“Gampang Coblos Daripada Contreng”

April 9, 2009 by pemiluindonesia.com 

Contreng Pemilu 2009

Contreng Pemilu 2009

Saya tidak bisa baca, gampangan nyoblos daripada nyontreng,” ujar nenek Rifa.

Sejumlah pemilih masih kesulitan untuk menyalurkan suaranya dalam Pemilihan Legislatif kali ini. Hal ini karena adanya perubahan metode pemilihan dari coblos menjadi contreng.

Salah satu pemilih yang merasa kesulitan adalah nenek Rifa (80) usai menyalurkan suaranya di TPS 264 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta, Kamis 9 April 2009.

Apalagi, Rifa memiliki kendala karena tidak bisa membaca. Nenek Rifa pun akhirnya meminta bantuan cucunya untuk menyalurkan suaranya. “Saya tidak bisa baca, akhirnya saya minta bantuan cucu, gampangan nyoblos daripada nyontreng,” ujar nenek Rifa.

Di TPS ini, juga tercatat nama Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat, Wiranto. Lokasi TPS ini berada di halaman SDN 03 Bambu Apus.

Sumber VIVAnews

Berbagi Informasi Pemilu 2009:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • Live
  • Print this article!
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Berita Terkait

Komentar

2 Responses to ““Gampang Coblos Daripada Contreng””

  1. hari on April 14th, 2009 1:50 pm

    apakah benar perubahan coblos menjadi contreng pada pemilu 2009 dikarenakan adanya suatu pemikiran bahwa indonesia tidak mau dikatakan negara bodoh?
    bila memang benar begitu namun itu banyak mempengaruhi pada hasil pemungutan suara pada pemilu 2009 dikarenakan banyak masyarakat ataupun penduduk yang tidak dapat mencontreng hingga 20% tidak sah

  2. Ullah on May 7th, 2009 10:42 pm

    Sebaiknya kembali system mencoblos karena sebagian Rakyat Indonesia mengalami kesulitan..lagi pula mencoblos memakai Paku tidak perlu di anggarkan lagi..paku bisa didapatkan disembarang t4…sementara Pulpen/spidol mungkin di anggarkan lg oleh KPU…berapa duit rakyat yg habis ? cuma membeli Pulpen di kali berapa TPS. yg ada ?

    Wassalam.

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Pemiluindonesia.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan





Pemiluindonesia.com - Website Referensi Pemilihan Umum (Pemilu) Indonesia 2009
© Copyright Pemiluindonesia.com Inc., 2009. All rights reserved