Presiden Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak masyarakat Lampung pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu Legislatif 9 April 2009.

Sebentar lagi pemilu, mari kita buat Pemilu ini aman, lancar, damai, dan tertib,” ajak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan langsung masyarakat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri sebesar Rp 366,76 miliar untuk Provinsi Lampung dan peresmian Jalan Lintas Pantai Timur (Jalinpantim) Sumatera sepanjang 86,5 kilometer dari Sukadana ke Menggala di Lampung, Rabu (4/3).

Pada kesempatan tersebut Presiden Yudhoyono juga mengajak masyarakat untuk menyelenggarakan Pemilu secara jujur, jangan sampai di antara masyarakat saling bermusuhan apalagi sampai terjad benturan-benturan secara fisik. “Kita bisa rugi kalau hal itu sampai terjadi,” kata Presiden.

Dengan demikian, imbau Presiden, apapun politiknya, masyarakat semestinya menjaga tali silaturahmi. “Pemilu dan demokrasi akan terasa indah apabila dijalankan tanpa bermusuhan,” kata Presiden.

3 Responses to Presiden Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

  1. satochid April 16, 2009 at 6:48 am

    Betul Pak kita sebagai warga negara yang baik bukannya membuat gaduh , permusuhan, ataupun ajakan yang membikin rakyat bingung.
    Saya ingin semua warga membantu KPU untuk mensukseskan pemilu Presiden nanti.
    Jadi mari kita bereskan/ selesaikan permasalahan yang diderita KPU mari kita tolong dan bantu KPU yang sedang kesulitan. Kami berharap wargapun jangan berbuat yang ngak2 seperti pembuatan KTP palsu, tinggal didaerah lain tanpa melapor atau tetap masih menggunakan KTP lama, didatangi pada ngak mau buka pintu dikira mau minta sumbangan dll. padahal kejadian seperti ini banyak membikin masalah kependudukan,
    Ada warga yang ngak mau mendaftar / malas dan maunya bawa KTP langsung memilih (contoh ini banyak kelemahannya karena bisa conteng dimana-mana tanpa bukti lain). Oleh sebab itu petugas kelurahan jangan hanya mengandalkan RT/RW saja ajak mereka bersama sama (termasuk kePolisian) untuk mengecek penduduk / warga sekalian mendaftar orang2 yang menompang tanpa identitas yang jelas..Hal lain yang perlu dicermati adalah:
    Punya banyak rumah yang ditempati jongos/ penjaga yang berKPT lain dan masih banyak lagi Pak permasalahannya kependudukan.
    Sedangkan untuk Pemilihan presiden jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan pemilihan legislatif yang lebih rumit dan banyak celah kekurangannya. yaitu terletak pada
    1. Pemilihan legislatif yang sekarang beda dengan tahun 2004 yang hanya mencoblos partai dan DPD saja, (sangat sederhana. dan selanjutnya partailah yang mengatur anggauta2nya untuk duduk di dewan perwakilan rakyat..
    2. Pemilu yang sekarang contreng angg DPR, DPRD tk I dan II serta contreng
    DPD sangat susah dan banyak memakan waktu baik ditingkat percetakan distribusi dan proses pelipatannya.
    3. Sedangkan pada permasalahan DPT saya yakin itu pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan pemilu sebelumnya.akan tetapi dikarenakan adanya perhitungan suara terbanyak untuk menjadi angg.dewan, maka menjadikan caleg2 berusaha semaksimal mungkin berbuat untuk kemenangannya dengan cara apapun untuk menang.
    4. Masalah Golput terjadi karena adanya ajakan seorang atau beberapa orang tokoh yang kecewa dan diluar itu tingkah laku para wakil rakyatpun pada memuakkan dan menjengkelkan. Coba jika uang2 yang diham,bur2 kan itu untuk kesejahteraan rakyat pastinya negara dan rakyatnya akan makmur.

  2. bunga septia April 16, 2009 at 8:35 am

    Ass. Saya sbg warga negara sangat mendukung sikap dan ajakan bapak untuk menyukseskan pemilu dengan tertib,amaan dan damai. Untuk masalh DPT sebenarnya hanya miskomunikasi antara KPU dengan Pemerintah khususnya Mendagri. KPU mencari data kependudukan pasti tidak akan sedetail dan serapi pemerintahan yang punya program sensus penduduk.Selain itu tingkat kepedulian rakyat juga masih belum optimal karena banyaknya syarat2 yang membikin mereka bingung untuk mendapat DPT. Sebenarnya sensus kalo bisa terintegrasi ( online ) jadi data penduduk diminimalisasi kesalahan ataupun rangkap data.Apalagi dengan menggunakan teknologi finger print identity.Jadi bila sidik jari sudah di scan langsung muncull data orang bersangkutan yang bisa dibaca di seluruh Indonesia tanpa ada rangkap data ( seperti waktu bikin SIM kan gitu ).Disitu dibikin sidik jari disitu difoto.Itu mungkin yang bisa saya usulkan untuk mengatasi masalh DPT, mungkin bukan pemilu saat ini tapi pemilu mendatang.Jadi pendekatannya adalah person yang dijumpai dimanaun dia berada. Contoh : Si A dari Solo.Ternyata waktu ini dia lagi main ke saudaranya di Bandung.Pas waktu itu datang petugas mendaftar DPT di Bandung. Ya udah scan sidik jari dan foto di bandung saja dengan memasukkan data berdasar KTP si A yang asli solo.Nati pas ngisi data Si A didata sbg DPT di BAndung tetapi tetap terdaftar sebagai DPT di Koota Solo sesuai KTP.DAn data tersebut terintegrasi secara nasional.JAdi bila si A main lagi ke jAkatta dan disana ada petugas pendaftar DPT, si A sudah tdk bisa didaftar lagi karena sudah di data di Bandung,

  3. satochid April 16, 2009 at 9:01 am

    Saya sependapat dengan usul saudara bunga akan tetapi perlu dirancang anggarannya dengan baik karena menyangkut biaya yang begitu besar.
    Kalau tidak salah beberapa tahun sebelum krismon ada juga rencana itu tapi permasalahannya ada indikasi korupsi dan nepotisme. Olegh sebab itu rencana tersebut sekarang bisa dilakukan kembali dengan catatan aman dari korupsi dan hasilnya akan jadi maksimal. Perlu juga dilakukan identifikasi tanggal dan tempat tanggal lahir/tahunnya. Sekali lagi sangat mendukung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Widgetized Section

Go to Admin » appearance » Widgets » and move a widget into Advertise Widget Zone