya antara sesamanya .saya berpikir kalau amin berdiri dgan teguh tdk ada saling memijak antara intren saya yakin tahun berikutnya pasti menang seperti sby .karena pan lah yg duluan merepormasikan bangsa ini.
    kepada pemimpin partai pan semoga hasil 2 pemilu legislatip yg udah lewat semoga tdk memihak kepada teman2{.kadernya }. agar sekiranya siapa yg suara terbanyak dia lah yg duduk agar demokrasi kita sukces .banyak saya dengar bermasalah dlam interen pan antara kader dgn tokoh masyarakat.agar kiranya mk kita selalu kita patuhi wassalm salam repormasi

  31. john mieink June 2, 2009 at 7:35 pm

    Dalam kondisi hasil pemilu dan koalisi yang kelihatanya tidak menarik ini, PAN idealnya menjadi oposisi untuk menjadi penyeimbang partai-partai yang banyak menguasai kursi DPR dan presiden terpilih nantinya, memang secara grambyang presiden terpilih sudah kelihatan, namun PAN sendiri sudah tahu sebenarnya kapasitas dan kualitas pilihan yang ada, dan mungkin PAN sendiri sudah banyak programnya yang masuk. memang tidak populer menjadi oposisi dibanding koalisi, namun belum ada selama ini Partai yang oposisi jika situasinya buntu. Harapan saya adalah PAN untuk menjadi partai oposisi dan penyeimbang pemerintahan selama PAN belum bisa menguasai Parlemen
    wassalam

  32. john mieink June 2, 2009 at 7:48 pm

    Banyak orang tidak mencontreng dan bingung karena tidak mengenal orang yang dipilih, alasan ini sangatlah klese. Kenapa kita begitu percaya untuk menaruh dan menabung uang kita berjuta-juta bahkan bermilyard-milyard di sebuah bank? padahal kita tidak mengenal managernya, direkturnya bahkan tukang parkirpun tidak, artinya badan hukum ini dipercaya tanpa melihat siapa didalamnya, Sebuah partai hendaknya demikian apalagi PAN

  33. Hasan July 3, 2009 at 5:34 am

    Performance (prestasi) Megawati dimasanya, ya juga sama performance SBY/JK (yang pada waktu itu jadi menterinya). Performance presiden SBY, ya juga sama performance JK (wapres). Program visi misi (ekonomi/politik/hukum/sosial budaya/pertahanan keamanan) ketiga capres ya juga sama semuanya normatif dan masih rencana/janji. Semuanya juga sama Islam. Yang beda hanya satu yaitu KEMAMPUAN seorg suami MEMIMPIN/MEMERINTAH isterinya (yg merupakan dasar utk MEMIMPIN/MEMERINTAH negara) utk melaksanakan perintah Al Quran (antara lain : pakai JILBAB).
    Disamping itu, setiap pilihan contreng kita nantinya akan dimintai pertanggungjawabannya (kita kan tdk selamanya hidup didunia), jangan sampai nanti ada timbul pertanyaan kenapa kamu tidak bergabung dengan kelompok yang beriman.
    Oleh karena itu bergabunglah dan pilihlah JK-Wiranto ! Contreng No 3 .

  34. sabil July 15, 2009 at 2:45 pm

    ass. mohon jawaban, saya kagum pada PAN yg reformis, ketegasan PAN pada kadernya telah teruji bila terkena kasus korupsi dengan serta merta dipecat dari keanggotaannya baik sedang menjabat atau tidak, di kota cirebon ada caleg yang telah KPU tetapkan menjadi anggota DPRD 2009-2014 namun yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, sementara DPD PAN tidak berbuata apa-apa dan membiarkannya, kira-kira apakah DPP PAN bisa melakukan tindakan bila DPD PAN tsb tidak berbuat sebagaimana telah dicontohkan ketum PAN pusat Bpk.Sutrisno bachir …

  35. asep July 15, 2009 at 2:55 pm

    HIDUP PAN !! bicara pemberantasan korupsi PAN selalu lebih dahulu, saya prihatin di kota cirebon ada caleg jadi tapi banyak kasus korupsi, dan telah ditetapkan sebagai tersangka, DPP PAN harus meliat ini, dikoran lokal bahkan nasional telah tertuang kasus korupsi tersebut namun sampai saat ini tidak ada tindakan, masyarakat bisa ragu dengan nembiarkan kadernya dibiarkan berbuat kekeliruan…DPD PAN diam saja ya mungkin ga ada untungnya………………kalau ada untungnya baru diperjuangkan…gimana tuh….. tapi saya percaya DPP PAN akan bertindak…hidup PAN!!!

  36. asep July 15, 2009 at 3:53 pm

    ass. mau tanya bila ada caleg terpilih dan telah ditetapkan oleh kpud sementara dia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi, apa tindakan Partai ? mohon jawaban karena kasus ini terjadi di kota cirebon

  37. Nuzuan Ahdi July 20, 2009 at 7:52 pm

    As Wr Wb
    Saudaraku Ketua DPP Pan Yth, Saya Nuzuan Ahdi Calih daerah Kodya Lubuk Linggau Sumatera Selatan ,kebetulan didapil saya Caleg No 1 Ketua DPD Sambas dan saya Caleg No 2 dan perolehan suara Caleg No 1 dibawah perolehan suara saya caleg No:2, 565 suara dan calih terpilih saya Nuzuan Ahdi dengan ditetapakannya saya sebagai calon terpilih ,caleg no 1 yakni ketua DPD Pan Kota Lubuk Linggau Sumsel membuat surat ke KPU untuk menggantikan calih saya dengan alasan bermacam yang tidak logika sementara ada surat Keputusan DPP Pan bagi siapapun menghalangi Calih akan diberikan sanksi termasuk ketua DPD atau DPW ,Tingkat kearogansian saudaraku sambas sebagai ketua DPD sangat tinggi dan selalu berkomentar di media lokal untuk menggantikan Calih saya ,ini jelas tidak mengindahkan surat keputusan yang ditanda tangani Ketua Umum dan Sekjend ,dan Ketua DPD sesumbar bahwa 1 hari sebelum pelantikanpun Ketua DPD dapat mengalihkan Calih saya, sementara Ketua DPD PAN Lubuk Linggau sudah 10 tahun menjadi anggota DPRD Kota Lubuk Linggau dan secara image dimata masyarakat ketua DPD sudah sangat menurun.
    Saya mengharapkan Ketegasan Saudaraku Ketua DPP Pan dapat memberikan suatu sanksi kepada Ketua DPD Pan Lubuk Linggau agar tidak mengganggu kinerja Saya pada saat saya sudah dilantik menjadi wakil rakyat yang betul betul mewakili masyarakat sekian terima kasih

    Nuzuan Ahdi Calih Pan daerah Lubuk Linggau

  38. riski December 31, 2009 at 11:29 pm

    BAGAIMANA CARA BERGABUNG DENGAN PAN?

  39. luki March 4, 2010 at 9:02 am

    Kepada yth, bapak pengurus maupun anggoto dewan DPR, DPR RI di tempat
    Saya melihat PAN kedepan akan hancur tidak akan masuk batas minim kursi di DPR RI,kenapa?
    kita lihat aja ketum orang pendukung pemerintah,kebijakan selalu pro pemerintah dan tdk lagi pro rakyat.Saya adalah simpatisan PAN tapi saya sangat kecewa terhadap isi CENTURY, kenapa partai REFORMIS kok punya pandangan yg orang awam udah tahu bahwa kasus CENTURY itu salah KAPRAH. Apa HATTA RAJASA takut kelhilangan JABATAN shg selalu menjilat lidah ke pemerintah…….,,,,,,,,,,,,,,,,//////////////////////////,.?
    sungguh disayangkan sikap hanya mementingkan tujuan sesaat, kenapa….?
    ingat 2014 suara PAN akan hancur lebur bahkan saya memrediksikan tak akan masuk senayan.

    Saya juga menyayangkan setetmen Amin RAis yg ngomong di TV bahwa bodiono dan sri mulyani bersalah dg gaya berkoar2 ,jluntrungnya setelah di sambangi utusan SBY ngomongnya udah berubah 36000000″C
    apa itu namanya reformis ngomongnya plin plan isok dele sore tempe
    saya hanya berdoa orang yg gak pro rakyat dan selalu membohongi hati nurani semoga PARTAI PAN HANCUR ……DAN TIDAK DIMINATI LAGI OLEH ORANG, YANG KECEWA TERHADAP ELIT POLITIK YANG YANG HANYA CARI UANG SEMATA.

  40. moch akbar m siddik August 19, 2010 at 11:08 am

    Mohon PAN NTB perhatikan kader DPRt dan DPC, jangan dibiarkan gersang tanpa operasional dan pemberdayaan. Mohon yang sudi memberikan informasi DIMANA TUJUAN PENGAJUAN DANA PINJAMAN UNTUK PEMBERDAYAAN KADER DAN MASYARAKAT PAN KHUSUS DI NTB, APA ADA YANG PEDULI. MOHON INFO DLL EMAIL KE KAMI ADALAH PELAKU PAN SEJAK 1998 DAN KETUA DPC DI NTB. MOHON KADER PAN YANG MEMILIKI “DANA DINGIN” KAMI SIAP MEMBERIKAN AGUNAN ATAS MODAL PENYERTAAN BAPAK/IBU, DENGAN SISTIM FEE ATAU BAGI HASIL POLA MUHASABAH EKONOMI SYARIAH MELALUI KOPERASI SERBA USAHA, AREA KERJA DI KABUPATEN BIMA PROVINSI NTB. MOHON SARAN PENDAPAT, DUKUNGAN DAN INFORMASI….
    DJAZAKUMULLAHU KHAIRAN KATSIRAN.

  41. muslim taqwa September 13, 2010 at 10:11 am

    Janganlah kalian berfirqoh, berpartai, berormas, atau apapun namanya sehingga kalian menjadi berkelompok, saling membanggakan kelompoknya masing-masing, sadarkah kalian bahwa sesungguhnya Allah ta’ala sangat membencinya!!
    Coba kalian baca Al Quran Surat Ar Rum ayat 30, 31 & 32, atau kalian memang tidak mengerti ??
    Indonesia ingin damai, ingin bersatu, baldatun toyibatun, warobun gafor, hanya ada 1 cara yaitu pakai SYARIAT ISLAM secara kaffah.

    Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.(Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, (QS. Ar Rum:30) dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertaqwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, (QS. Ar Rum:31) yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (QS. Ar Rum:32)

  42. Ajat Kusnadi May 23, 2013 at 9:30 am

    Assalamualaikum,
    Saya tertarik ingin menjadi kader PAN di bekasi, bagaimana cara pendaftarannya ya..?

    Atas informasinya sy ucapkan terima kasih

    Wslm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone