SBY Lemah dalam Penuntasan Kasus HAM

July 3, 2009 by pemiluindonesia.com 

Suciwati

Suciwati

Dalam kaca mata para korban pelanggaran hak asas manusia (HAM), SBY dinilai masih lemah dalam penegakan hukum dan HAM.

“Di penegakan hukum dan HAM, SBY lemah sekali. Belum ada satupun tersangka pelanggar HAM yang diseret ke pengadilan,” ungkap aktivis HAM Suciwati yang juga janda Munir kepada okezone, Kamis (2/7/2009).

Misalnya, dalam kasus Munir. Semestinya masalah tersebut sudah menjadi kewajiban negara untuk menyelesaikannya. Seperti apa yang dikemukakan oleh SBY yang berjanji bakal menuntaskan kasus Munir ini. “Namun sekarang kasusnya menggantung dan penjahatnya masih berkeliaran,” sesal Suciwati.

Padahal, kata dia, SBY bisa menginstruksikan anak buahnya untuk membereskan perkara kejaharan tersebut. “Sebagai korban, tidak ada prestasi SBY dalam penuntasan perkara HAM,” kata Suciwani.

Meski demikian, dia mengakui masih ada kendala dalam sistem hukum di Indonesia yang mengakibatkan penyelesaian masalah HAM terbengkalai. Hal itu terlihat dari terkatung-katungnya nasib UU Pengadilan Tipikor.

Menanggapi anugerah bapak demokrasi untuk SBY, Suciwati justru mempertanyakannya. Apa mungkin disebut sudah demokrasi jika penegakan hukum tak berjalan. “Itu bukan demokrasi,” ujar dia.

Dia menambahkan, memang dalam upaya pemberantasan korupsi di pemerintahan SBY bisa terlihat dengan adanya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Tapi apakah proses hukumnya sudah sesuai dengan apa yang digembar-gemborkan selama ini? Tentunya harus kita kawal terus,” pungkas Suciwati.

Sumber : Dadan Muhammad Ramdan - Okezone

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2009
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved