Sutanto: Pilih Yang Sudah Terbukti Kemampuannya
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Sutanto
Ketua Dewan Pembina Gerakan Pro-SBY (GPS) Sutanto yang juga mantan Kapolri meminta masyarakat agar memilih orang yang sudah terbukti kemampuannya pada pemilu presiden 2009.
“Calon yang ada sekarang adalah putra terbaik bangsa. Namun, kita harus membuat keputusan mana yang paling baik untuk memimpin Indonesia,” kata Sutanto di Jakarta, Jumat, saat pembukaan Rakornas GPS.
Baca Selengkapnya
Capres Ditantang Sampaikan Cara Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Faisal Basri
Para Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) ditantang untuk menyampaikan cara mewujudkan target pertumbuhan ekonomi yang diusung dalam visi dan misi oleh masing-masing.
“Para Capres-Cawapres ini jangan hanya menyampaikan target besaran pertumbuhan ekonomi yang berkisar enam hingga 10 persen. Namun, kritisi bagaimana cara mewujudkannya,” kata pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri, di Jakarta, Sabtu.
Baca Selengkapnya
Pejabat Negara Tak Dilarang Kampanye
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Komisi Pemilihan Umum
Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan aturan kampanye pemilu presiden. Secara umum aturannya sama dengan atuaran pemilu legislatif lalu.
“Tidak ada larangan bagi pejabat negara untuk menjadi pelaksana atau tim kampanye bagi pasangan capres dan cawapres. Tapi mereka harus mengikuti rambu-rambu,” ungkap anggota KPU Andi Nurpati di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (29/5/2009).
Baca Selengkapnya
Jurkam Capres Jangan Asal Omong
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Adhyaksa Dault
Menpora Adhyaksa Dault meminta juru kampanye atau anggota tim sukses capres-cawapres jangan asal omong atau menjelek-jelekkan calon presiden lainnya dengan cara yang tidak etis. “Sebagai Menpora, saya minta juru kampanye tidak ’ngebacot’ (asal omong), apalagi di televisi yang menjelek-jelekkan (capres lainnya). Tidak etis. Sarkasme yang ditunjukkan,” kata Adyaksa kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/5).
Baca Selengkapnya
Legislator Perempuan Hasil Pemilu 2009 Demokrat Terbanyak, PKS Paling Sedikit
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com
Demokrat memiliki 36 legislator perempuan, sementara PKS hanya tiga orang.
Jumlah legislator perempuan di Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014 meningkat dibanding periode 2004-2009. Partai Demokrat memiliki legislator perempuan terbanyak, sementara mitra koalisinya, Partai Keadilan Sejahtera, paling sedikit.
Baca Selengkapnya
Sayap Koalisi SBY-Boediono Alihkan Dukungan ke JK
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

SBY-Boediono
Perpecahan dukungan di tubuh koalisi SBY-Boediono semakin kuat. Setelah sejumlah elit meragukan kemenangan pasangan SBY, kini giliran sejumlah sayap partai pendukung koalisi tersebut mengalihkan dukungan ke pasangan Jusuf Kalla-Wiranto.
Baca Selengkapnya
KPU Umumkan Harta Kekayaan dan Dana Awal Kampanye Capres - Cawapres
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Komisi Pemilihan Umum
Setelah menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres/cawapres) untuk Pemilu Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2009, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga mengumumkan jumlah harta kekayaan dan jumlah dana awal kampanye ketiga pasang capres/cawapres. Pengumuman ini berlangsung di Media Center KPU, Jakarta (29/05).
Baca Selengkapnya
KPU Tetapkan Capres - Cawapres
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Komisi Pemilihan Umum
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan tiga pasang bakal calon presiden/wakil presiden menjadi calon presiden/wakil presiden (capres/cawapres) pada Pemilu Presiden/Wakil Presiden (Pilpres) 2009.
Ketiga pasang capres/cawapres yang itu adalah, pasangan Jusuf Kalla-Wiranto, pasangan Megawati Soekarno Putri-Prabowo Subianto, dan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Baca Selengkapnya
Kubu JK-Win Khawatir Masyarakat Tak Tahu Bahaya Neolib
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Yuddy Chrisnandi
Meski sebelumnya sempat mengaku enggan berkomentar soal neoliberalisme, Juru Bicara JK-Win, Yuddy Chrisnandi, khawatir masyarakat Indonesia belum mengetahui bahaya neoliberalisme yang sesungguhnya.
“Sekarang masyarakat belum tahu neoliberal bahayanya gimana. Itu cuma mengutamakan keuntungan produksi dan cenderung berkompromi dengan pemilik modal,” tutur Yuddy seusai deklarasi Relawan Gotong Royong pendukung JK di Jakarta, Rabu (27/5).
Baca Selengkapnya
Keliru Tombol Nol, Perolehan Suara Hanura Menyusut
May 30, 2009 by pemiluindonesia.com

Partai Hati Nurani Rakyat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) salah menetapkan calon di daerah pemilihan Jawa Timur II dan Jawa Timur IX. Seharusnya, sisa kursi di daerah pemilihan Jawa Timur II menjadi milik Partai Hati Nurani Rakyat, bukan Partai Demokrat. Sedangkan sisa kursi di daerah pemilihan Jawa Timur IX menjadi milik Demokrat, bukan Hanura.
Baca Selengkapnya

