Kwik: SBY Pernah Konflik dengan Boediono

May 24, 2009 by pemiluindonesia.com 

Kwik Kian Gie

Kwik Kian Gie

Boediono yang saat itu menjabat menteri keuangan enggan mencairkan dana penanganan banjir.

Pengamat ekonomi sekaligus mantan menteri di pemerintahan Megawati Soekarnoputri, Kwik Kian Gie menyatakan, calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat terlibat konflik dengan Boediono.

Saat itu, Yudhoyono menjabat sebagai Menko Politik Hukum dan Kemanan, sedangkan Boediono menjadi Menteri Keuangan.

Usai salah satu sidang kabinet, Bu Mega memerintahkan Boediono mencairkan uang terkait penanganan bencana banjir. Tapi Boediono bilang tidak bisa karena ada aturannya, harus lewat Dewan Perwakilan Rakyat,” katanya.

Waktu itu, Jusuf Kalla yang menjabat sebagai Menkokesra segera menemui Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan menyampaikan dana yang tidak bisa turun. “Langsung waktu itu, Sutiyoso menuding saya (saat itu Kepala Bappenas) tidak mau mencairkan uang,” katanya.

Ternyata, dia menambahkan, Sutiyoso menyuruh diam-diam seorang wartawan malam itu juga untuk menanyakan ke panitia anggaran. “Panitia anggaran bilang tidak usah pakai persetujuan DPR karena emergensi,” katanya.

Esoknya, pemberitaan itu muncul di media dan Kwik mengaku seketika itu juga Yudhoyono marah kepada Boediono karena tak bisa mengirimkan beras dengan pesawat hercules. “SBY minta ke saya untuk melobi Bu Mega, mengingat kedekatan saya dengan beliau,” ujarnya.

Selain itu, Kwik mengaku tidak dalam rangka menjatuhkan pasangan SBY-Boediono dan mengkampanyekan JK-Wiranto. “Saya tetap tercatat sebagai anggota PDIP, saya tetap loyal pada PDIP,” katanya. Kwik mengatakan hanya ingin menceritakan fakta sejarah sepanjang dia terlibat sebagai pemerintah di era Megawati Soekarnoputri.

Sumber :  Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini VIVAnews

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

16 Responses to “Kwik: SBY Pernah Konflik dengan Boediono”

  1. Syamsu Alhadi on May 24th, 2009 9:33 pm

    Ah, biasa saja. Namanya juga pertemanan, ada pasang surutnya. Asal jangan keterusan aja. Saya dengan rekan sekerja kadang juga berbeda pendapat, tapi tidak merusak pertemanan. Apalagi selevel SBY-Budiyono.

  2. IkiCumanWongcilik on May 25th, 2009 5:29 am

    pak Kwik, tolong dijelaskan juga mengapa buanyak aset2 negara yg dijual pd pihak asing pada era mega, termasuk aset yg sangat menguntungkan spt indosat ?! …. bapak kan sbg ketua bappenas, apakah ini idea bapak, atau ketidak setujuan bapak diabaikan oleh mega, … atau ini sebuah konspirasi perampokan ?.

  3. Satochid Sosrodiredjo on May 25th, 2009 2:21 pm

    Ngak masalah memangnya apa mas Kwik iri? SBY orang berbudi konflik bukan berarti bermusuhan dan dendan konflik itu hanya peristuwa sementara untuk tujuan yang baik saling mengoreksi. Sekali lagi ngak masalah.

  4. Satochid Sosrodiredjo on May 27th, 2009 5:56 am

    Mas disuruh ngomong ditu oleh siapa? Kok tumben ngak ngomongin bekas atasannya. Biasanya orang yang dikeluarkan/ keluar pada ngomongin yaatasannya. Aneh

  5. ki pinulur on May 27th, 2009 10:29 am

    Mr Kwik..,mengapa nggak dulu-dulu diomongkan, kok baru sekarang. Apa ada maksud untuk menaikan popularitas pihak-pihak tertentu. Setuju dengan komentar sebelumnya, ada konflik itu hal biasa, asal tidak keterusan dan yang penting dicarikan solusinya.

  6. rahmat on May 30th, 2009 3:07 pm

    setuju dengan komentar sebelumnya, kok baru ngomong sekarang sih kong. namanya juga manusia, berselisih kan ga apa. Kong kwik kemana aja nih, kok baru muncul lagi stelah jualin aset negara

  7. trie on May 30th, 2009 9:24 pm

    Kepada Bapak/Ibu/Sdr.i. pendukung Bapak Megawati-Prabowo,
    Jangan terjerumus dalam konflik/menjelekkan A atau B. silahkan bapak dan ibu datang/menghubungi Pusat informasi GEBRAKAN (Gerakan Bangkit Rakyat Nusantara)di Ruko Salemba Mas Jalan Salemba Raya No. 34-36. Jakarta Pusat. Di Sekretariat GEBRAKAN Bapak/Ibu/Sdr.i bisa mendapatkan informasi yang bapak/ibu/sdr.i inginkan. atau bisa menghubungi humas Gebrakan telp. 021 3212 9226. Gebrakan adalah pusat informasi dan dukungan relawan yang pro pada Mega-Prabowo.
    Mari bersama kita berjuang untuk menghantarkan beliau menuju kuri RI satu dan RI dua. demi terwujudnya program ekonomi yang pro rakyat yang kita dambakan . Amin.

  8. abib sodika on May 30th, 2009 9:54 pm

    sy melihatnya bahwa inilah mungkin saatnya bagi tokoh lama berbicara, dulu dipendam sekarang seakan-akan diumbar. pesan saya…hati-hatilah bicara karena semua akan dimintai pertanggungjawabannya diakhirat lho…

  9. santiaji on June 2nd, 2009 10:58 am

    ya….ya….ya komentatornya pada hebat-hebat ya mengomentari kwik. kalau memang itu fakta, kenapa tidak disampaikan, hanya momen kali yang itu harus diluncurkan, barangkali itupun?

  10. Rifqy on June 2nd, 2009 11:07 pm

    ya.. gitulah boediono… jelas2 merugikan masyarakat,, yang kya gitu emang bis albeih baik dari JK pemerintahanini? Patut dipertanyakan… G tahu aturan mungkin….. hahahahahaha,,,,,, kasian

  11. Purwa on June 3rd, 2009 1:55 am

    Aha… Ya ya ya…

    Repot… Semua Capres-Cawapres sudah pernah rapat kabinet bareng, kecuali PRABOWO. Semua punya belang ya? Ya iya, namanya juga manusia biasa.

    Mangkanya, berikan pilihan pada PRABOWO. Berikan kesempatan pada PRABOWO untuk jadi CAWAPRES, supaya belang2 MEGAWATI dulu ketika jadi presiden pertamanya bisa diperbaiki oleh wakilnya besok. Klo pasangan capres-cawapres yang lain kan nggak ada yang bisa diharapkan dapat memperbaiki belang2nya nanti, karena masa lalunya belang2. Iya toh?

    Sumangga Pak Prabowo, aplikasikan konsep ekonomi kerakyatan panjenengan. Nggak usah dipikirin tuh Bank Dunia dan IMF. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung.

  12. Tole on June 3rd, 2009 8:20 am

    Setuju pak Purwa…. Sekalian kalo terpilih pak Prabowo tuntaskan masalah korupsi dlm pengadaan Crude…. Sekarang beritanya menguap gak jelas…… Berapa uang negara yg sudah dirampok oleh petinggi negara dan petinggi partai yg berkuasa di negara ini…..

  13. banjir on June 3rd, 2009 8:52 am

    QQQQQQ…..macem2 aja nih kwik……isu2 yang nggak relevan gini kok diomongin…..Beginikah kelakuan Elit Politik kita……kwik…kwik menyedihkan sekali engkau ini

  14. Satochid on June 3rd, 2009 10:31 am

    Maaf dik Trie sya ngak berminat bergabung tawaran anda, orang mau kembali ke UUD 45 sesuai aslinya? berarti ingin jadi pemimpin seumur hidup, menghilangkan 2 periode yang sudah susah payah diputuskan/dilalukan oleh DPR
    agar para pemimpin ngak rakus dan serakah.

  15. Sarah on June 3rd, 2009 3:23 pm

    pak Kwik…. sy kira yg spt itu bukan konflik itu hal yang lumrah dalam pekerjaan lagian untuk apa diomongin disini dan dibesar2kan….ini omongan nggak penting banget….kurang kerjaan….sbg pengamat ekonomi nggak pantas ngomong seperti itu… cari muka tapi salah caranya….. hwa ha ha ha …..

  16. Kwik Shu Ming on June 16th, 2009 2:26 am

    Saya rasa pak kwik sudah dapat ANGPAO dan disuruh jelekkan orang.
    Mulutnya pak kwik persis mulut cewek atau mulut CIBAI.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2009
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved
Astaga.com Lifestyle on the net