Singgung Etnis Arab Ruhut Sitompul dan Demokrat Minta Maaf

June 2, 2009 by pemiluindonesia.com 

Ruhut Sitompul

Ruhut Sitompul

Debat itu juga dihadiri, Permadi dan Fuad Bawazier.

Partai Demokrat dan Ruhut Sitompul meminta maaf kepada etnis tertentu yang tersinggung atas pernyataan tim sukses SBY-Boediono beberapa waktu lalu. Yang dilakukan Ruhut adalah membela diri.

Saya meminta maaf dari lubuk hati yang terdalam kalau ada kata-kata saya yang membuat tersinggung etnis tertentu. Saya tidak bermaksud demikian, saya mohon maaf atas kejadian itu,” kata Ruhut Sitompul di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Jakarta Timur, Senin, 1 Juni 2009.

Ruhut mengakui pernyataan yang kontroversial itu keluar saat diskusi di Dewan Perwakilan Daerah. Ruhut yang mewakili tim sukses SBY-Boediono saat itu berdebat dengan dua anggota tim sukses dua kandidat. Permadi dari Megawati-Prabowo, dan Fuad Bawazier dari JK-Wiranto.

“Sebelumnya, pihak kami diserang habis-habisan. Tentunya, saya sebagai salah satu tim sukses membela diri. Itu yang ditugasi kami,” ujar Ruhut yang didampingi Ketua Umum Demokrat, Hadi Utomo, dan Wakil Sekjen, Syarif Hassan.

Menurut Hadi Utomo, bagaimanapun juga Ruhut merupakan kader Demokrat. Jadi partai pun meminta maaf kepada etnis-etnis yang merasa dirugikan. “Atas nama partai, saya meminta maaf,” kata Hadi Utomo.

Seperti diketahui, dalam diskusi di Gedung Dewan, Ruhut mengatakan beberap hal soal etnis Arab. Disampaikan Ruhut, bahwa Arab tidak pernah memberikan bantuan kepada Indonesia.

Sumber :  Ismoko Widjaya, Muhammad Hasits VIVAnews

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

60 Responses to “Singgung Etnis Arab Ruhut Sitompul dan Demokrat Minta Maaf”

  1. Dadang on June 2nd, 2009 8:26 am

    Kalau terdesak dalam debat boleh membalas asal sebanding dengan serangannya, tapi kalau melebar sampai kemana-mana apalagi menyinggung masalah etnis dari musuh debat, maka hal itu suatu tanda ketidakjantanan.

    Peranan etnis tertentu dalam mendirikan Republik ini adalah debatable. Tidak bisa salah satu golongan tertentu mengklaim lebih berjasa dibanding etnis lainnya. Seperti halnya golongan Islam tidak bisa mengklaim bahwa yang berjuang menuntut kemerdekaan adalah hanya golongan Islam sedangkan salah satu golongan lain malah memihak penjajah karena seagama dengan mereka.

  2. rinto on June 2nd, 2009 8:50 am

    Ya memang bangsa kita ini dijajah bukan hanya Amrerika termasuk Arab. Dari budaya sampai ekonomi bangsa kita hanya menjadi bangsa yang latah ikut2 an mereka.Sebenarnya apa yang diutarakan bung Ruhut itu mungkin juga mewakili sebagian rakyat yang punya pemikiran sama , yang sayangnya tidak dalam bahasa yang etis dan waktu yang sangat tidak tepat. sekarang ini banyak yang menganggap kalo dari Arab itu pasti baik dan suci, ya kalo itu Islam pasti baik dan suci, tapi kalo budaya Arab noway.Sebelum islam masuk bangsa Arab adalah bangsa yang berbudaya paling jahiliyah di dunia selain eropa.Makanya diturunkan Nabi dan Kitab Suci disana. Mana ada nabi di Batak atau Jawa, ataupun Kalimantan ataupun Irian Jaya, walupun tidak beragama tapi tata budaya nya tidak sejahiliyah Eropa ataupun arab.Budaya mencetak watak pelaku budaya. Bisa hilang oleh agama, tapi tetap ada bekasnya. Yang kita lihat agamanya bukan budayanya. Yang lebih mengherankan lagi ada sebagian rakyat kita menganggap kalo gamelan, nortor, kulintang, haram dimainkan, tapi kalo pukul rebana halal karena dari Arab. Sudah gila rupanya dunia ini perbudakan suatu bangsa kepada bangsa lain.

  3. Gugun on June 2nd, 2009 12:44 pm

    Luhut……. luhut……….Ngapain juga sih ngomongin yang gitu-gituan.. Ngga mutu amat. Ini bukan sinetron boong-boongan. Kacian deh. Ini bisa mengurangi elektabilitas SBY, karena dikelilingi oleh orang yang cari muka, kesannya flunkey banget deh.

  4. Tole on June 2nd, 2009 2:13 pm

    Setuju dg komentar Rinto…. Makanya rakyat Indonesia jangan picik. Jangan mau dipecah belah krn pemikiran dan fanatisme sempit. Agama adlah hak pribadi manusia, namun harus dihayati dengan benar. Budaya kita jg harus dijunjung tinggi. Gwe ngebayangin, lama-lama budaya kita malah jd berubah dgn alasan ajaran agam. Menurut gwe, jilbab itu kan pakaian tradisionalnya timur tengah, karen ya itu td…disana kan pada masa itu sdg dlm masa jahiliah, mungkin para lelakinya gak bisa melihat perempuan. Jadilah dianjurkan utk pake jilbab, spy laki-laki bisa menahan nafsu. Disamping itu juga alasan iklim dan cuaca. Lha kalo di Indonesia, kan laen dong…apa mau disamakan dg jaman jahiliah…Para lelaki gak bisa menahan hawa nafsu…hahaha…gwe mah ogah deh….. Jadi menurut gwe harus ada pencerahan tuh…. YAh boleh-boleh aja kalo mau pake jilbab, asal itu keluar dari niat yg tulus, bukan krn takut, mode atau paksaan…Gak akan ada gunanya euyyyy…. Adanya malah mendatangkan mudarat kalo kelakuan masih aja preman……

  5. ari on June 2nd, 2009 4:12 pm

    berdebat membela partai masing2 boleh2 saja asal tdk berlebihan sampai harus menjelekkan etnis tertentu.menurut sy pernyataan ruhut situmpul itu jelas mengambarkan pribadi yg tidak santun, kebablasan membela partainya. Dari kader demokrat memang ada beberapa yang mempunyai tabiat sepertiini. sebut saja misal andi malarangeng yang tidak tau memposisikan dir sebgai jubir kepresidenan atau DPP Demokrat, demikian juga dengan Rizal mallarangeng yg kemaren mengebu-gebu mau jadi presiden. Semoga ini bukan merepresentasikan partrainya yg tidak ‘dewasa”.Krena jika itu terjadi, celakalah bangsa ini di kuasai oleh orang-orang yg “gelap mata”, padahal menjadi seorang pemimpin itu harus bisa melihat mana yg benar dn salah, jika ternayata Demokrat Bobrok dan tidak layak dibela, kenapa harus mencak-mencak dan menghilangkan kesantunan?? Katanya kita ini adalah bangsa yg santun,,moso iya..tp yg jelas selma pembelaan itu untuk partai yang akan lelanggengkan sistem demokrasi -yang semakin membuat bangsa ini terpuruk- orang-orang macam situmpul, duo mallarangeng , qiyadah PKS yg suka mencak-mencak agar dapat jatah banyak, PAN yang tidak seirama dg pimpinannya, PKB yang banci,….akan terus bermunculan.Itulah gambaran elit-elit kita…pertanyaannya sekrtang…MASIH PERCAYAKAH ANDA PADA PEMILU-krn yg akan menjabat juga paling-paling orang-0orang sewatwk dg yg diatas.

  6. robin lie on June 2nd, 2009 6:58 pm

    DEBAT SENGIT YASER DAN RUHUT:
    YASER: bung,napa you bawa2 arab wkt debat kusir?mau
    menghina aku ya?
    RUHUT: maaf bang,sekali2 kan ga pa pa…
    YASER: kurang ajar,you jangan sombong.kalo tak ada SBY,
    you tidak ada apa2nya.you cuman seupil kecil saja.
    RUHUT: beraninya kau hina aku…
    YASER: napa tidak sekali2 kan ga pa pa…
    RUHUT: ntar SBY terpilih,kupenjarakan kamu…
    YASER: dasar oknum BATAK,BAdut TAKabur…..

  7. Fransiskus on June 2nd, 2009 7:15 pm

    mas rinto,anda ini sok tau

  8. hakim on June 2nd, 2009 9:00 pm

    Ruhut payah…. lagi mabok ya.? habis ngapalin naskah sinetron …… tapi dari peristiwa tersebut terlihat bentuk aslinya dari partai demokrat….. saya mah kasihan ama bapak SBY… masa gara-gara Ruhut partai Demokrat hancur….. ….. kasihan pak SBY……… hal ini menunjukkan orang2 yang di belakang pak SBY sudah arogan… dan melupakan tata krama dan aturan main…..

  9. cecep on June 2nd, 2009 9:45 pm

    aing fanatik sama kebudayaan arab. lho ..harem dan tarian perutnya…muaaaaantapppp…aing leh punya harem nga yah..? dimana sih bisa nonton tarian perut yg sexyyyy… ( khan dari arab, aman nga kena grebek sama pol-pp/ polisi )?

  10. budi hermansyah on June 3rd, 2009 1:26 am

    sebaiknya semua team sukses pemenangan salah satu pilpres introspeksi, karena tidak ada manfaatnya saling menjelek-jelekan salah satu capres-cawapres oleh team suksesnya.

    Jangan menyebut atau menjekkan nama/etnis apalagi agama, karena masyarakat sudah pintar menilai dan sudah ada dalam hati yang dalam nantinya akan memilih siapa.

    Yang ribut dari tahun ketahun dan setiap pemilu ya orangnya itu-itu juga, masyarakat sudah mual melihatnya…..toh sekarang ribut suatu saat berkoalisi.

    terima kasih

  11. arya seta on June 3rd, 2009 11:04 am

    dari semua tim SBY yg paling saya benci itu ruhut si kutu loncat, tukang jilat..
    terus terang kalo memenuhi keinginan hati saya pilih JK wiranto, tp krn ada hal yg lebih besar yg saya pertimbangkan terpaksa SBY..
    Mudah2an ada keajaiban JK Win menang

  12. RIZAL on June 3rd, 2009 11:27 am

    masa pengacara dari BATAQ ngeledek etnis arab, ruhut kan ngerti UUD 45…. dasar BATAQ ga tau di untung…. kalo ga ada arab, lw semua bukan islam.. dasar bataq biasa makan anjing, knapa ga jadi ‘anjing’ aja
    kalo ga ada arab lo semua jd YAHUDI………..
    BATAQ makan anjing, kalo arab makan BATAQ…. PAHAM ga BATAQ????????????

  13. Sultan Muhammad Al-Kindi on June 3rd, 2009 1:06 pm

    Allahu Akbar…..Ketololan, kedunguan, kebodohan dan kampungan si RUHUT SITOMPUL yang saya tahu memang selalu udik dan norak juga rada EDAN …akan menjadi Hikmah bagi bangsa ini…semuanya ada hikmahnya…..Kita akan makin menggali sejarah….bangsa yang mengakuai Negara RI merdeka yang paling pertama adalah bangsa Arab….Bangsa Melayu Akan Lebih Terhormat di masa-masa yang akan datang Karena Sedang Ditindas barat…(Bangsa Tertindas)….Bangsa Barat akan hancur.. dan menelan keserakahannya sendiri dari sistem Ribawi….Bangsa Cina Akan menguasai Dunia sementara saja…lalu Akhirnya Allah SWT Pemenanganya dengan tegaknya Syariat diseluruh Bumi….inilah cara Allah untuk kita mempersiapkan diri…dimasa yang akan datang….

  14. eMBAH kUWU on June 3rd, 2009 1:08 pm

    ASTAGFIRULLAH ……WADUH…Ketololan, kedunguan, kebodohan dan kampungan si RUHUT SITOMPUL yang saya tahu memang selalu udik dan norak juga rada EDAN …akan menjadi Hikmah bagi bangsa ini…semuanya ada hikmahnya…..Kita akan makin menggali sejarah….bangsa yang mengakuai Negara RI merdeka yang paling pertama adalah bangsa Arab….Bangsa Melayu Akan Lebih Terhormat di masa-masa yang akan datang Karena Sedang Ditindas barat…(Bangsa Tertindas)….Bangsa Barat akan hancur.. dan menelan keserakahannya sendiri dari sistem Ribawi….Bangsa Cina Akan menguasai Dunia sementara saja…lalu Akhirnya Allah SWT Pemenanganya dengan tegaknya Syariat diseluruh Bumi….inilah cara Allah untuk kita mempersiapkan diri…dimasa yang akan datang….

  15. Kampret on June 3rd, 2009 1:11 pm

    Yah walaupun Bang Ruhut terlalu salah menilai mungkin karena terlalu emosi. Namun sepertinya itu ungkapan dari hati paling dalam. Bisa dibilang ada kenangan buruk makannya beliau berani ngucapin itu, walau momennya ga pas, bukan pada tempatnya tapi bisa jadi niatnya membela tanah air. Dia merasa sebagai seorang warga negara Indonesia. Dan mungkin walau itu keturunan Bang ruhut cuma mao bilang “Mana yang kamu pilih, keturunan kamu apa bangsa kamu” soalnya kalo ada perang kan bia ketahuan.. Yah Cuma mo kasih pendapat aj

  16. iman on June 3rd, 2009 1:55 pm

    Ketahuan kan orang punya keinginan yg menggebu, tetapi td didasari dengan niat yg baik, maunya untung sendiri, orang lain di hina di caci saling sindir, itulah orang kita yang kelihatan sudah tua tetapi kaya anak2, kalo orang yg bijak itu orang yg sabar, tidak terlalu memaksakan diri, sesuai dengan proporsi dan kemampuan, karena semakin kelihatan karakter orang itu di mana kritikan itu datang, akan tetapi harus di terima dengan lapang dada, menerima motivasi atau kritikan dari orang.

  17. fahmy ok on June 3rd, 2009 7:53 pm

    kesantunan yang telah di bentuk oleh partai demokrat sejak 5 tahun yang lalu berhasil di pecahkan oleh salah satu kadernya… sehingga merusak image yang partai telah bangun…. apa lagi bapak ruhut merupakan salah satu anggota dari team sukses kampanye SBY… sehingga dengan kelakuan nya dapat meruntuhkan pamor dari SBY yang begitu arif dan bijaksana……. padahal statement yang dikeluarkan oleh bapak ruhut bisa lebih bijak sehingga tidak menyinggung banyak kalangan…. sebagai lawyer harusnya dia mengerti etika berbicara… jaga lidah mu karena lidah lebih tajam daripada pedang…… dan jangan kau usik singa yang tertidur di padang pasir, karena kau tak akan melihat matahari bersinar untukmu di esok hari…………
    karena nila setitik rusaklah susu sebelanga…..

  18. ewe on June 4th, 2009 1:24 am

    ada arab yg baik dan ada arab yg tdk baik. seperti kata sby, yg baik kita “LANJUTKAN” dan yg buruk kita perbaiki.. saya bkn org demokrat, tp sy sk gaya sby memimpin, bkn berarti sy setuju sby jd presiden lagi.. ada hikmah dari hal ini.. itu yg hrs kita jadikan pelajaran.. jgn cm dipelajari, tapi juga dilaksananakan.. indonesia bkn negara agama, etnis, atau rasis atau apalah,.. tapi ada banyak kepercayaan, etnis di indonesia.. kita itu SPESIAL tau, itu yg bkn gw suka indonesia,krn kita bs tinggal di satu komplek dgn org2 yg beda agama, beda suku, beda etnis sm kita.. tp tiap 17 agustus kita sm2 pasang merah putih d dpn rmh kita, itu yg nyatuin indonesia.. krn itu ada bhineka tunggal ika di bawah garuda kita.

  19. Reza on June 4th, 2009 4:38 am

    Kalau berpendidikan, semestinya ketika berkomentar didukung bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Apa benar arab tidak pernah membantu indonesia? Kita tahu RI memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Untuk melegitimasi kemerdekaannya, sebuah negara mesti mendapatkan pengakuan dari negara lainnya. Menurut sejarah yang saya kutip dari dokumen Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

    “Delegasi resmi RI untuk mendapatkan pengakuan dunia sejak proklamasi Kemerdekaan diketuai oleh H.A. Salim, Wakil Menteri Luar Negeri. Kunjungan ini menghasilkan perjanjian persahabatan RI dan Mesir (Juni, 1947). Bagi RI perjanjian ini adalah suatu dukungan moral yang tinggi, karena dengan perjanjian ini kehadiran RI diakui secara resmi dalam pergaulan internasional. Mesir akan selalu dikenang sebagai negara yang pertama kali mengakui kedaulatan RI. Setelah itu menyusul perjanjian persahabatan dengan Suriah (3 Juli 1947) dan Lebanon (9 Juli 1947) serta Irak.”

    Coba lihat negara-negara mana yang paling awal mengakui kemerdekaan, kedaulatan dan juga memberikan dukungan moral untuk RI? Amerika? Negara2 Eropa? Belum lagi dukungan moril & materil warga keturunan arab di Indonesia. Jadi klaim Ruhut hanya ocehan seseorang yang tidak tahu atau sengaja memelintirkan sejarah. Terus terang, saya tidak jadi pilih SBY selama orang arogan & rasis seperti Ruhut masih diberi kepercayaan olehnya. Pesan untuk keturunan arab lainnya, Insha Allah, kita jangan sampai terprovokasi kemudian balik mencaci-maki suku Batak karena ulah orang bodoh seperti Ruhut.

  20. rakyat_peduli on June 4th, 2009 2:05 pm

    fuad bawazier (red arabian) yg terlalu dlm berkomentar dan menghina pemerintahan kita (red Indonesia), jd wajar saja bila bang ruhut timbul rasa nasionalismenya utk membela negara.

  21. jane on June 4th, 2009 4:45 pm

    bang ruhut walaupun pendapatnya mkn benar tp bang ruhut salah waktu dan tempat..tp itu lah hak mengeluarkan pendapat setidaknya dengan kejadiaan ini mungkin ada akan ada orang indonesia yang mencari info apa memang benar pernyataan ini..

  22. BATAQ on June 4th, 2009 8:22 pm

    Eh RIZAL..loe koq lebih biadab dari Ruhut…!!! Jaga tuh mulut. Lihat aja tuh TKI kita banyak yg dizolimi di Arab sono…. Mana ada perhatian pemerintah kita.. Karena apa…krn org Arab dianggap suci, negara Arab dianggap suci… Bener-bener picik pikiran loe…. Mo islam keq…mo Yahudi keq….gak ada manusia yg sempurna di dunia…. Apalagi manusia kayak loe yg mulutnya kotor kayak comberan….

  23. Reza on June 5th, 2009 7:11 am

    “rakyat_peduli on June 4th, 2009 2:05 pm
    fuad bawazier (red arabian) yg terlalu dlm berkomentar dan menghina pemerintahan kita (red Indonesia), jd wajar saja bila bang ruhut timbul rasa nasionalismenya utk membela negara.”

    Menurut saya hanya orang2 yang punya tendensi rasis yang bisa memaklumi komentar rasis si Ruhut itu. Coba kalau ada orang yang ngomong ke kamu “etnis kamu ngga pernah membantu apa2 untuk Indonesia”. Coba pikirkan itu. Bukan khilaf, tapi memang ada sesuatu yang busuk di lubuk hati dia yang paling dalam.

  24. Reza on June 5th, 2009 7:26 am

    kok saya lihat banyak posting disini yang memaklumi komentar Ruhut dengan alasan membela tanah air? Memang pemerintah ngga boleh dikritik? Misalkan yang mencerca keterlaluan itu bukan si fuad tapi permadi, apa lalu kalian juga maklum kalau ruhut komentar rasis tentang orang jawa? Jangan campur adukkan nasionalisme dengan rasisme.

  25. Reza on June 5th, 2009 7:44 am

    Maaf jadi cerewet nih saya, sedikit mengingatkan Ruhut loncat dari golkar ke PD, Fuad dari PAN ke Hanura, Permadi dari PDI ke Gerindra. Kutu loncat yang tidak punya loyalti semua kan? Jangan gampang tertipu & mendewa2kan figur politisi.

  26. budi hermansyah on June 5th, 2009 9:17 pm

    Nah kan yang ribut hanya mereka=mereka saja, mungkin lima tahun yang akan datang sudah ganti partai lagi……………….

  27. lucifer on June 5th, 2009 10:14 pm

    yang di sindir arab, yg tersinggung umat isl*m. kok bisa? :p

  28. md-jobs on June 6th, 2009 4:59 am

    Sebenarnya gk bisa juga kl Arab selalu kita kaitkan dengan Islam, tp kl kita kaitkan dengan kemerdekaan itu baru betul..artinya komentar si bang ruhut ini salah besar kl arab tidak ada kntribusi di RI..

    Mulutmu adalah harimau-mu kata pepatah melayu..mkn inilah peringatan buat Ruhut dan Demokrat..

    Orang yang menganggap dirinya pintar maka sebenarnya dialah yg paling bodoh, orang yang bilang dirinya jujur sbnrnya dialah yg paling tidak jujur, orang yang bil dia tidak sombong sbnarnya dia termasuk orang sombobg, orang yang mengatakan mereka santun sebenarnya merekalah yg paling tidak santun..

    berbicara hukum alam selalu berhubungan dengan hukum kebalikan..

    berbicara hukum agama, jelas sekali kita dilarang membanggakan diri, krna itu sikap dan perbuatan setan..

    Ngomong2 Bang Ruhut apa Agamanya ya..

  29. afnan on June 6th, 2009 10:46 am

    sby pecatlah ruhut sitompul…yg biadab yg benci kepada umat islam… dan menghina umat islam indonesiaaaaaaaaa…
    sby ruhut telah mengancurkan NAMA partai demokrat…. sby harus tegas berani memecat ruhut…kaloooooo tidak yg dikawatirkannn nanti sby bakal banyak kehilangan suaraaaa……..makaa PECATLAH ROHUTTTTTTTTTTTT…….
    INGATTTT DAN INGATLAH UNTUK MEMECAT RUHUT DAN KELUARKAN DIA DARI PARTAI DEMOKRAT…………………..

  30. aris on June 6th, 2009 12:12 pm

    Ruhut sering ngomong ” mulut mu harimau mu ” kali ini dia diterkam harimaunya sendiri, saya nggak ngerti atas pertimbangangan apa orang kaya dia (kutu loncat) dijadiin team sukses SBY ?….yah minimal kita tau siapa si Ruhut skrg..tlg SBY tampilin org kaya Anas, Max Sopacua aja yang cerdas dan tenang, kalo nggak sy berdo’a ada keajaiban buat JK-Win.

  31. Anti Rinto on June 7th, 2009 12:12 am

    Rinto… Klo lu mabuk kagak usah kasih comment gih!!!

    Lu sendirian… Mabuk
    Lu berdue ame temen… Main catur
    Lu bertige ame temen… Ngrampok

    Rinto… Rinto… Mestinya commentnya: Hai SBY bunuh tuh Ruhut…!!! Orang kayak Ruhut kagak pantas hidup di bumi Indonesia yang Berketuhanan Yang Maha Esa!!!

  32. endang on June 7th, 2009 1:46 am

    Sangat disayangkan Demokrat memilih ruhut sebagai tim sukses, yang pada kenyataannya klo dalam bahasa sunda ( bajing luncat) cuma ikut2, pindah2 partai yang lagi in, saya harap Demokrat mengkaji ulang, layakkah Ruhut ikut andil????? saya rasa hanya merusak citra partai saja. perbaiki sebelum terlambat karna kami tidak suka dengan figur beliau teersebut

  33. FX Ngadiran on June 7th, 2009 8:10 pm

    Wah si Rinto (RINTOLO) sotoy, ………………..
    Loe sekolah dimana ya,……….

  34. Fitri Wahyuni on June 8th, 2009 11:12 am

    Saya bingung, knpa arab yang disebut koq teman2 umat muslim yang panas??
    Ayolah sadarlah teman2. Kita ini bukan warga negara arab. hanya saja agama kita besar disana. kita tetap bangsa Indonesia. janganlah kita hanya melihat dari sisi kita saja dong. coba bercermin dan lihat fakta2 yang ada. memang banyak dari kita(umat muslim) yang sangat arogan. brani mengkritik pedas, tajam bahkan sangat kejam… tp knpa kita tidak bisa menerima sedikit krittikan yang ternyata ga setajam yang pernah teman2 kita seiman pernah lontarkan??? sadarlah.. kita bukan bangsa arab.. tapi umat Muslim!!!

  35. Doni Harahap on June 8th, 2009 3:13 pm

    saya sebagai etnis Batak,mengaku sangat malu dengan kejadian ini. Kalimat itu harus nya tidak terucap,mengapa dia berbelok jauh dari konteks pembicaraan.
    Sebagai info aja ya, bangsa arab telah membantu indonesia dalam jumlah yg cukup besar ngga hanya dalam tsunami aja tp dlm aspek2 laen. Karena mereka low profile, mereka tidak memberitahukan dalam surat kabar berapa jumlah yg telah mereka donasikan, seperti yg amerika lakukan.
    tp dari sini kita bisa tau, gmn bobrok nya partai demokrat ini…awal nya saya mo pilih SBY..tp skrng kliatannya JK aja dehhhh..JK pilihankuuuu..hehheheh

  36. rudy on June 8th, 2009 9:33 pm

    Dari dulu saya gak senang sama Ruhut, udah terkesan menjilat, norak lagi, kebanyakan main sinetron tuh. Menurut saya, Begitulah model orang yang kebanyakan bernaung di Partai Demokrat. Kalau gak ada JK , SBY gak ada apa2nya tuh.

  37. Kontra on June 9th, 2009 12:58 am

    Sepandai pandai tupai melompat pasti akan mengalami jatuh. Sepandai pandai partai demokrat menutupi kebohongan dengan gaya sopan pasti akan terbuka yang sebenarnya.

  38. rto on June 10th, 2009 1:24 am

    setuju mas doni harahap..
    itulah beda ny bangsa arab dan amerika dan sekutu
    bangsa arab tidak prnah terlalu mengumbar2kan di depan media apa yg udah mereka beri..
    info saja..: di kejadian tsunami.,yg pertama kali memberi bantuan ke indonesia adalah negara2 arab.tetapi,mengapa media justru lebih mengekspos dan membesar2kan bantuan dari yang lain..?????

    buat bang ruhut.,tolong,debat jgn mengkambing hitam kan etnis lain.,cobalah untuk dewasa berdebat,menunjukkan kalo qt memang orang2 berpendidikan..thnkx

  39. proarab on June 10th, 2009 10:25 pm

    dasar ruhut goblogh bangsat anjing batak, kafir gelo sinting gw jadi ga pilih sby dah….gara2 ruhut goblogs

  40. akbara on June 11th, 2009 11:10 pm

    ruhut anda itu seorang bunglon , yng siap untk berganti baju klau pada posisi yg tdk menguntungkan anda pribadi . smua orng jga thu bgmna spk trjng anda di golkar . tpi stlah golkar tdk bisa memberi keuntngn (scra materi yg sllu ada di otak kerdilmu) anda tnggalkan bgtu saja . tidak ada loyalitas dlm kamus hdup anda . dan skrang anda mlhat peluang emas yg ada di partai DEMOKRAT . dg klicikan dan klicinan anda sampai bsa jdi tim skss PAK SBY . dan pda akhrnya nanti pun jga akan anda tnggalkan klau sdah gk bsa mmbri manfaat materi yg lbih kepada anda . dasar RASIS bangsat gk pantas anda brkcmpung di partai yg nota bone ; mnghargai dan mnghormati hak2 wrga negara tnpa mlhat agma sku dan ktrunan.

  41. JOKO on June 12th, 2009 9:11 am

    kalau menurut saya perkataan ruhut ada benarnya karena coba kita renungkan hampir tidak pernah negara arab membantu kita yang sesama negara muslim, bahkan membantu negara tetangga mereka sendiri pun tidak. Mereka hanya egois dengan kepentingan mereka sendiri. seperti lebih memihak kepada amerika daripada menolong palestina. Pedahal arab adalah negara kaya, bahkan mereka menista dan menganiaya tkw kita. Justru negara2 jepang, amerika, eropa yang sering membantu negara2 miskin. JADI KITA MESTI MENANGGAPINYA DENGAN SIKAP LOGIS DAN ADIL, JANGAN DENGAN PERASAAN RASIS!!!!

  42. Anti Joko on June 13th, 2009 11:15 am

    Boeng Joko, anda buta apa buta? Anda tuli apa tuli? Nggak pernah BACA TV & DENGERIN KORAN ya?

    Klo mata anda minus, pakai kaca mata. Klo pendengaran terganggu, pake alat bantu dengar!!!

    Anda orang Indonesia yang berBhinneka Tunggal Ika, tapi setuju sama comment RASIS!!!

    Semua diri/semua negara bertaktik untuk keberlangsungan/kesejahteraan dirinya/negaranya. Liga Muslim, Liga Arab, membantu palestina. Banyak negara arab yg tidak punya hub diplomatik sama israel, banyak negara arab yang melarang wilayah udaranya untuk kepentingan israel.
    Bantuan dari jepang, amerika, eropa, itu-tuh semuanya BISNIS dan TEKANAN POLITIK. Mereka mengutangi -BUKAN MEMINJAMI- dengan bunga yang harus menguntungkan mereka -mencekik rakyat Indonesia-. Mereka mengutangi, tapi duitnya harus kembali ke orang2 mereka yang disusupkan dengan GAJI GEDE (orang Indonesia cukup yang di bawah-bawah). Mereka mengutangi, tapi mereka harus mendikte.
    Muncul ribuan TKI, karena salah Indonesia. Indonesia negara kaya SDM dan SDA, tapi pemerintahnya seneng menyerahkan SDA sama jepang, eropa, amerika, bukan pada rakyat Indonesia sendiri.
    Ada segelintir orang arab yang menyiksa TKI, itu karena mental pribadinya seperti RUHUT dan ANDA yang rasis!!!

  43. faris on June 20th, 2009 10:06 pm

    saya ini orang jawa tulen dtmptku bnyak orng arab cina madura tapi g prnh mnghna stu sma lain kta sngt mngrti akan perbendaan kami maka dari itu qheran kalo ada orang yg brpndidikan mala g punya aturanbertutur kata kalo gtu siapa pmimpin negri ini yg bisa jd panutan?

    kalo dpikir2 kalo g da orng arab mngkin d indonesia g da agama islam satu2nya agama yg pling mulia d dunia mungkin kta jd orang kafir g tau jalan yg bnar sperti ruhut sitompul orng ber ahlak sperti babi anjig gpunya otak g tau mna ya bnar dan mn yg salah?insyaflah ruhut insya allah qmu akan jd orang yg brubah mnjadi lbih baik dan mnuju jalan yg bnar?

  44. DAVIQ on June 23rd, 2009 9:20 pm

    kenapa orang islam marah ? karna RASULULLAH dari BANGSA ARAB TAU…..
    KALO KITA MENGHINA BANGSA ARAB BERARTI KITA JG MENGHINA NABI KITA YG MULIA , BANGSA ARAB KALO MAU BANTU NEGARA INDONESIA TDK PERLU PUBLIKASI SPRT NEGARA KAFIR YG CARI MUKA KE NEGARA INI.

  45. Tole on June 24th, 2009 7:33 am

    Utk Daviq, Rasullullah mmg bangsa Arab, tp bkn berarti krn Arab merupakan bangsa Rasull, kita menagggap Arab bangsa yg suci, shg tdk boleh dikritik, dan dianggap suci gitu loh… Banyak jg Nabi-nabi lain yg berasal dr Yahudi, nah bagaimana komentar anda??? Saya mmg tdk setuju dg Ruhut, tp saya juga tdk setuju dgn anda yg terlalu mengkultuskan bgs Arab, krn nabi berbangsa Arab. Kalo TKI kita disiksa oleh org Arab, apa anda msh menagnggap org arab yg menyiksa itu bukan KAFIR??? Coba buka kamus spy anda tahu apa definisi dari KAFIR!!! Yg berhak menentukan kafir dan tdk kafir adlh Alllah…. Percuma dia beragama dan menjalankan seluruh ritual agam serta berpenampilan agamis kalo kelakuannya lbh bejat dr org yg anda anggap KAFIR.

  46. DAVIQ on June 24th, 2009 7:42 pm

    kenapa ALLAH SWT memilih NABI yg terakhir dari bangsa arab?padahal sebelumnya banyak yg dr bangsa yahudi?KARNA MEMANG BANGSA ARAB MESTI MEMPUNYAI SUATU KEUNGGULAN DARI BANGSA LAIN,DULU BANGSA YAHUDI MEMANG BANGSA YG SPECIAL DIMATA ALLAH SWT TP SKRNG MERUPAKAN BANGSA YG DIKUCILKAN OLEH ALLAH SWT,ALLAH SWT TDK PERNAH MENURUNKAN SUATU RISALAH KPD SEMBARANGAN BANGSA,KARNA YG DI PILIH MEMANG BANSA PILIHAN,

    YG SAYAYA MAKSUD NEGARA KAFIR BUKAN ORANG KAFIR,(TLG BACA YG JELAS}

  47. sobex on June 25th, 2009 7:11 am

    untuk rinto nabi di turunkan di arab bukan karena bejat orang arab allah maha tau atas segala-galanya jadi lo jgn sok tau.bukan negara arab saja yg bejat dan nabi yg diturunkan di bumi ini banyak dan yg wajib diketahui tuh 25 coba lo fikir apa bangsa lain tidak bejat?dan coba anda liat sekarg bejat mana kelakuan orang arab ma kelakuan orang barat sekarg .seumpama islam tidak masuk ke negara kita mungkin kelakuan kita tidak jauh beda ma orang barat.allahu aklam.

    untuk tole inget ya apabila si rohut tuh mengkritik bangsa arab jadi otomastis dan secara tidak langsung dia menghina agama .dan masalah penyiksaan TKI tidak semua orang arab mnyiksa TKI hanya oknum2 tertentu yg melakukan hal tsb & apabila semua orang arab menyiksa TKI tidak mungkin ada yang mau kerja disana lagi.tapi buktinya sekrg masih banyak yg kerja disana

    dan terhadap admin tlg comment di atas dikaji terlebih dahulu trus kata2 ini apa untuk di pajang aja

    ” Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan ”

    tq

  48. ION on June 25th, 2009 9:27 am

    RUHUT, jangan hanya kau yang sok pintar,,,,,,,,,, hanya gara-gara mulut kau partai demokrat banyak kehilangan suara, pantaslah kau jadi pengacara aja yang pandai membual dimuka persidangan

  49. Semuel Lusi on June 25th, 2009 12:13 pm

    Hm…hm…bung RUHUT, kata-kata memang bisa untuk membunuh sudara tetapi juga bisa membuat bangga, bagian manapun yang kita menggambarkan siapa kita sebenarnya….hm..hm..

  50. sastro_bagus on June 25th, 2009 12:42 pm

    Justru Etnis Chinadan India banyak yang berkorban mendukung Kemerdekaan
    NKRI. Kalo etnis Arab Zaman VOC banyak yang jadi Tuan Tanah and Rentenir….

    Negar yang mendukung kemerdekaan NKR, India (Nehru), Mesir (Natsir) Jugoslavi (Tito).

    Salute to bung Ruhut yang berani langsung minta maaf..

    Dr Fuad Bawazier Menteri Keuangan Indonesia pada Kabinet Pembangunan VII. NATO= No Action Talk Only) gak ada apa-apanya di bandingkan Sri Mulyani Indrawati.

  51. sobex on June 27th, 2009 8:44 am

    dengan berdagang di indonesia bangsa arab secara tidak langsung membantu perekonomian negara ini jadi semua bangsa yg masuk ke indonesia semuanya membantu negara indonesia .belanda aja yg menjajah juga bisa dikatakan membantu ke indonesia lewat semua pembangunan yg didirikan misal bendungan wkwkwkwkwkwkwkwkw peace all

  52. ANTI TOLE on July 1st, 2009 8:52 am

    untuk TOLE Atas hal ini ” jilbab itu kan pakaian tradisionalnya timur tengah, karen ya itu td…disana kan pada masa itu sdg dlm masa jahiliah, mungkin para lelakinya gak bisa melihat perempuan. Jadilah dianjurkan utk pake jilbab, spy laki-laki bisa menahan nafsu. Disamping itu juga alasan iklim dan cuaca. Lha kalo di Indonesia, kan laen dong…apa mau disamakan dg jaman jahiliah…Para lelaki gak bisa menahan hawa nafsu…hahaha…gwe mah ogah deh….. Jadi menurut gwe harus ada pencerahan tuh…. YAh boleh-boleh aja kalo mau pake jilbab, asal itu keluar dari niat yg tulus, bukan krn takut, mode atau paksaan…Gak akan ada gunanya euyyyy…. Adanya malah mendatangkan mudarat kalo kelakuan masih aja preman……”

    bung lo jgn sok bacot wanita berjilbab tuh udah ada di kitab Al Quran jadi lo sebelum comment pikir2 dulu .belajar dulu jgn asal bacot .apa lo g malu ma yg lain .di thread ini anak SD aja tau kalo wanita islam di wajibkan berjilbab ckckckckc

  53. Tole on July 1st, 2009 11:20 am

    Anti Tole, sah aja gwe punya pendapat kan…Sebenarnya apa sih fungsi jilbab?? Kan utk menampilkan kesederhanaan spy tdk menimbulkan hal-hal yg tdk baik bagi si pemakai dan yg melihat. Tapi nyatanya skrg jilbab sdh dijadikan komuditas mode dgn segala pernik yg tujuannnya agar dilihat org menarik…Nah, silahkan anda berpikir apakah maksud dan tujuan sdh benar-benar sesuai dgn Al Quran??? Banyak org yg berjilbab, sdh haji berkali-kali tetep aja kelakuan gak berubah dan gak lebih baik dr mereka yg belum berjilbab dan naik haji. Justru mereke menjudge org2 dr penampilan luar yg dianggap agamis (berjilbab, naik haji, pake janggut, bersorban dls), bukan dr kelakuannnya. Baca dong literatur utk mendukung ayat-ayat di Al Quran itu. Agama jg mengadopsi kebudayaan setempat yang dianggap baik utk masyarakat tsb. Gwe bukan anti Arab or or pro Barat. Bagi gwe, yg penting adlh mengambil nilai-nilai moral yg baik dr setiap umat tanpa memandang agama, ras dan etnis. Picik rasanya kalo gwe mengatakan Arab lbh baik dr Barat krn gwe seorang Muslim….. OK gwe males kalo berdebat dgn org yg mau menag sendiri krn fanatisme agama dan pemahaman. Semua gama pada dasarnya mengajarkan kebaikan, tdk ada agama yg jelek. Yang berhak menilai adlh Allah, bukan anda dan saya. Kita hrs bijak memahaminya. Yg penting adlh bgmna kita bisa mendatangkan kebaikan dan memberikan kesejahteraan bg umat sesama ciptaan Tuhan. Bukan sibuk saling membanggakan ajaran agama masing-masing. Ajaran agama tdk akan ada gunanya kalo cuma dibicarakan dan dibangga-banggakan. Ajaran agama yg punya nilai-nilai cinta kasih lebih berguna jika tercermin dari tingkah laku kita semua… Silahkan loe mau berjilbab, bersorban, berjenggot dls…. tapi ingat nantinya yg menilai bkn manusia, tp ALLAH……

  54. Galih on July 9th, 2009 12:05 pm

    Ehm….
    Berbicara trus salah menurutq biasa 2 aja kok..yang penting minta maaf aja ke orangnya..n menurutku ALLAH SWT maha pemaaf knp qta gak maapin aja khan enak to..

  55. Sodara'a ...... on January 7th, 2010 8:48 am

    Eh Ruhut Botak Sitompel Raja Minyak Jelantah dr Israel anjing, lw punya bku Sejarah gk sih ? Jelas2 negara p’tamax yg mengakui kemerdekaan RI ntu Mesir yg notabene slh stu negara Arab, skrg saya tanya, msalkan BATAK d hina, bagaimana reaksi Anda ? Anda ini orang’a EGOIS, kritik org enak’a sendiri, giliran d kritik gk mw, Anda jg jgn bla P. Demokrat mulu dong, RUHUT TOMPEL BAU, bka mata Anda dr efek Hipnotis SBY

  56. zainal abidin on January 8th, 2010 1:16 pm

    hati-hati kalau berucap. lebih baik diam dari pada ngomong tapi nyakitin orang lain.

  57. thomas on January 17th, 2010 7:16 pm

    MARI BERDAMAI SAUDARAKU SEBANGSA!! sebagai informasi : batak adalah terdiri dari sub-BATAK. SEPERTI ; ada batak toba, mandailing, karo, simalungun, artinya ; mari kita lihat si Luhut ini sebagai pribadi aja deh. saya sebagai orang sumatra, suku karo, sangat malu melihat dia baik sebagai pesinetron atau politikus yang kesanya memaksakan dirinya untuk diakui dan diterima, persis ala preman gitu. kalau teman teman di bali selalu menayakan apa seperti itu karakter orang sumatra ? lalu saya jawab ; kami di sumatra sangat menjunjung tinggi keberagaman daru dulu dan cukup dewasa dalam berpolitik. intinya ; luhut adalah pribadi ! dan tidak ada hubunganya dengan orang sumatra pada umumnya. memang partai demokrat sedikit kebakaran jenggot! ada apa di balik ini semua. mari kita bersama mendukung supaya koruuuuupsi yang berakar di indonesia sydah berakar. saran saya berlakukan aja ” HUKUM MATI , PARA KORUPTOR.

    PEACE BE ON EARTH

  58. Gusmantoro on January 21st, 2010 8:57 pm

    MATI AJA LO PUL…… JADI MANUSIA GAK TAU ATURAN….
    DEMOKRAT MENANG GARA-GARA BANYAK UANG, UANG NGERAMPOK LAGI!

  59. ojodumeh on January 22nd, 2010 5:10 pm

    indonesia is bhineka tunggal ika
    Utamakan bangsa & negara dr pada kepentingan yg lain maka jaya lah Indonesia.
    Yg paling merusak bangsa ini adalah fanatik berlebihan masyarakat yg gampang dimanfaatkan oknum2 dan bangsa2 tertentu sehingga Indonesia tetap nga berarti di dunia international.
    Jangan membangunkan singa di padang pasir mungkin ungkapan yg benar akan tetapi dimana anda tinggal disitu langgit dijunjung jadi :

    G A R U D A D I D A D A K U

    Jika diberi kesempatan akan saya buktikan ucapan itu dengan membela NKRI ini yg utama tanpa memperdulikan suku, etnis dan agama yg ada pada diri saya.

  60. cholis on April 13th, 2010 11:35 am

    wis wis wong ngono iso dadi anggotane pak sby. trus bagaimana ke depan nanti kalau orang seperti itu masih di situ………………………………………

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) , Pilkada, Pemilukada Indonesia
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved